Breaking News
light_mode

Korban Truk Rem Blong PJR Ternyata Istri Pensiunan Polisi, Gugatan Disiapkan

  • account_circle arif
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • print Cetak

Bandar Lampung, WARTA EDUKASI. COM — Sore itu, Minggu 15 Februari 2026, Vita Sumiyati masih melayani pembeli di warung kecil miliknya di pinggir Jalan Soekarno-Hatta, kawasan Tanjakan PJR, Kota Bandar Lampung. 

Warung itu bukan sekadar tempat usaha, tetapi menjadi sumber penghasilan keluarga. Namun, dalam hitungan detik, semuanya berubah.

Sebuah dump truk yang melaju dari arah Jalan Ir. Sutami menuju Jalan Soekarno-Hatta diduga mengalami rem blong saat melintasi Tanjakan PJR. 

Sopir kehilangan kendali. Truk kemudian terguling dan menghantam warung milik Sumiyati serta orang-orang yang berada di sekitar lokasi.

Benturan keras menghancurkan bangunan warung. Beberapa orang terluka. Seorang anak berusia 14 tahun bahkan mengalami luka berat hingga harus menjalani operasi dan mengalami trauma psikologis.

Foto Ist: Kuasa hukum Vita Sumiyati, Muhlisin, S.H., M.H., 

Sejak kejadian itu, Vita Sumiyati yang merupakan istri pensiunan polisi ini harus menghadapi kenyataan pahit.

Warung yang menjadi sumber penghasilan rusak parah dan tidak bisa digunakan lagi. Sementara itu, biaya pengobatan korban luka terus berjalan.

Lebih dari Sebulan, Belum Ada Tanggung Jawab

Lebih dari satu bulan berlalu setelah kejadian. Namun, Sumiyati mengaku belum menerima tanggung jawab dari pihak pengemudi maupun perusahaan pemilik kendaraan.

Karena itu, dia akhirnya menunjuk kuasa hukum untuk memperjuangkan haknya.

Kuasa hukum korban dari Kantor Hukum SM & Partner, Muhlisin, S.H., M.H., C.M.E., C.P.L.A., mengatakan bahwa pihaknya kini sedang menyiapkan langkah hukum.

“Klien kami mengalami kerugian materil dan imateril. Warung sebagai sumber penghasilan hancur, korban luka-luka, dan ada anak yang mengalami luka berat serta trauma psikologis. Namun sampai hari ini belum ada tanggung jawab dari pihak driver maupun perusahaan,” jelas H. Muhlisin, Kamis (26/3/2026).

Menurutnya, kerugian tersebut tidak hanya berupa bangunan warung yang hancur, tetapi juga luka-luka dan trauma psikologis yang dialami korban.

“Apabila tidak ada itikad baik, kami akan menempuh jalur hukum, baik pidana maupun perdata,” tegasnya.

Perusahaan Bisa Ikut Bertanggung Jawab

Menurut kuasa hukumnya, dalam kasus kecelakaan lalu lintas akibat rem blong, tanggung jawab hukum tidak hanya berada pada pengemudi.

Perusahaan pemilik kendaraan juga dapat dimintai pertanggungjawaban apabila ditemukan unsur kelalaian, terutama terkait perawatan dan kelayakan kendaraan operasional.

Pihak kuasa hukum juga meminta aparat penegak hukum bertindak netral, profesional, dan objektif serta memberikan perlindungan kepada korban dalam proses hukum.

“Kami meminta agar proses hukum berjalan secara profesional dan korban mendapatkan keadilan serta kepastian hukum,” ujarnya.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kapolsek Panjang saat itu, Kompol Martono, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.

Berdasarkan penyelidikan sementara, kecelakaan diduga terjadi akibat rem blong.

“Dump truk diduga mengalami rem blong dan menabrak warung milik Ibu Sumiyati serta empat orang yang berada di lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” kata Martono.

Setelah kejadian, personel Polsek Panjang bersama Satlantas Polresta Bandar Lampung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Saat ini, penanganan kasus masih dilakukan oleh Satlantas Polresta Bandar Lampung.

Menunggu Keadilan

Kini, lebih dari satu bulan setelah kejadian, Vita Sumiyati masih menunggu tanggung jawab dari pihak pengemudi dan perusahaan pemilik kendaraan.

Jika tidak ada penyelesaian, kuasa hukumnya memastikan akan menempuh jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Vita Sumiyati berharap pihak yang bertanggung jawab segera menyelesaikan masalah tersebut agar ia mendapatkan keadilan dan kepastian hukum atas peristiwa yang mengubah hidupnya dalam hitungan detik itu. (Redaksi)

  • Penulis: arif

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Massa Buay Bulan Bersatu Geruduk Pemda dan DPRD Tubaba, Desak Mediasi dengan PTPN I

    Ribuan Massa Buay Bulan Bersatu Geruduk Pemda dan DPRD Tubaba, Desak Mediasi dengan PTPN I

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Reki
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, Warta Edukasi.Com — Ribuan massa yang tergabung dalam Buay Bulan Bersatu menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kantor DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Rabu (12/8/2026). Kedatangan massa bukan sekadar menyampaikan aspirasi. Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Tubaba mengambil langkah konkret untuk memfasilitasi pertemuan antara masyarakat adat Buay […]

  • SPPI Tubaba Gelar “Agustusan Bersama SPPI Se-Tubaba” 2026: Loyalitas Tanpa Batas, Salam inegritas

    SPPI Tubaba Gelar “Agustusan Bersama SPPI Se-Tubaba” 2026: Loyalitas Tanpa Batas, Salam inegritas

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TULANG BAWANG BARAT, WARTA EDUKASI -14 Agustus 2026 Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia Kabupaten Tulang Bawang Barat (SPPI Tubaba) bekerja sama menyelenggarakan kegiatan “Agustusan Bersama SPPI Se-Tubaba”. Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 14 sampai 16 Agustus 2026, yang dipusatkan di tiga lokasi: Mulya […]

  • 7 Ide Bisnis Rumahan Modal Kecil, Potensi Omzet Besar di Tengah Tantangan Ekonomi

    7 Ide Bisnis Rumahan Modal Kecil, Potensi Omzet Besar di Tengah Tantangan Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    WartaEdukasi.com – Di tengah naiknya harga kebutuhan pokok dan ketidakpastian ekonomi pascapandemi, banyak keluarga mulai mencari cara untuk menambah penghasilan tanpa harus meninggalkan rumah. Salah satu solusi yang semakin diminati adalah menjalankan bisnis rumahan bermodal kecil namun berpotensi menghasilkan omzet besar. Usaha rumahan tidak lagi dipandang sebelah mata. Dengan perencanaan yang matang dan konsistensi, banyak […]

  • Dedak, Menir, dan Sekam: Nilai Rp253 Miliar yang Jarang Dibahas

    Dedak, Menir, dan Sekam: Nilai Rp253 Miliar yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Juliansyah Lubis Ketua DPW JPKP Provinsi Lampung Keberhasilan Serapan Gabah yang Patut Diapresiasi Bandar Lampung, Warta Edukasi.Com — Perum Bulog berhasil meningkatkan serapan gabah petani dalam dua tahun terakhir. Capaian tersebut layak mendapat apresiasi karena memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat petani. Data menunjukkan Bulog Lampung menyerap sekitar 202.564 ton […]

  • PT SIT Kembali Salurkan Bantuan Material Jalan, Wan Hen Turun Langsung di Lapangan

    PT SIT Kembali Salurkan Bantuan Material Jalan, Wan Hen Turun Langsung di Lapangan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi — Bentuk kepedulian terhadap kondisi infrastruktur masyarakat kembali ditunjukkan PT. Surya Intan Tapioka (SIT). Melalui pimpinan perusahaan, Syukur, bantuan material untuk perbaikan jalan rusak kembali disalurkan di sejumlah tiyuh di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Pelaksanaan di lapangan dipimpin langsung oleh Root Bayer PT SIT, Suhendra Rades alias Wan Hen, yang turun […]

  • Ayah di Tubaba Ditangkap Usai Aniaya Anak Kandung, Diduga Dipicu Halusinasi Sabu

    Ayah di Tubaba Ditangkap Usai Aniaya Anak Kandung, Diduga Dipicu Halusinasi Sabu

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi — Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Tulang Bawang Barat, Polda Lampung, mengamankan seorang pria berinisial RY (34), warga Tiyuh Cahyo Randu, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Tulang Bawang Barat, atas dugaan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sekaligus kekerasan terhadap anak di bawah umur. Peristiwa tragis tersebut […]

expand_less