Breaking News
light_mode

Desa Sukanegara Gandeng TNI Uji Mikroba PA63 Guna Pulihkan Lahan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • print Cetak

Kolaborasi Desa dan TNI Edukasi Mikroba PA63 ke Petani

Lampung Selatan, WARTA EDUKASI – Pemerintah Desa Sukanegara Kecamatan Tanjung Bintang bekerja sama dengan TNI AD melalui Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad Baturaja untuk menggelar uji coba mikroba PA63.

Kolaborasi ini bertujuan memperkenalkan inovasi pertanian yang ramah lingkungan kepada masyarakat.

Warga dan perangkat desa antusias mengikuti sosialisasi yang berlangsung pada Jumat (8/9/2025) di Balai Desa setempat.

Tim mikroba dari Puslatpur langsung mendemonstrasikan cara kerja mikroba PA63 di hadapan peserta, termasuk kelompok tani dan anggota Koramil 421-09/TJB Kodim 0421/Lampung Selatan.

  • Kepala Desa Dorong Kemandirian Pertanian

Kepala Desa Sukanegara, H. Heri Tomtomo, S.Sos., menekankan pentingnya mengembangkan pertanian ramah lingkungan tanpa ketergantungan pada pupuk kimia.

“Alhamdulillah, pada hari ini kita melaksanakan sosialisasi mikroba khusus untuk pertanian. Mikroba ini fungsinya untuk mengurai tanah yang sebelumnya tidak humus, insyaallah bisa menjadi humus,” ujarnya.

Ia melanjutkan penjelasan tentang harapannya terhadap perubahan kebiasaan petani di desanya.

“Harapan saya, petani di Desa Sukanegara bisa beralih—yang tadinya menggunakan pupuk terus-menerus—dengan mikroba ini mereka tidak lagi tergantung pada pupuk,” ungkapnya.

Untuk memastikan legitimasi kegiatan ini, Heri menegaskan bahwa seluruh prosedur telah ditempuh sesuai aturan.

“Kami sudah bersurat ke berbagai instansi, mulai dari Kasad sampai ke Bupati. Semua kami beri tembusan agar kegiatan ini tidak disalahartikan oleh pihak lain. Insyaallah ini termasuk bagian dari ketahanan pangan,” tegasnya.

  • TNI Paparkan Manfaat Mikroba PA63 untuk Lahan Tandus

Serma Rohman dari Puslatpur Kodiklatad Baturaja menjelaskan secara teknis bahwa mikroba PA63 mampu mengaktifkan kembali unsur hara dalam tanah tandus.

“Tujuan kami adalah mengedukasi masyarakat agar mau menggunakan mikroba PA63, karena lahan kita saat ini sudah tandus dan kering. Dengan mikroba ini, tanah bisa kembali sehat dan subur,” jelasnya.

Ia menjelaskan cara membuat fermentasi mikroba dengan menggunakan bahan alami seperti gula aren, kacang hijau, dan daun kelor.

“Setelah diberi makan dengan gula aren, kacang hijau, dan daun kelor, mikroba ini siap digunakan. Bisa disemprot, digelontorkan lewat parit, atau ditabur langsung ke lahan,” lanjutnya.

Efek positifnya pun dapat terlihat hanya dalam waktu singkat.

“Setelah 3 hari, biasanya akan terlihat perbedaannya. Tanah jadi lebih sehat, unsur hara yang tidak terurai bisa diaktifkan kembali,” terang Serma Rohman.

  • Petani Rasakan Dampak Positif, Tapi Tantangan Masih Ada

Ketua Kelompok Tani Tunas Mandiri, Ari, membagikan pengalamannya saat menggunakan mikroba sejenis. Ia mencatat peningkatan yang jelas pada kualitas tanah dan hasil panen.

“Tanah kita sekarang makin bagus, kualitasnya meningkat, pertumbuhan tanaman pun jadi lebih baik, dan akhirnya hasil panen juga meningkat,” jelas Ari.

Namun ia juga menyoroti bahwa perubahan cara berpikir masih menjadi hambatan utama di kalangan petani.

“Yang masih jadi tantangan adalah pola pikir petani yang masih ortodoks—masih terpaku pada cara-cara lama. Itu yang agak sulit diubah,” tambahnya.

  • Sukanegara Berpeluang Jadi Desa Percontohan

Pemerintah desa, TNI, dan kelompok tani secara aktif mendukung upaya ramah lingkungan di Desa Sukanegara. Dukungan ini mendorong desa tersebut menunjukkan potensi besar sebagai contoh desa ramah lingkungan.

Jika mikroba PA63 terus memberikan hasil nyata, Desa Sukanegara berpeluang menjadi model percontohan pemulihan lahan kritis di Lampung Selatan. (ARF). 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi LPNU sebagai penggerak ekonomi Nahdiyin melalui jaringan UMKM, pertanian, perdagangan, peternakan, industri, jasa, dan ekonomi digital

    LPNU Jangan Jadi Pajangan: Saatnya Ekonomi Nahdiyin Naik Kelas

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Kang WeHa
    • 0Komentar

    LPNU memiliki posisi strategis untuk menghubungkan potensi UMKM, pengusaha, petani, pesantren, dan warga NU dalam ekosistem ekonomi Nahdiyin yang lebih kuat. OPINI PUBLIK Oleh : Kang WeHa TULANG BAWANG BARAT — Nahdlatul Ulama memiliki kekuatan jamaah yang besar. NU juga memiliki potensi ekonomi yang sangat luas. Warga Nahdiyin bergerak di banyak bidang. Ada petani, pedagang, […]

  • Harga Kambing Jelang Idul Adha Anjlok, Peternak dan Blantik di Tubaba Mengeluh

    Harga Kambing Jelang Idul Adha Anjlok, Peternak dan Blantik di Tubaba Mengeluh

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, Warta Edukasi — Menjelang Idul Adha, harga jual kambing di wilayah Tulang Bawang Barat mengalami penurunan signifikan. Kondisi ini dikeluhkan para peternak dan blantik (pedagang perantara) karena dinilai berdampak langsung pada pendapatan mereka. Salah satu peternak setempat mengungkapkan bahwa harga kambing saat ini turun hingga hampir separuh dibandingkan tahun sebelumnya. Padahal, momen […]

  • Karim Pergi Untuk Selamanya,Warga Tubaba Bergerak Bantu Istri dan Dua Anak Korban Jalan Berlubang

    Karim Pergi Untuk Selamanya,Warga Tubaba Bergerak Bantu Istri dan Dua Anak Korban Jalan Berlubang

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, Warta Edukasi – Rasa duka atas meninggalnya Karim, korban kecelakaan yang diduga dipicu kondisi jalan berlubang di ruas jalan depan Puskesmas Panaragan Jaya, masih menyelimuti keluarga yang ditinggalkan. Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas sosial, sejumlah warga yang mengatasnamakan Masyarakat Tubaba Peduli Korban Jalan Berlubang menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan sejumlah uang […]

  • Padi yang Tak Pernah Kenyang

    Padi yang Tak Pernah Kenyang

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Judul: Padi yang Tak Pernah Kenyang Penulis : Kang WeHa Di sebuah desa kecil di tepian sawah yang menghampar luas, hiduplah sepasang suami istri: Hasan dan Maryam. Rumah mereka paling besar di antara rumah-rumah papan yang berdiri berderet di Dusun Sumber Rejeki. Lumbung padi mereka tak pernah kosong, kambing-kambingnya gemuk, dan sawahnya luas terbentang seperti […]

  • Rekonstruksi Jalan Simpang PU Jadi Sorotan Warga

    Rekonstruksi Jalan Simpang PU Jadi Sorotan Warga

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Wawan Hidayat
    • 0Komentar

    Rekonstruksi Jalan Simpang PU dan Keluhan Warga TULANG BAWANG BARAT, Warta Edukasi — Rekonstruksi Jalan Simpang PU–Pasar Tempel di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menjadi perhatian warga setelah pekerjaan mengubah kondisi badan jalan dan menimbulkan debu di sekitar lokasi. Warga juga mempertanyakan kelanjutan pekerjaan setelah sejumlah bagian jalan mengalami pembongkaran. Papan informasi proyek mencantumkan pekerjaan […]

  • Sarasehan Tiga Konstituen Dewan Pers Dorong Penguatan Ekonomi Rakyat dan Pengawasan Program MBG di Lampung

    Sarasehan Tiga Konstituen Dewan Pers Dorong Penguatan Ekonomi Rakyat dan Pengawasan Program MBG di Lampung

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung, Warta Edukasi — Sarasehan yang digelar Sekretariat Bersama Tiga Konstituen Dewan Pers, yakni Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), melahirkan sejumlah rekomendasi strategis terkait penguatan ekonomi rakyat serta pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Lampung. Kegiatan yang berlangsung di Radisson Lampung […]

expand_less