Musabaqoh Baina Santri Tubaba Diikuti 361 Peserta
- account_circle Redaksi
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Musabaqoh Baina Santri Meriahkan HSN 2026
TULANG BAWANG BARAT, Warta Edukasi – Musabaqoh Bina Santri Tubaba memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 melalui berbagai perlombaan keagamaan dan olahraga. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren Darurrohman, Tiyuh Mulya Kencana, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, Minggu (18/10/2026), dengan melibatkan 361 peserta.
Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tubaba, Nuning Herwiyati, M.Pd.I., membuka kegiatan tersebut. Panitia juga melibatkan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) dan Forum Komunikasi Taman Pendidikan Al-Qur’an (FKTPQ) dalam pelaksanaannya.
Sutikno: Musabaqoh Baina Santri Pererat Silaturahmi
Ketua panitia HSN 2026 Tubaba sekaligus Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Tubaba, Sutikno, mengatakan bahwa Musabaqoh Baina Santri menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antarsantri. Selain itu, kegiatan ini mendorong peningkatan kemampuan santri dalam bidang keagamaan dan olahraga.
Menurut Sutikno, perlombaan tersebut juga memberi kesempatan kepada para santri untuk mengembangkan potensi dan membangun kepercayaan diri. Dengan demikian, mereka dapat mempersiapkan diri untuk tampil dan berkontribusi di tengah masyarakat.
“Musabaqoh Baina Santri ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan silaturahmi antarsantri sekaligus sebagai upaya meningkatkan kemampuan para santri, baik dalam bidang keagamaan maupun olahraga,” ujar Sutikno.
Ia berharap panitia dapat terus menyelenggarakan kegiatan serupa dengan meningkatkan kualitas pelaksanaan dan prestasi peserta.
“Kedepan kegiatan ini harus ditingkatkan kualitasnya agar hasil yang dicapai semakin baik. Para santri juga harus lebih percaya diri untuk tampil di masyarakat,” tambahnya.
17 Cabang Lomba Keagamaan dan Olahraga
Panitia menyiapkan 17 cabang lomba dalam Musabaqoh Baina Santri untuk mengembangkan kemampuan peserta dalam bidang keagamaan dan olahraga. Cabang perlombaan tersebut mencakup kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, memahami kitab kuning, menghafal nazam, serta keterampilan olahraga.
Pada bidang keagamaan, panitia menyelenggarakan Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK), dan Musabaqah Hifzhin Nadzmi (MHN). Dalam cabang MHQ, peserta mengikuti kategori hafalan surah An-Nas hingga An-Naba. Sementara itu, cabang MQK menguji pemahaman peserta terhadap sejumlah materi kitab pada tingkatan Ula, Wustho, dan Ulya. Adapun cabang MHN menguji kemampuan peserta dalam menghafal nazam pada beberapa tingkatan. Panitia juga menghadirkan lomba kreasi laralan nazam secara berkelompok untuk mendorong kreativitas santri.
Lomba Olahraga dan Dai Cilik
Selain perlombaan keagamaan, Musabaqoh Baina Santri juga menghadirkan kompetisi olahraga. Panitia menyelenggarakan lomba lari sprint 100 meter bagi peserta berusia maksimal 15 tahun serta tenis meja kategori umum putra.
Sementara itu, Forum Komunikasi Taman Pendidikan Al-Qur’an (FKTPQ) turut mendukung pelaksanaan lomba dai cilik. Melalui perlombaan ini, panitia mendorong anak-anak untuk mengembangkan kemampuan berdakwah sekaligus meningkatkan keberanian menyampaikan pesan keagamaan di depan umum.
Melalui berbagai cabang perlombaan tersebut, Musabaqoh Baina Santri diharapkan menjadi wadah kompetisi sekaligus sarana pembinaan karakter, penguatan ukhuwah Islamiyah, dan pengembangan bakat santri di Kabupaten Tubaba.
Peringatan HSN 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat peran pesantren dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
- Penulis: Redaksi










