Breaking News
light_mode

Gerak Cepat! Tiyuh Mekar Sari Jaya Gelar “Gerakan Penimbunan Seribu Lubang” Demi Keselamatan Warga

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • print Cetak

Tulang Bawang Barat, waetaedukasi.com – Pemerintah Tiyuh Mekar Sari Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulang Bawang Barat, menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap infrastruktur desa dengan menggelar kegiatan gotong royong bertajuk Gerakan Penimbunan Seribu Lubang. (14/02/2026)

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah cepat memperbaiki jalan poros tiyuh yang mengalami kerusakan dan berlubang, yang selama ini dikeluhkan warga karena membahayakan keselamatan, terutama saat musim hujan ketika lubang tertutup genangan air.
Gerakan tersebut melibatkan aparatur tiyuh, Badan Permusyawaratan Tiyuh (BPT), RT, pemuda, serta masyarakat setempat yang turun langsung melakukan penimbunan di sejumlah titik kerusakan.

Solusi Cepat Sambil Menunggu Perbaikan Permanen
Kepalo Tiyuh Mekar Sari Jaya, Alfredo Isnovandi, S.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

“Melalui gerakan ini, kami ingin menumbuhkan kembali semangat gotong royong sekaligus memberikan solusi cepat atas kerusakan jalan yang ada. Perbaikan permanen tetap akan kami usulkan melalui program pembangunan daerah, dan kami akan terus mencari solusi agar Jalan Poros Tiyuh mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Daerah. Namun untuk sementara, penimbunan ini menjadi langkah tanggap darurat,” ujarnya.

Material yang digunakan berupa aspal, pasir, dan semen yang dikumpulkan secara swadaya serta dukungan dari pihak terkait. Warga tampak antusias, mulai dari mengangkut material hingga meratakan permukaan jalan agar kembali aman dilalui.

Dukungan Kecamatan
Dalam kegiatan tersebut, hadir Camat Lambu Kibang, Arfan Marqori, serta Kasi Pembangunan Kecamatan, Nuryanto, yang memberikan dukungan langsung terhadap program Gerakan Timbun Seribu Lubang yang digagas Pemerintah Tiyuh Mekar Sari Jaya.

Pemerintah tiyuh menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan pihak kecamatan yang menjadi motivasi tersendiri bagi masyarakat.
Pererat Kebersamaan, Lancarkan Ekonomi.

Selain memperbaiki infrastruktur, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antarwarga. Pemerintah Tiyuh berharap gerakan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat dilakukan secara berkala sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas umum.

Dengan adanya gerakan ini, diharapkan akses transportasi masyarakat menjadi lebih lancar, aktivitas ekonomi tidak terganggu, serta risiko kecelakaan akibat jalan berlubang dapat diminimalisir.( Red)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim SAR Temukan Korban Banjir Hanyut di Bandar Lampung

    Tim SAR Temukan Korban Banjir Hanyut di Bandar Lampung

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, wartaedukasi.com – Tim SAR temukan korban banjir hanyut di Bandar Lampung setelah melakukan pencarian sejak Jumat malam (6/3). Tim menemukan korban pada Sabtu (7/3) pagi dalam kondisi meninggal dunia. Sebelumnya, banjir menyeret korban di kawasan Jalan Abdul Hamid, Kecamatan Rajabasa. Hujan deras mengguyur wilayah Kota Bandar Lampung dan memicu banjir di sejumlah titik. […]

  • Diduga Cemari Lingkungan, Warga Tiyuh Tirta Kencana Keluhkan Bau Busuk Limbah Dapur SPPG Kyneta

    Diduga Cemari Lingkungan, Warga Tiyuh Tirta Kencana Keluhkan Bau Busuk Limbah Dapur SPPG Kyneta

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, Warta Edukasi — Warga Tiyuh Tirta Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, mengeluhkan bau busuk yang diduga berasal dari limbah dapur SPPG Kyneta di wilayah tersebut. Limbah yang mengendap di saluran drainase warga diduga kuat mencemari lingkungan dan mengganggu kenyamanan sehari-hari. Bau tak sedap itu, menurut warga, mengalir […]

  • Masjid Jami Bahrul DI Tambakberas Jombang didirikan oleh KH Wahab Hasbullah, Pengasuh Pondok Pesantren Tambak Beras sekitar tahun 1914.

    Dari Makam Kiai Abdussalam hingga Muktamar NU: Satu Akar yang Melahirkan Tambakberas, Tebuireng dan Denanyar

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Kang WeHa
    • 0Komentar

    Jejak Sejarah Tambakberas dari Makam hingga Muktamar Artikel Oleh : Kang WeHa JOMBANG — Jejak sejarah Tambakberas menyimpan mata rantai panjang yang menghubungkan makam, garis keturunan, sanad keilmuan, dan perkembangan pesantren dari satu generasi ke generasi berikutnya. Kawasan Tambakberas tidak hanya menyimpan sejarah Pondok Pesantren Bahrul Ulum, tetapi juga memperlihatkan hubungan sejarah dengan beberapa pesantren […]

  • Gara-Gara Menegur, Warga Tiyuh Panaragan Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Pulung Kencana

    Gara-Gara Menegur, Warga Tiyuh Panaragan Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Pulung Kencana

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TULANG BAWANG BARAT, Warta Edukasi  – Seorang warga Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), bernama Hendra (40), diduga menjadi korban penganiayaan saat berada di kawasan pasar malam Pulung Kencana. Atas peristiwa tersebut, Hendra telah melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya kepada Polres Tulang Bawang Barat. Ia berharap aparat kepolisian dapat segera […]

  • Kades Jatimulyo: Bedah Rumah Ditjenpas Sangat Membantu Warga

    Kades Jatimulyo: Bedah Rumah Ditjenpas Sangat Membantu Warga

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Bedah Rumah Mbah Surip Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Kurang Mampu Lampung Selatan, Warta Edukasi.Com — Kebahagiaan terpancar dari wajah Mbah Surip atau Mbah Poniem usai menerima bantuan Bedah Rumah Mbah Surip yang diinisiasi jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Lampung bersama seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Provinsi Lampung. Rumah yang berada […]

  • Padi yang Tak Pernah Kenyang

    Padi yang Tak Pernah Kenyang

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Judul: Padi yang Tak Pernah Kenyang Penulis : Kang WeHa Di sebuah desa kecil di tepian sawah yang menghampar luas, hiduplah sepasang suami istri: Hasan dan Maryam. Rumah mereka paling besar di antara rumah-rumah papan yang berdiri berderet di Dusun Sumber Rejeki. Lumbung padi mereka tak pernah kosong, kambing-kambingnya gemuk, dan sawahnya luas terbentang seperti […]

expand_less