Breaking News
light_mode

KNMP Jadi Prioritas, Pemprov Lampung Targetkan 34 Titik Pembangunan

  • account_circle Ahmad Royani, S.H.I
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • print Cetak

Bandar Lampung, Warta Edukasi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menjadikan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai salah satu prioritas pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat sektor perikanan daerah.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto, mengatakan bahwa KNMP merupakan bagian dari program strategis nasional yang bertujuan mendukung pengembangan perikanan dan meningkatkan taraf hidup nelayan.

“Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program prioritas sekaligus program strategis nasional. Lampung memiliki banyak wilayah pesisir yang membutuhkan dukungan sarana dan prasarana perikanan,” ujar Bani di Bandar Lampung, Kamis.

Menurut Bani, Pemprov Lampung telah mengusulkan pembangunan 34 titik Kampung Nelayan Merah Putih yang tersebar di sejumlah wilayah pesisir. Namun hingga saat ini, pemerintah pusat baru merealisasikan empat titik pembangunan.

“Empat titik yang sudah terealisasi berada di dua kabupaten, yakni dua titik di Kabupaten Lampung Timur dan dua titik di Kabupaten Lampung Selatan,” katanya.

Bani menjelaskan, setiap Kampung Nelayan Merah Putih akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung untuk meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan nelayan. Fasilitas tersebut meliputi ruang pendingin (cold storage), pabrik es, hingga sarana pengolahan hasil perikanan.

“Seluruh hasil tangkapan nelayan nantinya dapat dikelola dan disimpan dengan baik sehingga kualitas ikan tetap terjaga dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi,” jelasnya.

Selain empat titik yang telah berjalan, masih terdapat 30 titik usulan lainnya yang menunggu realisasi. Pemprov Lampung terus mendorong pemerintah pusat agar pembangunan tersebut dapat dilaksanakan pada tahun ini.

“Kami berharap pemerintah pusat dapat segera merealisasikan 30 titik Kampung Nelayan Merah Putih yang masih dalam usulan. Itu menjadi target kami tahun ini,” tambah Bani.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembangunan KNMP harus memenuhi sejumlah persyaratan, terutama terkait ketersediaan lahan yang memadai dan bebas dari permasalahan hukum.

“Sebelum pembangunan dilakukan, lokasi akan disurvei dan diteliti terlebih dahulu untuk memastikan status lahannya jelas. Luas lahan yang dibutuhkan minimal 1.000 meter persegi hingga 1 hektare,” ujarnya.

Program Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan dapat memperkuat sektor perikanan Lampung, meningkatkan nilai ekonomi hasil tangkapan nelayan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Kereta yang Membeku, Kita Belajar tentang Kekuasaan

    Dari Kereta yang Membeku, Kita Belajar tentang Kekuasaan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh : Kang WeHa Dalam film Snowpiercer, dunia telah membeku akibat eksperimen iklim yang gagal. Bumi menjadi bola es. Umat manusia yang tersisa hidup di dalam satu kereta raksasa yang terus bergerak tanpa henti mengelilingi dunia. Kereta itu bukan sekadar alat transportasi.Ia adalah sistem. Ia adalah negara. Di gerbong paling belakang, manusia hidup berhimpitan, kelaparan, […]

  • Sajak Lampung Lama: Warisan Sastra Lisan yang Sarat Makna dan Adat

    Sajak Lampung Lama: Warisan Sastra Lisan yang Sarat Makna dan Adat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh : Redaksi Wartaedukasi.com Lampung bukan hanya dikenal karena keindahan alam dan keberagaman budayanya, tetapi juga memiliki kekayaan sastra lisan yang telah hidup sejak ratusan tahun lalu. Di tengah arus modernisasi, sajak-sajak tradisional Lampung tetap menjadi cermin nilai adat, etika, dan falsafah hidup masyarakat. Dalam khazanah budaya Lampung, terdapat beberapa bentuk puisi lama seperti pepaccur, […]

  • Komisi III Siap Bahas RUU Perampasan Aset dalam Prolegnas

    Komisi III Siap Bahas RUU Perampasan Aset dalam Prolegnas

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Komisi III DPR Siap Bahas RUU Perampasan Aset Jakarta, WARTA EDUKASI — RUU Perampasan Aset kembali menjadi sorotan karena Komisi III DPR menyatakan kesiapan penuh untuk membahasnya. Karena isu ini mengemuka menjelang penutupan masa sidang, dinamika legislatif semakin cepat dan terarah. Komisi III DPR Siap Jika Ditugaskan Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan kesiapan […]

  • 333 Warga Bandar Lampung Positif HIV Sepanjang 2025, DPRD dan LSM Desak Langkah Luar Biasa

    333 Warga Bandar Lampung Positif HIV Sepanjang 2025, DPRD dan LSM Desak Langkah Luar Biasa

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Wartaedukasi.com | Bandar Lampung – Sebanyak 333 warga Kota Bandar Lampung terkonfirmasi positif Human Immunodeficiency Virus (HIV) sepanjang tahun 2025. Data tersebut menempatkan Bandar Lampung dalam status siaga darurat kesehatan, sekaligus menjadi daerah dengan temuan kasus HIV tertinggi di Provinsi Lampung. Berdasarkan hasil skrining aktif Dinas Kesehatan, dari total 333 kasus tersebut, sebanyak 227 kasus […]

  • Program Kelas Cangkok 2026 Mulai Berjalan, SMAN 1 Gunung Agung Jadi Sekolah Peserta

    Program Kelas Cangkok 2026 Mulai Berjalan, SMAN 1 Gunung Agung Jadi Sekolah Peserta

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, Warta Edukasi — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung mulai menjalankan Program Kelas Cangkok Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi siswa di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Program tersebut tertuang dalam surat resmi Nomor 400.3.1/1034/V.01/DP.2/2026 tertanggal 13 Mei 2026 tentang Sosialisasi Program Kelas Cangkok Tahun 2026. Kepala Dinas […]

  • Koruptor lebih sadis dari Psikopat, ini faktaknya

    Koruptor lebih sadis dari Psikopat, ini faktaknya

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    OPO Bedane Koruptor Karo Psikopat? (Opini Ironis Berbasis Fakta Sosial) Oleh : Kang WeHa Kadang pertanyaan paling sederhana justru paling mengganggu: opo sejatine bedane koruptor karo psikopat? Kalau merujuk ke ilmu Psikologi, psikopat adalah individu dengan gangguan kepribadian yang ditandai rendahnya empati, manipulatif, dan tidak merasa bersalah atas tindakan yang merugikan orang lain. Sederhananya: dia […]

expand_less