Truk Rem Blong Berhasil Dihentikan Polisi dan Warga, Cegah Korban Jiwa di Tulang Bawang
- account_circle Haris Efendi
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

LAMPUNG, wartaedukasi.com – Truk rem blong yang melaju di Jalan Lintas Timur, Kampung Menggala, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang, berhasil dihentikan berkat aksi cepat personel Polri bersama warga setempat. Tindakan sigap tersebut berhasil mencegah potensi kecelakaan lalu lintas yang dapat mengakibatkan korban jiwa.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 17.20 WIB saat petugas kepolisian tengah melakukan pengaturan arus lalu lintas dan evakuasi kendaraan yang sebelumnya terlibat kecelakaan di wilayah Kampung Cakat Raya.
Di tengah pelaksanaan tugas tersebut, sebuah truk Mitsubishi Fuso berwarna oranye dengan nomor polisi BE 8571 FU melaju dari arah Palembang menuju Bandar Lampung dalam kondisi mengalami gangguan sistem pengereman atau rem blong.
Truk tersebut dikemudikan oleh Amri Hamzah (66), warga Kelurahan Yosomulyo, Metro Pusat, Kota Metro. Kendaraan berat itu melaju di jalur menurun sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.
Respons Cepat Hadapi Truk Rem Blong
Menyadari adanya situasi darurat, personel Polri yang berada di lokasi segera berkoordinasi dengan warga sekitar untuk melakukan upaya penghentian kendaraan.
Petugas dan masyarakat kemudian memanfaatkan balok kayu sebagai pengganjal guna memperlambat dan menghentikan laju truk. Langkah cepat tersebut berhasil dilakukan sehingga kendaraan dapat dihentikan dengan aman tanpa menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Aksi tersebut menjadi bukti pentingnya kesiapsiagaan aparat dan partisipasi masyarakat dalam menghadapi situasi darurat di jalan raya.
Truk Rem Blong Berhasil Dicegah, Tidak Ada Korban
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuni, mengapresiasi respons cepat personel yang mengedepankan keselamatan masyarakat di tengah kondisi berisiko tinggi.
“Personel di lapangan menunjukkan respons cepat dan keberanian saat menghadapi kendaraan yang mengalami rem blong. Langkah yang diambil berhasil mencegah potensi kecelakaan yang lebih besar,” ujar Kombes Pol Yuni Iswandari Yuni, Jum’at (5/6/2026).
Menurutnya, tindakan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya ketika menghadapi keadaan darurat yang membutuhkan keputusan cepat dan tepat.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Anggota yang berada di lokasi tidak hanya menjalankan tugas pengaturan lalu lintas, tetapi juga mengambil langkah penyelamatan untuk menghindari adanya korban jiwa,” katanya.
Sinergi Polisi dan Warga Jadi Kunci
Kombes Pol Yuni menegaskan keberhasilan penanganan insiden tersebut tidak terlepas dari kolaborasi yang baik antara petugas dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Kami mengapresiasi masyarakat yang turut membantu petugas. Kolaborasi yang baik antara Polri dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya musibah yang lebih besar,” ungkapnya.
Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban luka maupun korban meninggal dunia. Selain itu, tidak ada kerugian material yang dilaporkan akibat insiden rem blong tersebut.
Polda Lampung juga mengingatkan seluruh pengemudi untuk selalu melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama pada komponen vital seperti sistem pengereman.
“Kami mengimbau para pengemudi untuk selalu memastikan kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum melakukan perjalanan guna meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya,” tutup Kombes Pol Yuni.
Keberhasilan menghentikan kendaraan yang mengalami rem blong ini menunjukkan bahwa sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dapat menjadi faktor penentu dalam mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang lebih besar serta menjaga keselamatan pengguna jalan.
- Penulis: Haris Efendi
- Sumber: www.incmedia.site







