Breaking News
light_mode

Buay Bulan Bersatu Layangkan Somasi ke PTPN I Regional VII, Soroti Dugaan Belum Pernah Tersalurkannya Dana CSR

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • print Cetak

TULANG BAWANG BARAT, WARTA EDUKASI – Forum Buay Bulan Bersatu secara resmi melayangkan surat somasi kepada PTPN I Regional VII Unit Usaha Bunga Mayang terkait dugaan tidak pernah tersalurkannya program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) kepada masyarakat adat di sekitar wilayah operasional perusahaan selama puluhan tahun.

Surat somasi tersebut disampaikan melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat dan DPRD Tubaba pada Senin (20/7/2026). Dalam surat itu, forum memberikan waktu tujuh hari kepada pihak perusahaan untuk memberikan tanggapan.

Perwakilan masyarakat diterima oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Untung Budiono. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap memfasilitasi penyelesaian persoalan tersebut.

“Komitmen kami siap memediasi persoalan ini. Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk merespons harapan Buay Bulan Bersatu.

Pemerintah akan berupaya maksimal menyelesaikan persoalan ini karena negara harus hadir untuk masyarakat,” ujar Untung.

Dugaan CSR Tidak Pernah Diterima Masyarakat
Humas Forum Buay Bulan Bersatu, Aswar, mengatakan somasi dilayangkan karena masyarakat adat menduga PTPN I Regional VII Unit Usaha Bunga Mayang belum pernah menyalurkan program TJSL/CSR kepada masyarakat di wilayah adat yang berada di sekitar areal perkebunan.

Menurutnya, perusahaan telah mengelola lahan sejak 1984, sementara Hak Guna Usaha (HGU) diterbitkan pada 1995 dan disebut akan berakhir pada 2026. Selama kurun waktu tersebut, masyarakat adat mengaku belum pernah menerima manfaat program CSR dari perusahaan.

Selain meminta pemenuhan hak masyarakat atas program TJSL/CSR, Forum Buay Bulan Bersatu juga mendesak Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat agar tidak memberikan rekomendasi perpanjangan HGU PTPN I Regional VII di atas lahan yang mereka klaim sebagai wilayah tanah adat.

“Kami datang menyampaikan surat somasi melalui Pemkab dan DPRD. Alhamdulillah diterima dengan baik. Kami berharap ada tanggapan yang jelas dalam waktu yang telah kami berikan,” kata Aswar.

Surat somasi tersebut juga ditembuskan kepada Bupati Tulang Bawang Barat, Ketua DPRD Tubaba, Kepala Kantor ATR/BPN Tubaba, Ketua Pengadilan Negeri Menggala, Kapolres Tubaba, Kepala Kejaksaan Negeri Tubaba, Dandim 0412/Lampung Utara, Camat Tulang Bawang Udik, serta para kepala tiyuh di wilayah terkait.

Berpedoman pada Sejumlah Peraturan Perundang-undangan
Penasihat Hukum Forum Buay Bulan Bersatu, Alfian Suni, menjelaskan bahwa tuntutan masyarakat didasarkan pada sejumlah ketentuan hukum yang berlaku, di antaranya Pasal 33 ayat (3) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang mengatur Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, serta Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan, khususnya Pasal 58 mengenai kewajiban perusahaan memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Apabila dalam waktu tujuh hari tidak ada tanggapan yang memuaskan, kami bersama tim akan menentukan langkah hukum selanjutnya. Kami juga tidak menutup kemungkinan melakukan aksi langsung di lokasi perusahaan,” tegas Alfian.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PTPN I Regional VII Unit Usaha Bunga Mayang belum memberikan keterangan resmi terkait somasi yang disampaikan Forum Buay Bulan Bersatu. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak perusahaan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.(Red)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Lahir dari Luka”: Dua Anak Harimau Sumatera Hadir dari Induk Korban Jerat di Lampung

    “Lahir dari Luka”: Dua Anak Harimau Sumatera Hadir dari Induk Korban Jerat di Lampung

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG, WARTA EDUKASI – Kabar menggembirakan datang dari dunia konservasi satwa di Provinsi Lampung. Lembaga Konservasi (LK) Lembah Hijau untuk pertama kalinya berhasil memfasilitasi kelahiran dua ekor anak Harimau Sumatera secara ex-situ. Peristiwa langka ini terjadi pada 14 Februari 2026 dan menjadi tonggak penting dalam upaya pelestarian satwa dilindungi yang kini berstatus kritis. Kelahiran […]

  • Poster PCNU Tulang Bawang Barat mengajak warga Nahdliyin mendukung Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, 27–31 Agustus 2026.

    PCNU Tubaba Ajak Warga Nahdliyin Sukseskan Muktamar NU ke-35 di Jombang

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Wawan Hidayat
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, Warta Edukasi – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 yang akan digelar pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap forum permusyawaratan tertinggi di […]

  • Tubaba Curi Panggung di Festival Literasi Lampung 2026, UMKM, Naskah Kuno hingga Sketsa Purbowo Jadi Sorotan

    Tubaba Curi Panggung di Festival Literasi Lampung 2026, UMKM, Naskah Kuno hingga Sketsa Purbowo Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG, WARTA EDUKASI – Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali menunjukkan eksistensinya dalam Festival Literasi Provinsi Lampung 2026 yang digelar di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Senin (28/7/2026). Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, berbagai potensi unggulan daerah ditampilkan, mulai dari produk UMKM, batik ecoprint, kerajinan bambu, karya seni […]

  • Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Merbau Mataram, Korban Hingga Melahirkan, Pelaku Belum Ditangkap

    Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Merbau Mataram, Korban Hingga Melahirkan, Pelaku Belum Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, Warta Edukasi – Keluarga korban melaporkan dugaan kasus kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur di Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan. Korban yang berinisial M.Z.A. bahkan telah melahirkan bayi setelah mengalami kehamilan akibat dugaan tindakan asusila tersebut. Hingga saat ini, pelaku yang diduga bernama Aji belum berhasil ditangkap oleh aparat penegak […]

  • 333 Warga Bandar Lampung Positif HIV Sepanjang 2025, DPRD dan LSM Desak Langkah Luar Biasa

    333 Warga Bandar Lampung Positif HIV Sepanjang 2025, DPRD dan LSM Desak Langkah Luar Biasa

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Wartaedukasi.com | Bandar Lampung – Sebanyak 333 warga Kota Bandar Lampung terkonfirmasi positif Human Immunodeficiency Virus (HIV) sepanjang tahun 2025. Data tersebut menempatkan Bandar Lampung dalam status siaga darurat kesehatan, sekaligus menjadi daerah dengan temuan kasus HIV tertinggi di Provinsi Lampung. Berdasarkan hasil skrining aktif Dinas Kesehatan, dari total 333 kasus tersebut, sebanyak 227 kasus […]

  • Bustami Zainudin berjalan bersama sejumlah kader PSI dalam sebuah kegiatan di Lampung.

    Sekber Tiga Konstituen Dewan Pers Minta Klarifikasi Status Politik Bustami Zainudin

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Warta Edukasi – Sekretariat Bersama (Sekber) Tiga Konstituen Dewan Pers Lampung meminta adanya klarifikasi terbuka terkait posisi politik Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Lampung, Bustami Zainudin, yang belakangan dinilai menunjukkan kedekatan dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Permintaan tersebut muncul menyusul sejumlah aktivitas Bustami yang disebut kerap menghadiri kegiatan PSI, menggunakan atribut […]

expand_less