Breaking News
light_mode

Gara-Gara Menegur, Warga Tiyuh Panaragan Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Pulung Kencana

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • print Cetak

TULANG BAWANG BARAT, Warta Edukasi  – Seorang warga Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), bernama Hendra (40), diduga menjadi korban penganiayaan saat berada di kawasan pasar malam Pulung Kencana.

Atas peristiwa tersebut, Hendra telah melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya kepada Polres Tulang Bawang Barat.

Ia berharap aparat kepolisian dapat segera menindaklanjuti laporannya dan memproses pihak yang diduga melakukan penganiayaan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Peristiwa tersebut, menurut keterangan Hendra, terjadi pada Senin malam, 31 Agustus 2026, sekitar pukul 22.00 WIB, di lokasi pasar malam yang berada di wilayah Pulung Kencana.

Hendra, yang merupakan warga Tiyuh Panaragan, RT/RW 002/011, menuturkan bahwa kejadian bermula ketika dirinya menanyakan kepemilikan sebuah sepeda motor yang terparkir di lokasi tersebut.

Namun, menurut pengakuannya, pertanyaan tersebut justru berujung pada dugaan tindakan kekerasan.

«“Saat itu saya menanyakan motor yang terparkir itu milik siapa. Tiba-tiba seseorang berinisial P langsung memukul saya menggunakan tangan sebanyak tiga kali hingga pelipis sebelah kiri saya mengalami luka dan mengeluarkan darah,” ujar Hendra, Rabu (2/9/2026).»

Merasa menjadi korban penganiayaan, Hendra kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Tulang Bawang Barat pada malam terjadinya peristiwa.

Laporan tersebut tercatat dengan Nomor: LP/B/159/VII/2026/SPKT/POLRES TULANG BAWANG BARAT/POLDA LAMPUNG.

Hendra berharap pihak kepolisian dapat memberikan kepastian hukum dengan menindaklanjuti laporan yang telah disampaikan.

“Saya berharap pihak Polres Tulang Bawang Barat dapat segera menindaklanjuti laporan saya dan memproses pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Keluarga Korban Minta APH Segera Dalami Kasus

Pihak keluarga korban turut berharap agar laporan dugaan penganiayaan tersebut dapat segera ditangani secara serius oleh Aparat Penegak Hukum (APH).

Lukman, selaku kakak ipar korban Hendra, meminta kepada pihak kepolisian dan APH terkait agar segera melakukan pendalaman terhadap perkara dugaan penganiayaan yang dialami adik iparnya.

Menurut Lukman, keluarga berharap proses penanganan perkara tersebut dapat berjalan sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku, sehingga dapat memberikan kepastian hukum bagi korban.

“Kami selaku keluarga korban meminta kepada Aparat Penegak Hukum agar proses penanganan dan pengembangan kasus dugaan penganiayaan terhadap adik ipar saya dapat segera didalami serta ditindaklanjuti sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” ujar Lukman.

Ia menegaskan bahwa pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat yang berwenang. Namun demikian, keluarga berharap laporan yang telah dibuat oleh korban dapat memperoleh perhatian dan penanganan secara profesional.

“Kami berharap perkara ini dapat diproses secara serius, profesional, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami hanya menginginkan adanya kepastian hukum dan keadilan bagi keluarga kami,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan laporan dugaan penganiayaan tersebut.(sahadi)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Batasi Outsourcing, Permenaker 7/2026 Fokus Lindungi Hak Pekerja

    Pemerintah Batasi Outsourcing, Permenaker 7/2026 Fokus Lindungi Hak Pekerja

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Warta Edukasi – Pemerintah resmi memberlakukan aturan baru terkait sistem alih daya melalui Permenaker Nomor 7 Tahun 2026. Regulasi tersebut menjadi perhatian publik karena membatasi praktik outsourcing hanya pada enam sektor tertentu. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah pemerintah untuk memperkuat perlindungan hak pekerja sekaligus memperjelas batas penggunaan tenaga kerja alih daya di Indonesia. Permenaker […]

  • Jaga Ketertiban Lalu Lintas, Sat Lantas Polres Tubaba Gelar PAM Rawan Siang

    Jaga Ketertiban Lalu Lintas, Sat Lantas Polres Tubaba Gelar PAM Rawan Siang

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi.com – Dalam rangka menjaga kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tulang Bawang Barat, Polda Lampung, melaksanakan kegiatan Pengamanan (PAM) Rawan Siang sekaligus monitoring arus kendaraan di Simpang Uluan Nughik, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Selasa (17/2/2026). Kegiatan ini difokuskan pada pengaturan lalu […]

  • Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Merbau Mataram, Korban Hingga Melahirkan, Pelaku Belum Ditangkap

    Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Merbau Mataram, Korban Hingga Melahirkan, Pelaku Belum Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, Warta Edukasi – Keluarga korban melaporkan dugaan kasus kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur di Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan. Korban yang berinisial M.Z.A. bahkan telah melahirkan bayi setelah mengalami kehamilan akibat dugaan tindakan asusila tersebut. Hingga saat ini, pelaku yang diduga bernama Aji belum berhasil ditangkap oleh aparat penegak […]

  • Pemilihan Ketua RT 03 Langkapura, Dua Kandidat Rebut 173 Suara

    Pemilihan Ketua RT 03 Langkapura, Dua Kandidat Rebut 173 Suara

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Warta Edukasi –Pemilihan Ketua RT 03 Langkapura menjadi perhatian warga setempat. Kegiatan itu berlangsung di Lingkungan 2, Kelurahan Langkapura, Bandar Lampung. Warga datang sejak pagi untuk menyalurkan hak pilih. Panitia membuka proses pemungutan suara sesuai jadwal. Warga hadir bergantian dengan tertib. Mereka mengikuti setiap tahapan sesuai arahan panitia. Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. […]

  • Dugaan Kolusi SPBU Natar Menguat, Oknum Wartawan Diduga Berupaya Take Down Berita Terkait Oknum Satpol PP Lampung

    Dugaan Kolusi SPBU Natar Menguat, Oknum Wartawan Diduga Berupaya Take Down Berita Terkait Oknum Satpol PP Lampung

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle haris
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG, wartaedukasi.com – Dugaan Kolusi SPBU Natar kembali menjadi perhatian publik setelah muncul informasi mengenai seorang oknum yang diduga berprofesi sebagai wartawan dan disebut memiliki hubungan kerja sama dengan seorang oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Lampung. Dugaan tersebut mengemuka setelah adanya upaya meminta sejumlah media untuk menurunkan pemberitaan terkait kasus […]

  • Dari Tiga Serangkai ke Generasi Z: Pendidikan Meningkat, Tapi Kenapa Kualitas Kerja Masih Tertatih?

    Dari Tiga Serangkai ke Generasi Z: Pendidikan Meningkat, Tapi Kenapa Kualitas Kerja Masih Tertatih?

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh : Kang WeHa Sejarah mencatat, kebangkitan bangsa Indonesia tidak lahir dari ruang kosong. Ia tumbuh dari kesadaran kolektif yang dirintis oleh kaum intelektual muda awal abad ke-20. Salah satu tonggak pentingnya adalah peran “Tiga Serangkai”: Ernest Douwes Dekker, Suwardi Suryaningrat, dan Cipto Mangunkusumo. Melalui organisasi Indische Partij, tulisan-tulisan kritis, serta media, mereka membangun kesadaran […]

expand_less