Breaking News
light_mode

Gara-Gara Menegur, Warga Tiyuh Panaragan Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Pulung Kencana

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • print Cetak

TULANG BAWANG BARAT, Warta Edukasi  – Seorang warga Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), bernama Hendra (40), diduga menjadi korban penganiayaan saat berada di kawasan pasar malam Pulung Kencana.

Atas peristiwa tersebut, Hendra telah melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya kepada Polres Tulang Bawang Barat.

Ia berharap aparat kepolisian dapat segera menindaklanjuti laporannya dan memproses pihak yang diduga melakukan penganiayaan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Peristiwa tersebut, menurut keterangan Hendra, terjadi pada Senin malam, 31 Agustus 2026, sekitar pukul 22.00 WIB, di lokasi pasar malam yang berada di wilayah Pulung Kencana.

Hendra, yang merupakan warga Tiyuh Panaragan, RT/RW 002/011, menuturkan bahwa kejadian bermula ketika dirinya menanyakan kepemilikan sebuah sepeda motor yang terparkir di lokasi tersebut.

Namun, menurut pengakuannya, pertanyaan tersebut justru berujung pada dugaan tindakan kekerasan.

«“Saat itu saya menanyakan motor yang terparkir itu milik siapa. Tiba-tiba seseorang berinisial P langsung memukul saya menggunakan tangan sebanyak tiga kali hingga pelipis sebelah kiri saya mengalami luka dan mengeluarkan darah,” ujar Hendra, Rabu (2/9/2026).»

Merasa menjadi korban penganiayaan, Hendra kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Tulang Bawang Barat pada malam terjadinya peristiwa.

Laporan tersebut tercatat dengan Nomor: LP/B/159/VII/2026/SPKT/POLRES TULANG BAWANG BARAT/POLDA LAMPUNG.

Hendra berharap pihak kepolisian dapat memberikan kepastian hukum dengan menindaklanjuti laporan yang telah disampaikan.

“Saya berharap pihak Polres Tulang Bawang Barat dapat segera menindaklanjuti laporan saya dan memproses pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Keluarga Korban Minta APH Segera Dalami Kasus

Pihak keluarga korban turut berharap agar laporan dugaan penganiayaan tersebut dapat segera ditangani secara serius oleh Aparat Penegak Hukum (APH).

Lukman, selaku kakak ipar korban Hendra, meminta kepada pihak kepolisian dan APH terkait agar segera melakukan pendalaman terhadap perkara dugaan penganiayaan yang dialami adik iparnya.

Menurut Lukman, keluarga berharap proses penanganan perkara tersebut dapat berjalan sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku, sehingga dapat memberikan kepastian hukum bagi korban.

“Kami selaku keluarga korban meminta kepada Aparat Penegak Hukum agar proses penanganan dan pengembangan kasus dugaan penganiayaan terhadap adik ipar saya dapat segera didalami serta ditindaklanjuti sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” ujar Lukman.

Ia menegaskan bahwa pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat yang berwenang. Namun demikian, keluarga berharap laporan yang telah dibuat oleh korban dapat memperoleh perhatian dan penanganan secara profesional.

“Kami berharap perkara ini dapat diproses secara serius, profesional, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami hanya menginginkan adanya kepastian hukum dan keadilan bagi keluarga kami,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan laporan dugaan penganiayaan tersebut.(sahadi)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah DPRt Partai PSI Tubaba Resmi Terbentuk, Enjang Kusyono: Target 103 DPRt dalam 100 Hari Kerja

    Sejumlah DPRt Partai PSI Tubaba Resmi Terbentuk, Enjang Kusyono: Target 103 DPRt dalam 100 Hari Kerja

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat Warta Edukasi – Langkah nyata pembangunan struktur akar rumput Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kabupaten Tulang Bawang Barat resmi dimulai. Di bawah kepemimpinan Ketua DPD PSI Tubaba, Eko Sunarko, sejumlah Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) telah resmi terbentuk dan disahkan melalui Surat Keputusan, di antaranya DPRT Tiyuh Candra Mukti, sebagai salah satu yang […]

  • Diskualifikasi Brian Uriarte dan Adrian Fernandez mengubah klasemen Moto3 2026. Veda Ega Pratama kini naik ke posisi tiga dan semakin dekat dengan persaingan gelar juara dunia.

    Diskualifikasi Dua Rival Utama Buka Peluang Veda Ega Pratama Bersinar di Moto3 2026

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    WARTA EDUKASI – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mendapat keuntungan besar dalam persaingan Moto3 musim 2026 setelah dua rival utamanya, Brian Uriarte dan Adrian Fernandez, dijatuhi sanksi diskualifikasi akibat pelanggaran teknis yang berbeda. Keputusan yang diumumkan setelah investigasi resmi Federasi Balap Motor Internasional (FIM) dan penyelenggara MotoGP tersebut mengubah peta persaingan klasemen sementara sekaligus […]

  • DPP KP KUM-HAM Surati DPR RI Komisi III dan Kapolri, Soroti Penanganan Kasus Riswan Mura

    DPP KP KUM-HAM Surati DPR RI Komisi III dan Kapolri, Soroti Penanganan Kasus Riswan Mura

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung, wartaedukasi – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KP KUM-HAM resmi menyurati DPR RI Komisi III dan Kepolisian Negara Republik Indonesia terkait dugaan lambannya penanganan laporan polisi atas nama Riswan Mura. Selain itu, muncul kejanggalan karena Riswan yang mengaku sebagai korban justru diperiksa sebagai terlapor. Surat tersebut dilayangkan pada 1 Mei 2026 dengan nomor: 181/DPP/KP.KUM-HAM/Klarifikasi/01/05/2026, juga […]

  • Ayah di Tubaba Ditangkap Usai Aniaya Anak Kandung, Diduga Dipicu Halusinasi Sabu

    Ayah di Tubaba Ditangkap Usai Aniaya Anak Kandung, Diduga Dipicu Halusinasi Sabu

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi — Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Tulang Bawang Barat, Polda Lampung, mengamankan seorang pria berinisial RY (34), warga Tiyuh Cahyo Randu, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Tulang Bawang Barat, atas dugaan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sekaligus kekerasan terhadap anak di bawah umur. Peristiwa tragis tersebut […]

  • Kebersamaan Terjalin Hangat, Nobar Bola Gembira TNI dan Warga di Tanjung Bintang

    Kebersamaan Terjalin Hangat, Nobar Bola Gembira TNI dan Warga di Tanjung Bintang

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Tanjung Bintang, Lampung Selatan, wartaedukasi.com  — Nobar Bola Gembira Bangun Kedekatan TNI dan Masyarakat Nobar Bola Gembira yang digelar oleh TNI melalui Koramil 421-09/Tanjung Bintang menghadirkan suasana hangat antara aparat dan warga di Aula Koramil, Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Kegiatan ini tidak hanya menyajikan tontonan sepak bola, tetapi juga memperkuat ruang interaksi sosial yang mempererat […]

  • Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Lampung Bani Ispriyanto menjelaskan program Kampung Nelayan Merah Putih untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.

    KNMP Jadi Prioritas, Pemprov Lampung Targetkan 34 Titik Pembangunan

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Ahmad Royani, S.H.I
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Warta Edukasi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menjadikan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai salah satu prioritas pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat sektor perikanan daerah. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto, mengatakan bahwa KNMP merupakan bagian dari program strategis nasional yang bertujuan mendukung pengembangan perikanan […]

expand_less