Breaking News
light_mode

Pengeroyokan Lampung: Korban Minta Kapolda Helfi Assegaf Percepat Pengusutan Kasus Dugaan Pengeroyokan

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
  • print Cetak

Bandar Lampung, wartaedukasi.com – Pengeroyokan Lampung menjadi sorotan publik setelah Kurnia Islami Firdaus, warga Jalan Untung Suropati, Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, meminta Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf mempercepat penanganan perkara yang dilaporkannya. Korban mengaku mengalami luka serius akibat dugaan pengeroyokan yang terjadi setelah dirinya meminta klarifikasi terkait dugaan pelecehan seksual terhadap istrinya.

Perkara tersebut telah dilaporkan ke Polda Lampung dan tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: LP/B/469/VI/2026/SPKT/Polda Lampung tertanggal 24 Juni 2026. Hingga berita ini ditulis, proses penyelidikan oleh kepolisian masih berlangsung.

Berdasarkan keterangan korban, peristiwa bermula ketika ia memperoleh informasi bahwa istrinya yang berinisial WL diduga mengalami pelecehan seksual oleh seorang pekerja yang sedang melakukan renovasi rumah mereka. Sebagai suami, Kurnia mengaku mendatangi lokasi untuk meminta penjelasan kepada keluarga terduga pelaku.

Namun, menurut pengakuannya, situasi justru berubah menjadi tindakan kekerasan. Ia mengaku diserang secara bersama-sama oleh sejumlah orang hingga mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh, termasuk kepala.

“Saya dipukuli, ditendang dan kepala saya dipukuli pakai balok,” ujar korban.

Akibat insiden tersebut, korban mengaku mengalami benturan keras di bagian kepala yang diduga menyebabkan cedera serius sehingga membutuhkan penanganan medis.

Terkendala Biaya Pengobatan

Korban mengaku belum sepenuhnya pulih. Ia juga mengatakan terpaksa menjalani perawatan di rumah karena keterbatasan biaya.

“Kondisi saat ini terkendala biaya jadi terpaksa dirawat dirumah, karena ini akibat penganiayaan jadi biaya rumah sakit tidak di klaim BPJS,” ucap korban sambil terbata-bata pada Kamis (25/6/2026).

Selain menghadapi proses pemulihan, korban menyebut kondisi ekonomi keluarganya ikut terdampak karena dirinya tidak lagi dapat bekerja seperti biasa.

“Apalagi adik saya yang satu masih kuliah jadi masih banyak butuh biaya, ditambah lagi kondisi saya seperti ini, sudah gak bisa kerja lagi,” jelasnya dengan suara bergetar.

Korban juga mengaku nyawanya diduga terselamatkan setelah sang adik datang ke lokasi kejadian.

“Mungkin saat kejadian kalau adik saya gak datang mungkin saya sudah mati,” ungkapnya.

Kesaksian Adik Korban

Adik korban, Aken Suanda, mengaku melihat langsung kondisi kakaknya saat tiba di lokasi. Menurut keterangannya, korban sudah tergeletak dengan kondisi tubuh berlumuran darah.

Ia juga menyampaikan bahwa saat kejadian terdapat sejumlah warga dan perangkat setempat di lokasi. Namun, menurutnya, tidak terlihat adanya upaya yang efektif untuk menghentikan aksi kekerasan tersebut.

Istri Korban Disebut Mengalami Trauma

Selain dugaan pengeroyokan, keluarga juga menyampaikan bahwa WL, istri korban, mengalami trauma setelah peristiwa dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan sebelumnya.

Menurut keluarga, WL kini merasa takut keluar rumah dan enggan kembali menempati rumah barunya di Perumahan Safira Residence, Kecamatan Natar.

Korban Meminta Penanganan Profesional

Dalam pernyataannya, Kurnia berharap aparat kepolisian menangani perkara tersebut secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Saya minta keadilan, saya percayakan masalah ini kepada pihak kepolisian, saya yakin Bapak Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mampu memberikan keadilan,” tegas korban.

Keluarga korban juga berharap penyidik Polda Lampung dapat mengusut perkara tersebut secara menyeluruh dengan memeriksa seluruh saksi, mengumpulkan alat bukti, serta menindaklanjuti laporan sesuai prosedur hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai perkembangan hasil penyelidikan maupun penetapan tersangka dalam perkara tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan akan memuat klarifikasi dari seluruh pihak terkait sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik.

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bolo Ngarit, KUR dan Kambing yang Kehilangan Harga Diri

    Bolo Ngarit, KUR dan Kambing yang Kehilangan Harga Diri

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Opini Publik Oleh : Kang WeHa Di kampung-kampung Kabupaten Tulang Bawang Barat, ada satu profesi yang belakangan terasa makin akrab di telinga masyarakat Bolo Ngarit. Pagi mencari rumput. Siang membersihkan kandang. Sore memberi pakan. Malam menghitung cicilan. Di atas kertas semua terlihat seperti kisah sukses ekonomi rakyat. Pemerintah datang membawa slogan pemberdayaan “Peternakan rakyat harus […]

  • Kepalo Tiyuh Mulya Sari Ajak Warga Jalankan Ibadah Puasa dengan Sepenuh Hati

    Kepalo Tiyuh Mulya Sari Ajak Warga Jalankan Ibadah Puasa dengan Sepenuh Hati

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi.com – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kepalo Tiyuh Mulya Sari, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Muhammad Jainuri, mengajak seluruh masyarakat untuk menjalankan ibadah puasa dengan sepenuh hati sebagai bentuk rasa syukur atas berbagai nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Ajakan tersebut disampaikan melalui pesan resmi Pemerintah Tiyuh […]

  • Kapolres Tubaba Gelar Buka Bersama OKP PMII dan Santuni Anak Yatim Piatu

    Kapolres Tubaba Gelar Buka Bersama OKP PMII dan Santuni Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi.com — Dalam upaya mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat di bulan suci Ramadhan, Kapolres Tulang Bawang Barat, AKBP Sendi Antoni S.I.K., M.I.K., menggelar kegiatan buka puasa bersama Organisasi Kepemudaan (OKP) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tubaba sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim piatu. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Kapolres, Mapolres […]

  • Pemerintah Batasi Outsourcing, Permenaker 7/2026 Fokus Lindungi Hak Pekerja

    Pemerintah Batasi Outsourcing, Permenaker 7/2026 Fokus Lindungi Hak Pekerja

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Warta Edukasi – Pemerintah resmi memberlakukan aturan baru terkait sistem alih daya melalui Permenaker Nomor 7 Tahun 2026. Regulasi tersebut menjadi perhatian publik karena membatasi praktik outsourcing hanya pada enam sektor tertentu. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah pemerintah untuk memperkuat perlindungan hak pekerja sekaligus memperjelas batas penggunaan tenaga kerja alih daya di Indonesia. Permenaker […]

  • "Setetes Air Kebaikan Lebih Mulia Daripada Tiupan Api Kebencian."

    Jadilah Katak Pembawa Air, Jangan Menjadi Cicak Peniup Api

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Artikel Hikmah Oleh : Majelis sholawat Nariyah Nusantara Bismillahirrahmanirrahim Shalallahu ‘ala Muhammad, Shalallahu ‘alaihi wasallam. Dalam perjalanan hidup, setiap manusia selalu dihadapkan pada dua pilihan: menjadi bagian dari solusi atau menjadi bagian dari masalah. Pilihan itu terkadang tampak sederhana, namun dampaknya bisa sangat besar bagi kehidupan orang lain. Salah satu kisah hikmah yang sering disampaikan […]

  • Ironi Pinjol di Tengah Semangat Membangun Ekonomi Rakyat

    Ironi Pinjol di Tengah Semangat Membangun Ekonomi Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Oleh: Wawan Hidayat Ketua DPD JPKP (Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan) Kabupaten Tulang Bawang Barat Pinjol Ilegal Jadi Ancaman Nyata di Tengah Program Kerakyatan Tulang Bawang Barat, Warta Edukasi.Com — Di tengah besarnya upaya pemerintah membangun ekonomi kerakyatan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan UMKM, hingga pembentukan Koperasi Merah Putih, masyarakat kecil justru masih menghadapi […]

expand_less