Breaking News
light_mode

Ribuan Massa Buay Bulan Bersatu Geruduk Pemda dan DPRD Tubaba, Desak Mediasi dengan PTPN I

  • account_circle Reki
  • calendar_month 27 menit yang lalu
  • print Cetak

Tulang Bawang Barat, Warta Edukasi.Com Ribuan massa yang tergabung dalam Buay Bulan Bersatu menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kantor DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Rabu (12/8/2026).

Kedatangan massa bukan sekadar menyampaikan aspirasi. Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Tubaba mengambil langkah konkret untuk memfasilitasi pertemuan antara masyarakat adat Buay Bulan Bersatu dengan PTPN I Regional VII Unit Usaha Bunga Mayang.

Massa meminta pemerintah daerah tidak tinggal diam terhadap persoalan yang telah menjadi perhatian masyarakat, khususnya terkait hubungan antara masyarakat adat dan perusahaan.

Salah satu tuntutan yang disuarakan adalah agar pemerintah tidak memberikan perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) sebelum persoalan yang berkaitan dengan kepentingan dan hak masyarakat dapat diselesaikan secara jelas, terbuka, dan melibatkan seluruh pihak terkait.

Selain persoalan HGU, massa juga mempertanyakan sejauh mana keberadaan perusahaan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Masyarakat meminta kewajiban perusahaan terhadap lingkungan dan warga sekitar benar-benar dijalankan, termasuk melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dinilai belum dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Foto Kang WeHa: Aspirasi masyarakat Buay Bulan Bersatu diterima Ketua Komisi I Yantoni, Rabu (12/8/2026).

Pemda Janji Fasilitasi Pertemuan
Perwakilan massa kemudian diterima langsung oleh Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, di ruang kerjanya.

Pertemuan tersebut menjadi forum dialog untuk menyampaikan tuntutan sekaligus membahas langkah penyelesaian yang dapat ditempuh pemerintah daerah.

Nadirsyah menegaskan bahwa Pemkab Tubaba akan berada di tengah masyarakat dan mendukung penyelesaian persoalan melalui jalur dialog serta mediasi.

Namun, ia mengingatkan agar penyampaian aspirasi tetap dilakukan secara tertib dan tidak berkembang menjadi tindakan anarkis.

“Saya akan memberikan dukungan penuh terhadap warga Buay Bulan Bersatu,” kata Nadirsyah seusai pertemuan.

Ia mengatakan pemerintah daerah akan segera memfasilitasi keinginan masyarakat untuk duduk bersama dengan pihak perusahaan.

Pertemuan lintas pihak akan diupayakan agar persoalan dapat dibahas secara menyeluruh dan tidak berlarut-larut.

“Secepatnya kita akan mengadakan rapat besar dengan semua pihak, seperti BPN, Polres, pihak perusahaan, warga Buay Bulan Udik dan pemerintah daerah,” tegasnya.

  • Berlanjut ke DPRD, Legislator Siapkan RDP

Tidak berhenti di kantor Pemda, massa kemudian bergerak ke Kantor DPRD Tubaba. Di gedung legislatif tersebut, aspirasi masyarakat diterima oleh Ketua Komisi I DPRD Tubaba, Yantoni.

Yantoni menyatakan DPRD akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan berkoordinasi bersama Bupati Tubaba.

DPRD juga meminta agar lembaga legislatif dilibatkan dalam proses pengawalan serta fasilitasi penyelesaian persoalan antara masyarakat dan pihak perusahaan.

“Kita akan berkoordinasi dengan Bupati, sejauh mana pemerintah daerah menindaklanjuti persoalan ini. Apabila tidak terselesaikan, kita akan melakukan rapat dengar pendapat (RDP),” ujar Yantoni.

Menurutnya, DPRD sebagai representasi masyarakat memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan aspirasi warga. Karena itu, apabila penyelesaian melalui pemerintah daerah belum menemukan titik terang, DPRD akan mengambil langkah lebih lanjut sesuai kewenangannya.

“Kita ini wakilnya masyarakat, artinya kita harus berbuat. Bila pemerintah daerah tidak dapat menyelesaikan, DPRD akan mengambil alih untuk berjuang bersama masyarakat,” tegasnya.

  • Massa Beri Waktu Tujuh Hari

Sementara itu, Juru Bicara Buay Bulan Bersatu, Aswar, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk desakan kepada pemerintah daerah agar segera mengambil sikap dan mempertemukan masyarakat adat Buay Bulan Udik dengan PTPN I Regional VII Unit Usaha Bunga Mayang.

Menurut Aswar, masyarakat memberikan waktu tujuh hari kepada pemerintah untuk menunjukkan langkah konkret dalam memfasilitasi mediasi.

Jika dalam tenggat tersebut tidak terdapat perkembangan maupun titik temu, masyarakat menyatakan siap mempertimbangkan langkah hukum.

“Dalam waktu tujuh hari apabila tuntutan kami untuk mediasi tidak ada langkah dan titik temu, kami akan melakukan langkah-langkah hukum,” kata Aswar.

Meski demikian, Aswar menyebut hasil pertemuan dengan pemerintah daerah memberikan harapan baru bagi masyarakat.

Pemerintah, menurutnya, telah menyatakan kesediaan mengambil langkah sesuai dengan aspirasi yang disampaikan warga.

Kini, masyarakat menunggu realisasi dari komitmen tersebut. Mereka berharap persoalan yang disuarakan tidak berhenti pada pertemuan formal, tetapi berlanjut pada langkah konkret, terbuka, dan menghasilkan kepastian terhadap tuntutan masyarakat adat.

Aksi Buay Bulan Bersatu pun menjadi penegasan bahwa masyarakat menginginkan persoalan tersebut segera dibuka secara terang melalui meja dialog, dengan melibatkan seluruh pihak yang berkepentingan. (REKI)

  • Penulis: Reki

Rekomendasi Untuk Anda

  • IHSG Melemah Usai Pengumuman BUMN Ekspor, Purbaya: Pasar Belum Memahami Dampak Jangka Panjang

    IHSG Melemah Usai Pengumuman BUMN Ekspor, Purbaya: Pasar Belum Memahami Dampak Jangka Panjang

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Warta Edukasi — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) setelah pemerintah mengumumkan pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) khusus ekspor komoditas strategis. Menurut Purbaya, penurunan pasar terjadi karena pelaku pasar belum sepenuhnya memahami dampak jangka panjang dari kebijakan tersebut. Ia meyakini pasar akan kembali positif setelah investor memahami […]

  • Geger! Anggota DPRD Tubaba Eli Fitriyana Resmi Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Paket C

    Geger! Anggota DPRD Tubaba Eli Fitriyana Resmi Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Paket C

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Warta Edukasi.Com Perkara dugaan penggunaan ijazah Paket C tidak sah oleh anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat akhirnya memasuki babak baru. Penyidik resmi menetapkan Eli Fitriyana (EF) sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana Sistem Pendidikan Nasional. Penetapan tersangka tertuang dalam Surat Pemberitahuan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Nomor: B/207/II/Subdit-IV/2026/Reskrimsus tertanggal 13 Februari […]

  • Ketua (DPD) Partai Solidaritas Indonesia PSI Tubaba Resmi Serahkan Surat Keputusan SK Kepada KPUD Tubaba.

    Ketua (DPD) Partai Solidaritas Indonesia PSI Tubaba Resmi Serahkan Surat Keputusan SK Kepada KPUD Tubaba.

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang bawang barat, Warta Edukasi -Ketua (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI),Tubaba. Eko Sunarko Dan beserta Sekretaris dan jajaran nya resmi Menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kepada KPUD (Komisi Pemilihan Umum Daerah) Tulang Bawang Barat. Rabu, 29/07/2026. Tujuan Penyerahan SK ke KPUD Memastikan kepengurusan, domisili sekretariat, dan naradamping […]

  • SMA Negeri 1 Gunung Agung Gelar Bazar Ramadan 2026, Sediakan berbagai Kebutuhan Takjil Puasa Ramadahan

    SMA Negeri 1 Gunung Agung Gelar Bazar Ramadan 2026, Sediakan berbagai Kebutuhan Takjil Puasa Ramadahan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi.com – SMA Negeri 1 Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat, menggelar Bazar Ramadan 2026 yang berlangsung selama enam hari, mulai 8 hingga 13 Maret 2026, Pukul 17.00 – 18.00 WIB. Dalam rangka menyemarakkan bulan Ramadhan, SMAN 1 Gunung Agung, menggelar Bazar Ramadhan yang berlangsung di halaman SMA Negeri 1 Gunung Agung. […]

  • Dari Kentongan hingga Internet: Jejak Teknologi Komunikasi Zaman Dulu yang Jadi Cikal Bakal Era Digital

    Dari Kentongan hingga Internet: Jejak Teknologi Komunikasi Zaman Dulu yang Jadi Cikal Bakal Era Digital

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi.com – Perkembangan teknologi komunikasi tidak terjadi secara instan. Jauh sebelum internet dan telepon pintar mendominasi kehidupan modern, manusia telah mengembangkan berbagai cara untuk menyampaikan pesan jarak jauh. Teknologi komunikasi masa lalu inilah yang menjadi fondasi lahirnya sistem komunikasi digital saat ini. Berikut jejak perkembangannya berdasarkan data sejarah dan fakta ilmiah. 1️⃣ […]

  • Menulis Ulang Megahnya Islamic Center Tubaba

    Menulis Ulang Megahnya Islamic Center Tubaba

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi.com – Di jantung Kabupaten Tulang Bawang Barat, berdiri sebuah bangunan yang tak sekadar menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol gagasan besar tentang peradaban. Islamic Center Tulang Bawang Barat bukan hanya megah secara fisik, melainkan kuat secara filosofi. Berbeda dari kebanyakan masjid raya di Indonesia yang identik dengan kubah besar menjulang, Islamic […]

expand_less