Breaking News
light_mode

“Lahir dari Luka”: Dua Anak Harimau Sumatera Hadir dari Induk Korban Jerat di Lampung

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • print Cetak

BANDAR LAMPUNG, WARTA EDUKASI – Kabar menggembirakan datang dari dunia konservasi satwa di Provinsi Lampung. Lembaga Konservasi (LK) Lembah Hijau untuk pertama kalinya berhasil memfasilitasi kelahiran dua ekor anak Harimau Sumatera secara ex-situ.

Peristiwa langka ini terjadi pada 14 Februari 2026 dan menjadi tonggak penting dalam upaya pelestarian satwa dilindungi yang kini berstatus kritis.

Kelahiran tersebut menjadi semakin istimewa karena kedua induknya merupakan harimau penyintas jerat pemburu liar. Sang induk jantan, Kyai Batua, dievakuasi dari Desa Batu Ampar, Kecamatan Suoh, Lampung Barat pada 2019 setelah mengalami luka parah yang mengharuskannya kehilangan kaki kanan depan.

Sementara itu, induk betina bernama Sinta diselamatkan di wilayah Bengkulu pada Desember 2024 dengan kondisi serupa. Ia harus menjalani amputasi kaki kanan belakang akibat infeksi serius yang disebabkan jerat.

Meski hidup dengan keterbatasan fisik, kedua harimau tersebut tetap menunjukkan naluri alaminya. Kelahiran dua anak harimau ini menjadi bukti bahwa keterbatasan tidak menghalangi keberlanjutan spesies langka tersebut.

Bagian dari Program Konservasi Nasional

Perkawinan Kyai Batua dan Sinta merupakan bagian dari program Global Species Management Plan (GSMP) fase III dan IV, yang dijalankan melalui kerja sama antara Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dan Perhimpunan Kebun Binatang Seluruh Indonesia.

Komisaris LK Lembah Hijau, M. Irwan Nasution, menyebut kelahiran ini sebagai bukti nyata keberhasilan program konservasi.

“Ini merupakan pesan kuat bahwa upaya pelestarian satwa harus terus dilakukan. Lahirnya individu baru dari pasangan yang sebelumnya menjadi korban konflik manusia menunjukkan harapan bagi keberlangsungan spesies ini,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Perawatan Intensif dan Edukasi Publik

Saat ini, kedua anak harimau berada dalam pengawasan intensif tim dokter hewan dan paramedis. Pihak Lembah Hijau juga telah menyiapkan fasilitas kandang yang dirancang menyerupai habitat alami guna mendukung pertumbuhan yang optimal.

Selain menjadi capaian penting dalam konservasi, kelahiran ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem dan menghentikan praktik perburuan liar, khususnya penggunaan jerat yang masih menjadi ancaman serius di hutan Sumatera.

Peristiwa ini sekaligus menjadi momentum edukasi bagi masyarakat, bahwa keberlangsungan satwa liar sangat bergantung pada kepedulian manusia terhadap lingkungan. (Red)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • URC Legend Gandeng RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Layanan Antar Obat untuk Percepat Pelayanan Pasien

    URC Legend Gandeng RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Layanan Antar Obat untuk Percepat Pelayanan Pasien

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Layanan antar obat dari URC Legend bersama RSUD Abdul Moeloek di Bandar Lampung mempercepat distribusi obat bagi pasien. Program ini membantu proses pelayanan kesehatan agar lebih cepat, tepat, dan efisien melalui sistem kerja terkoordinasi. Kolaborasi URC Legend dan RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung, Warta Edukasi — Komunitas relawan URC Legend terus memperkuat kontribusi di bidang […]

  • Detik-detik Brigadir Arya Tewas Ditembak Saat Tegur Terduga Curanmor di Lampung

    Detik-detik Brigadir Arya Tewas Ditembak Saat Tegur Terduga Curanmor di Lampung

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung, Warta Edukasi — Peristiwa tragis menimpa seorang anggota kepolisian di Lampung. Brigadir Arya dilaporkan tewas setelah terkena tembakan saat melakukan teguran terhadap terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, insiden tersebut bermula ketika Brigadir Arya yang bertugas sebagai anggota intelijen mencurigai gerak-gerik sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi curanmor. […]

  • Geger! Anggota DPRD Tubaba Eli Fitriyana Resmi Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Paket C

    Geger! Anggota DPRD Tubaba Eli Fitriyana Resmi Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Paket C

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Warta Edukasi.Com Perkara dugaan penggunaan ijazah Paket C tidak sah oleh anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat akhirnya memasuki babak baru. Penyidik resmi menetapkan Eli Fitriyana (EF) sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana Sistem Pendidikan Nasional. Penetapan tersangka tertuang dalam Surat Pemberitahuan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Nomor: B/207/II/Subdit-IV/2026/Reskrimsus tertanggal 13 Februari […]

  • Dugaan Ijazah Tak Sah: Ujian Serius bagi Marwah DPRD Tubaba

    Dugaan Ijazah Tak Sah: Ujian Serius bagi Marwah DPRD Tubaba

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Oleh: Kang WeHa Tubaba, Warta Edukasi.Com Suatu pagi di Tulang Bawang Barat, seorang warga duduk di warung kopi kecil di sudut kampung. Ia membaca kabar tentang dugaan ijazah tak sah yang menyeret nama seorang anggota legislatif. Ia tidak berbicara keras. Ia hanya terdiam, lalu berkata pelan, “Kalau dari awal saja sudah dipertanyakan, bagaimana dengan yang […]

  • Manfaat Bunga Telang untuk Kesehatan: Antara Khasiat Tradisional dan Fakta Ilmiah

    Manfaat Bunga Telang untuk Kesehatan: Antara Khasiat Tradisional dan Fakta Ilmiah

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi.com – Bunga telang atau Clitoria ternatea semakin populer dalam beberapa tahun terakhir, terutama sebagai minuman herbal berwarna biru alami yang menarik perhatian masyarakat. Selain tampilannya yang estetis, tanaman ini disebut-sebut memiliki sejumlah manfaat kesehatan. Namun, bagaimana fakta ilmiahnya? Kandungan Aktif Bunga Telang Secara ilmiah, bunga telang mengandung senyawa bioaktif berupa: Antosianin […]

  • NEGERI YANG MENJUAL MALU

    NEGERI YANG MENJUAL MALU

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    NEGERI YANG MENJUAL MALU Penulis : Kang WeHa Di negeri ini,korupsi disebut kekhilafan,kemiskinan disebut kurang bersyukur,dan kritik disebut ancaman ketertiban. Kami diajari mencintai tanah air,tapi tanah kami dijual meteran.Hutan dibabat atas nama investasi,lalu banjir disebut takdir Tuhanyang “tidak bisa diprediksi.” Di podium megah berpendingin ruangan,mereka bicara tentang rakyat kecil—seolah-olah kami ini dongengyang enak diceritakantanpa perlu […]

expand_less