Breaking News
light_mode

KH. Qosim Bukhori, Pendiri Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 Gondanglegi Malang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • print Cetak

Penulis : Majelis Sholawat Nariyah Tubaba

KH. Qosim Bukhori merupakan salah satu ulama kharismatik asal Malang Selatan yang dikenal luas sebagai pendiri Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Sosok beliau dikenal sederhana, tawadhu, istiqamah dalam berdakwah, serta memiliki perhatian besar terhadap pengembangan pendidikan Islam berbasis pesantren.

Beliau lahir pada tahun 1942 di Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. KH. Qosim Bukhori merupakan putra dari KH. Bukhori Ismail, seorang ulama besar sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum I Ganjaran yang dikenal memiliki pengaruh kuat dalam pengembangan dakwah Islam di wilayah Malang Selatan.

Sejak kecil, KH. Qosim Bukhori tumbuh dalam lingkungan pesantren yang kuat dengan tradisi keilmuan Ahlussunnah wal Jamaah. Dari sang ayah, beliau mempelajari dasar-dasar ilmu agama seperti tauhid, fikih, tasawuf, nahwu, sharaf, hingga pendalaman kitab kuning. Pendidikan tersebut membentuk karakter beliau menjadi pribadi yang disiplin, sederhana, dan sangat menghormati ilmu serta para guru.

Dalam tradisi pesantren, sanad keilmuan memiliki posisi yang sangat penting. KH. Qosim Bukhori dikenal memiliki sanad keilmuan yang bersambung melalui jalur ulama-ulama pesantren salaf di Jawa Timur. Beliau belajar kepada sejumlah masyayikh dan ulama besar, di antaranya KH. Bukhori Ismail dan KH. Yahya Syabrawi, serta para ulama Nahdlatul Ulama lainnya yang menjaga tradisi keilmuan pesantren.

Beliau berpegang teguh pada ajaran Ahlussunnah wal Jamaah dengan mengikuti mazhab Imam Syafi’i dalam fikih, Imam Abu Hasan Al-Asy’ari dalam akidah, serta ajaran tasawuf Imam Al-Ghazali dan Imam Junaid Al-Baghdadi. Nilai-nilai tersebut kemudian menjadi dasar pendidikan di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2.

Sekitar tahun 1983, KH. Qosim Bukhori mendirikan Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 di Desa Putukrejo, Gondanglegi. Berdirinya pesantren ini mendapat dukungan masyarakat dan para ulama setempat. Nama “Raudlatul Ulum 2” sendiri diberikan oleh KH. Yahya Syabrawi sebagai bentuk kesinambungan perjuangan dakwah dan pendidikan pesantren Raudlatul Ulum sebelumnya.

Di bawah kepemimpinan KH. Qosim Bukhori, Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 berkembang pesat menjadi salah satu pesantren besar dan berpengaruh di wilayah Malang Raya. Beliau memadukan sistem pendidikan salafiyah dengan pendidikan formal modern tanpa meninggalkan tradisi pesantren. Pengajian kitab kuning, pembinaan akhlak, pendidikan karakter, hingga wawasan kebangsaan menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan yang beliau bangun.

Selain fokus pada pendidikan agama, KH. Qosim Bukhori juga memiliki perhatian besar terhadap pengembangan sosial dan kemasyarakatan. Beliau turut berkontribusi dalam lahirnya berbagai lembaga pendidikan dan pelayanan masyarakat di kawasan Gondanglegi, termasuk perkembangan lembaga pendidikan tinggi dan layanan kesehatan berbasis Islam.

Sebagai ulama pesantren, beliau juga istiqamah menjaga tradisi amaliyah Ahlussunnah wal Jamaah seperti tahlil, istighatsah, maulid, manaqib, dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya. Tradisi tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan spiritualitas para santri dan masyarakat sekitar.

Keteladanan KH. Qosim Bukhori tercermin dari kehidupan beliau yang sederhana namun penuh pengabdian kepada umat. Ribuan santri telah dididik di bawah bimbingannya dan kini tersebar di berbagai daerah sebagai ulama, pendidik, tokoh masyarakat, serta penggerak dakwah Islam.

Hingga kini, nama KH. Qosim Bukhori tetap dikenang sebagai sosok ulama besar yang berhasil membangun peradaban pesantren dengan semangat keikhlasan, ilmu, dan pengabdian. Warisan perjuangan beliau terus hidup melalui Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 serta para santri dan alumni yang meneruskan sanad keilmuan dan nilai-nilai perjuangannya.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manfaat Bunga Telang untuk Kesehatan: Antara Khasiat Tradisional dan Fakta Ilmiah

    Manfaat Bunga Telang untuk Kesehatan: Antara Khasiat Tradisional dan Fakta Ilmiah

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi.com – Bunga telang atau Clitoria ternatea semakin populer dalam beberapa tahun terakhir, terutama sebagai minuman herbal berwarna biru alami yang menarik perhatian masyarakat. Selain tampilannya yang estetis, tanaman ini disebut-sebut memiliki sejumlah manfaat kesehatan. Namun, bagaimana fakta ilmiahnya? Kandungan Aktif Bunga Telang Secara ilmiah, bunga telang mengandung senyawa bioaktif berupa: Antosianin […]

  • Doa Bersama HUT RI ke-81, Tiyuh Candra Mukti Perkuat Semangat Kemerdekaan

    Doa Bersama HUT RI ke-81, Tiyuh Candra Mukti Perkuat Semangat Kemerdekaan

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, Warta Edukasi — Pemerintah Tiyuh Candra Mukti, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, menggelar doa bersama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu, 16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memanjatkan rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia sekaligus mendoakan para pahlawan yang telah berjuang demi […]

  • Gubernur Lampung Terbitkan Surat Edaran Zakat Fitrah 1447 H, ASN dan Pegawai Swasta Diimbau Salurkan Melalui BAZNAS

    Gubernur Lampung Terbitkan Surat Edaran Zakat Fitrah 1447 H, ASN dan Pegawai Swasta Diimbau Salurkan Melalui BAZNAS

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, wartaedukasi.com – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menerbitkan Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Zakat Fitrah Tahun 1447 H/2026 M. Surat tersebut ditujukan kepada bupati/wali kota se-Provinsi Lampung, kepala kanwil/badan/dinas/instansi vertikal, serta pimpinan BUMN,stone BUMD, PERUM dan perusahaan swasta di Provinsi Lampung. Surat edaran yang diterbitkan pada 26 Februari 2026 di […]

  • Pidato Panjang, Perut Tetap Kosong

    Pidato Panjang, Perut Tetap Kosong

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Opini Publik Oleh: Ahmad Basri – K3PP Di negeri ini, pidato sudah seperti musim hujan. Datangnya rutin, deras, kadang disertai petir tepuk tangan, tapi setelah itu jalan tetap berlubang dan harga kebutuhan tetap bikin kepala cenat-cenut. Pidato Presiden Prabowo di gedung DPR/MPR, Rabu 20 Mei 2026, kembali menunjukkan satu hal yang makin terasa akrab di […]

  • Negeri yang Terlalu Sering Diresmikan

    Negeri yang Terlalu Sering Diresmikan

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Judul: Negeri yang Terlalu Sering Diresmikan Karya : Kang WeHa Di sebuah negeri kecil bernama Sukamurda, matahari selalu terbit dengan gagah, seolah tak pernah tahu bahwa tanah yang disinarinya sedang retak-retak menahan tanya. Sukamurda dipimpin oleh seorang penguasa yang akrab disapa Tuan Surya Wijaya—nama yang berarti cahaya kemenangan. Dan memang, setiap sudut negeri dipenuhi baliho […]

  • Penganiayaan di Teluk Betung Selatan: Polresta Bandar Lampung Tangkap Pelaku Penganiayaan

    Penganiayaan di Teluk Betung Selatan: Polresta Bandar Lampung Tangkap Pelaku Penganiayaan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Polresta Bandar Lampung Tangkap Pelaku Penganiayaan Bandar Lampung,WARTA EDUKASI –Penganiayaan menimpa seorang pemuda bernama Angga Saputra di wilayah Teluk Betung Selatan pada Minggu (1/2). Peristiwa ini bermula saat pelaku berinisial MD tiba-tiba mendatangi korban dengan tuduhan tanpa dasar yang jelas. MD menuduh Angga sedang mencoba mendekati istrinya yang saat itu berada di dekat lokasi kejadian. […]

expand_less