Breaking News
light_mode

Jalan Rusak dan Janji yang Ikut Berlubang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • print Cetak

Oleh: Wawan Hidayat

Ketua DPD JPKP Tulang Bawang Barat

Kecelakaan maut di ruas jalan Panaragan Jaya, Kabupaten Tulang Bawang Barat, kembali membuka luka lama yang sebenarnya tak pernah benar-benar sembuh: jalan rusak yang dibiarkan terlalu lama seolah menjadi bagian biasa dari kehidupan masyarakat.

Ironisnya, persoalan ini bukan hal baru. Jalan berlubang, aspal mengelupas, dan genangan yang menyerupai kubangan sudah bertahun-tahun menjadi keluhan masyarakat. Namun hingga hari ini, perbaikan masih lebih sering hadir dalam pidato dibanding kenyataan.

Padahal saat masa kampanye dahulu, janji tentang pembangunan infrastruktur begitu lantang disampaikan. Jalan mulus disebut sebagai prioritas. Kesejahteraan rakyat dijadikan slogan utama. Bahkan pembangunan digambarkan akan menyentuh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Tetapi hari ini, masyarakat justru dipaksa menghadapi kenyataan pahit: jalan rusak masih menjadi ancaman nyawa.

Pertanyaannya sederhana, apakah janji kampanye memang hanya indah didengar menjelang pemilihan?

Suara kritis yang disampaikan konten kreator Tubaba, Herwanto atau Paman Acong, sejatinya adalah suara kegelisahan masyarakat kecil yang selama ini merasa hanya dibutuhkan saat pesta demokrasi berlangsung. Ketika rakyat diminta memilih, mereka dielu-elukan. Namun setelah kekuasaan didapat, keluhan rakyat sering kali hilang di balik meja birokrasi.

Kalimat yang disampaikan Paman Acong terasa sangat menohok: “Apa harus menunggu keluarga pejabat menjadi korban baru jalan diperbaiki?”

Kalimat itu memang keras, tetapi lahir dari rasa kecewa yang nyata.

Karena faktanya, masyarakat setiap hari mempertaruhkan keselamatan di jalan yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara untuk menjaminnya. Anak sekolah melintas dengan rasa waswas. Pengendara motor harus menghindari lubang bak jebakan. Bahkan tidak sedikit yang akhirnya menjadi korban kecelakaan.

Padahal dalam regulasi negara, keselamatan pengguna jalan telah menjadi kewajiban pemerintah. Dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 24 ayat (1) ditegaskan bahwa penyelenggara jalan wajib segera dan patut memperbaiki jalan rusak yang dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

Bahkan pada ayat (2) disebutkan, apabila belum dapat dilakukan perbaikan, penyelenggara jalan wajib memberi tanda atau rambu pada jalan yang rusak untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Artinya, ketika jalan rusak dibiarkan tanpa penanganan dan tanpa tanda peringatan yang memadai hingga menyebabkan korban jiwa, maka persoalan ini bukan lagi sekadar kelalaian teknis, melainkan menyangkut tanggung jawab moral dan hukum.

Selain itu, Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan juga menegaskan bahwa jalan memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat. Infrastruktur jalan bukan sekadar proyek pembangunan fisik, tetapi menyangkut hak dasar masyarakat untuk mendapatkan akses transportasi yang aman dan layak.

Lalu di mana letak keberpihakan pemerintah terhadap keselamatan rakyat?

Sebagai Ketua DPD JPKP Tulang Bawang Barat, saya memandang bahwa kritik masyarakat tidak boleh dianggap sebagai serangan politik atau upaya menjatuhkan pemerintah. Kritik adalah alarm sosial. Kritik muncul karena masyarakat masih berharap ada perubahan.

Pemerintah daerah seharusnya tidak alergi terhadap suara rakyat. Justru momentum ini harus menjadi bahan evaluasi besar bahwa pembangunan bukan sekadar seremoni, bukan sekadar baliho pencitraan, dan bukan sekadar laporan angka-angka di atas kertas.

Pembangunan harus hadir dalam bentuk nyata yang bisa dirasakan masyarakat.

Sebab bagi rakyat kecil, keberhasilan pembangunan bukan diukur dari pidato pejabat atau unggahan media sosial pemerintah, melainkan dari jalan yang aman dilalui, fasilitas yang layak digunakan, dan rasa aman ketika keluar rumah.

Hari ini masyarakat Tubaba tidak sedang meminta sesuatu yang mewah. Mereka hanya ingin jalan yang layak dan keselamatan yang dijamin.

Karena nyawa manusia seharusnya tidak kalah murah dibanding janji politik.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Pariaman Tinjau Lokasi Kebakaran di Jawi-Jawi I, Pastikan Bantuan untuk Korban

    Wali Kota Pariaman Tinjau Lokasi Kebakaran di Jawi-Jawi I, Pastikan Bantuan untuk Korban

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pariaman, Warta Edukasi – Wali Kota Pariaman, Yota Balad, bersama Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Afrizal Azhar, serta Ketua TP-PKK Kota Pariaman, Yosneli Balad, meninjau langsung lokasi kebakaran yang menghanguskan sejumlah rumah di Kelurahan Jawi-Jawi I, Kecamatan Pariaman Tengah, Minggu (7/6/2026). Dalam kunjungannya, Wali Kota Pariaman menyampaikan rasa duka dan keprihatinan […]

  • 15 Personel Diterjunkan, Polsek Gunung Agung Amankan Grasstrack Championship 2026 di Tubaba

    15 Personel Diterjunkan, Polsek Gunung Agung Amankan Grasstrack Championship 2026 di Tubaba

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi.com — Kepolisian Sektor Gunung Agung, Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba), melaksanakan pengamanan Kejuaraan Grasstrack Championship Motorace 2026 yang digelar di Sirkuit Taman Terang Sakti, Kecamatan Gunung Terang, Minggu (15/2/2026). Ajang balap bergengsi yang berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu (14–15 Februari 2026), tersebut mendapat pengamanan ketat dari jajaran Polsek Gunung Agung bersama […]

  • Dugaan Ijazah Tak Sah: Ujian Serius bagi Marwah DPRD Tubaba

    Dugaan Ijazah Tak Sah: Ujian Serius bagi Marwah DPRD Tubaba

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Oleh: Kang WeHa Tubaba, Warta Edukasi.Com Suatu pagi di Tulang Bawang Barat, seorang warga duduk di warung kopi kecil di sudut kampung. Ia membaca kabar tentang dugaan ijazah tak sah yang menyeret nama seorang anggota legislatif. Ia tidak berbicara keras. Ia hanya terdiam, lalu berkata pelan, “Kalau dari awal saja sudah dipertanyakan, bagaimana dengan yang […]

  • Paripurna Sepi, Komitmen Ikut Absen?

    Paripurna Sepi, Komitmen Ikut Absen?

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Wawan Hidayat, Ketua DPD Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Tubaba Tulang Bawang Barat baru saja merayakan hari jadinya. Sebuah momentum yang seharusnya tidak sekadar dirayakan dengan seremoni, tetapi juga direnungkan dengan kesadaran penuh: tentang perjalanan, capaian, dan tentu saja, tanggung jawab yang belum tuntas. Namun, apa yang tampak di ruang Rapat Paripurna Istimewa DPRD […]

  • Rokok Ilegal: Api Dalam Sekam yang Dibiarkan Membakar Negeri

    Rokok Ilegal: Api Dalam Sekam yang Dibiarkan Membakar Negeri

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Rokok Ilegal: Api Dalam Sekam yang Dibiarkan Membakar Negeri Oleh: Kang WeHa Peredaran rokok ilegal di negeri ini bukan lagi sekadar pelanggaran hukum—ini adalah bentuk pengkhianatan terang-terangan terhadap negara. Di saat pemerintah berupaya menambal kebocoran anggaran dan mendorong pembangunan dari berbagai sektor, justru ada “industri bayangan” yang dengan santainya menggerogoti pendapatan negara tanpa rasa bersalah. […]

  • Veda Ega Pratama tampil sensasional dengan finis posisi kedua pada sesi practice Moto3 Hungaria 2026. Performa pembalap Honda Team Asia itu bahkan mendapat sorotan khusus dari media Jerman, Speedweek.

    Veda Ega Pratama Bikin Media Eropa Terpukau, Langsung Lolos Q2 Moto3 Hungaria 2026

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BALATON PARK, Warta Edukasi – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menunjukkan kualitasnya di ajang Moto3 2026. Pada sesi practice Moto3 Hungaria yang berlangsung di Sirkuit Balaton Park, Jumat (5/6/2026), Veda tampil impresif dengan menempati posisi kedua sekaligus memastikan tiket langsung ke sesi kualifikasi kedua (Q2). Rider Honda Team Asia tersebut mencatatkan waktu 1 […]

expand_less