Breaking News
light_mode

TKW Asal Cianjur Dipulangkan Usai Viral Bersimbah Darah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
  • print Cetak

Cianjur, WARTA EDUKASI TKW Asal Cianjur Dipulangkan Usai Viral Bersimbah Darah setelah pemerintah menyelesaikan berbagai kendala administrasi dan memperkuat koordinasi dengan sejumlah pihak.

Ai Juariah (43), pekerja migran Indonesia (PMI) asal Babakan Turuy, Desa Sukawangi, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, akhirnya kembali ke Tanah Air usai videonya viral di media sosial saat meminta pertolongan dalam kondisi bersimbah darah di Libya.

Pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Cianjur, dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Libya bekerja sama untuk mempercepat proses kepulangan Ai.

Sebelumnya, persoalan administrasi serta situasi politik Libya yang masih mengalami dualisme pemerintahan sempat menghambat proses tersebut.

Namun, seluruh pihak terus berkoordinasi hingga semua persyaratan berhasil diselesaikan.

Pemerintah Selesaikan Kendala Administrasi

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur, Hero Laksono, menjelaskan bahwa Ai Juariah dijadwalkan kembali ke Indonesia setelah seluruh proses administrasi selesai.

“Betul, Ai Juariah (43), TKW asal Babakan Turuy, Desa Sukawangi, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur akan dipulangkan besok (Minggu) dan diperkirakan tiba di Cianjur pada Senin (13/7),” kata Hero kepada kumparan, Sabtu (11/7).

Hero menjelaskan pemerintah berhasil menyelesaikan berbagai kendala administrasi, termasuk persoalan denda yang sebelumnya menjadi hambatan.

Selain itu, negosiasi dengan pihak agensi membuahkan hasil sehingga Ai dapat pulang tanpa harus menanggung biaya tambahan.

KBRI Berperan dalam Proses Kepulangan

Hero menegaskan keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai instansi, terutama KBRI di Libya yang terus mendampingi dan mengawal proses kepulangan Ai hingga selesai.

“Denda dan proses administrasi yang terkendala konflik dualisme pemerintahan bisa diselesaikan. Setelah negosiasi panjang, akhirnya dari agensi membiarkan Ai untuk pulang. Jadi tidak perlu bayar denda. Tiket pesawat pun dibelikan. Ini tidak lepas dari peran berbagai instansi, terlebih KBRI kita di Libya,” ujarnya.

Dugaan TPPO Akan Didalami

Setelah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Ai akan beristirahat terlebih dahulu di Jakarta sebelum melanjutkan perjalanan menuju Cianjur pada Senin (13/7).

Selanjutnya, penyidik Polres Cianjur akan meminta keterangan Ai terkait dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Polisi mendalami dugaan yang menyebabkan Ai berangkat dan bekerja secara ilegal di Libya.

Hero kemudian menjelaskan rencana pemeriksaan tersebut.

“Rencananya sebelum ke rumah, dibawa dulu ke Mapolres Cianjur untuk memberikan keterangan terkait dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dialaminya hingga membuatnya bekerja di Libya sebagai PMI ilegal,” kata Hero.

Proses Kepulangan Berjalan Hingga Tuntas

Sebelumnya, KBRI di Tripoli memberikan perlindungan dan pendampingan kepada Ai selama menunggu penyelesaian dokumen.

Meski situasi politik Libya sempat memperlambat proses administrasi, pemerintah akhirnya merampungkan seluruh persyaratan.

Dengan demikian, Ai dapat kembali ke Indonesia dan berkumpul bersama keluarganya di Kabupaten Cianjur.

RED | WARTA EDUKASI 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SECANGKIR KOPI TANPA GULA

    SECANGKIR KOPI TANPA GULA

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SECANGKIR KOPI TANPA GULA Di sudut utara Kabupaten Tulang Bawang Barat, tepatnya di Kecamatan Tumijajar, Kelurahan Dayamurni, hamparan sawah membentang luas hingga menepi ke kabut pagi. Udara dingin masih menggantung di sela pohon singkong dan batang padi yang mulai menguning. Suara jangkrik yang belum benar-benar tidur bercampur dengan cicak di dinding rumah kayu tua, menciptakan […]

  • Rupiah Tembus Rp17.700 per Dolar AS, Kelas Menengah Mulai Terjepit: Ancaman Krisis Sosial Mengintai

    Rupiah Tembus Rp17.700 per Dolar AS, Kelas Menengah Mulai Terjepit: Ancaman Krisis Sosial Mengintai

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, WARTA EDUKASI – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali memicu kekhawatiran. Pada perdagangan awal pekan, Senin (18/5/2026), rupiah bergerak di kisaran Rp17.590 hingga Rp17.660 per dolar AS. Tekanan berlanjut pada Selasa (19/5/2026), ketika nilai tukar menyentuh sekitar Rp17.725 per dolar AS. Melemahnya rupiah bukan hanya menjadi persoalan pasar keuangan, tetapi mulai […]

  • Somasi Diabaikan, HGU Sudah Habis! Ratusan Warga Buay Bulan Bersatu Beri Peringatan Terakhir Ke PTPN 1 Regional 7

    Somasi Diabaikan, HGU Sudah Habis! Ratusan Warga Buay Bulan Bersatu Beri Peringatan Terakhir Ke PTPN 1 Regional 7

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat-Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Forum Buay Bulan Bersatu, Kecamatan Tulangbawang Udik (TBU), Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, kembali turun ke lapangan sebagai tindak lanjut perjuangan mereka terkait persoalan lahan dengan PTPN I Regional 7 Unit Usaha Bunga Mayang, Sabtu (1/8/2026). Aksi tersebut dipimpin Ketua Umum Forum Buay Bulan Bersatu, Idham, didampingi Humas […]

  • Dorong Generasi Muda Melek Politik, PKB Gelar Sekolah Kader Perubahan di Tanjung Sari

    Dorong Generasi Muda Melek Politik, PKB Gelar Sekolah Kader Perubahan di Tanjung Sari

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, Warta Edukasi.Com – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lampung Selatan menggelar Sekolah Kader Perubahan PKB di Desa Kertosari, Kecamatan Tanjungsari, pada Minggu (7/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 pemuda berusia 17 hingga 35 tahun dari berbagai desa di Kecamatan Tanjung Sari. Program ini bertujuan meningkatkan literasi politik generasi muda sekaligus mendorong keterlibatan mereka […]

  • Sepiring Nasi dan Waktu yang Hilang: Tafsir Kehidupan dari Pengajian Gus Baha

    Sepiring Nasi dan Waktu yang Hilang: Tafsir Kehidupan dari Pengajian Gus Baha

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh : Kang WeHa Wartaedukasi – Dalam sebuah pengajian yang disampaikan oleh ulama kharismatik KH. Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha, terselip perumpamaan sederhana namun menggelitik nalar. “Gajah itu makannya banyak sekali, tapi waktunya tidur ya tidur. Kamu mencari makan sepiring saja dibela-belain sampai tidak bisa tidur.” Sekilas, ungkapan ini terdengar ringan, […]

  • Ahmad Dhani–Maia Memanas Lagi, Sosok Ibunda Dhani Jadi Sorotan

    Ahmad Dhani–Maia Memanas Lagi, Sosok Ibunda Dhani Jadi Sorotan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, warta edukasi – Hubungan antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali menjadi perhatian publik usai rangkaian pernikahan El Rumi dengan Syifa Hadju. Perselisihan disebut bermula saat prosesi siraman dan akad nikah El Rumi. Ahmad Dhani mengungkapkan bahwa sang ibunda, Joyce Theresia Pamela Kohler, merasa tersinggung karena tidak mendapat sapaan dari Maia Estianty. Menurut Dhani, […]

expand_less