Breaking News
light_mode

Korban Kekerasan Seksual Merbau Mataram Melahirkan, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku 

  • account_circle arif
  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • print Cetak

Lampung Selatan, WARTA EDUKASI.COM – Keluarga korban melaporkan dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan. 

Anak korban, inisial M.Z.A., kini telah melahirkan setelah mengalami kehamilan akibat dugaan tindakan asusila pelaku, sementara pelaku, diduga seorang pria bernama Aji, hingga kini belum ditangkap.

Kronologi Kejadian

Peristiwa ini bermula pada 22 April 2025, ketika korban menghadiri acara ulang tahun teman sekolahnya.

Teman korban, Tika, menjemput korban dari rumahnya di Dusun Panglong, Desa Triharjo, Kecamatan Merbau Mataram.

Setelah acara selesai, Tika mengajak korban ke rumah pacarnya, Robbi, yang tidak jauh dari rumah Tika. Di rumah tersebut sudah ada beberapa orang, termasuk Aji, yang kemudian diduga melakukan kekerasan seksual terhadap korban.

Paman korban, Ari, menegaskan:

“Keponakan saya ditinggal sendirian dengan pelaku, dan peran Tika patut didalami karena sejak awal dia yang menjemput korban dan mengajak ke rumah Robbi,” ujar Ari selaku paman korban, kepada Media ini, Rabu (25/2/2026).

Korban mengaku tidak mengenal Aji sebelumnya dan baru bertemu malam itu. Dugaan tindakan kriminal tersebut mengakibatkan korban mengalami kehamilan dan trauma psikologis yang mendalam.

Laporan Polisi

Keluarga korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut melalui Laporan Polisi Nomor LP/B/I/I/2026/SPKT/Polres Lampung Selatan/Polda Lampung pada 3 Januari 2026.

Laporan awal dibuat oleh ayah korban, SR, di Polsek Merbau Mataram. Setelah itu, pihak kepolisian mengarahkan keluarga untuk melanjutkan laporan ke Polres Lampung Selatan, agar kasus bisa ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Paman korban menjelaskan, hingga kini belum ada tindakan tegas terhadap pelaku.

“Kami khawatir pelaku Aji melarikan diri sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk tes DNA,” ujar Ari.

Dampak Bagi Korban

Akibat peristiwa ini, korban harus menunda sekolah sementara untuk masa pemulihan pasca persalinan. Trauma psikologis dan gangguan pendidikan menjadi beban besar bagi anak dan keluarga.

Desakan Publik dan Perhatian Pemerintah

Kasus ini mendapat perhatian publik karena menyangkut perlindungan anak dan penegakan hukum.

Keluarga korban berharap Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama dan aparat penegak hukum segera memberikan perhatian serius, sehingga pelaku Aji ditangkap dan diadili sesuai hukum.

“Anak kami sudah cukup menderita. Kami berharap pihak berwenang segera mengambil langkah konkret agar keadilan ditegakkan,” tambah Ari.

Status Hukum Saat Ini

Menurut keterangan keluarga, kasus masih dalam proses penyelidikan di Polres Lampung Selatan, dan pelaku Aji diduga telah melarikan diri setelah mengetahui laporan polisi.

Penyidik diharapkan segera melakukan penahanan dan pemeriksaan bukti, termasuk tes DNA bayi yang lahir dari korban, untuk memperkuat proses hukum.

Kasus ini menekankan perlunya perlindungan hukum cepat bagi anak korban kekerasan seksual, dukungan psikologis yang tepat, dan perhatian publik agar pelaku tidak lolos dari jeratan hukum. Anak-anak harus dijaga dan diberi kesempatan untuk pulih secara fisik, mental, dan pendidikan.

  • Penulis: arif

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rehabilitasi PAUD Tunas Bangsa Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Material Dinilai Tak Sesuai RAB

    Rehabilitasi PAUD Tunas Bangsa Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Material Dinilai Tak Sesuai RAB

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TULANG BAWAH BARAT — Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 di PAUD Tunas Bangsa, Tiyuh Panaragan Jaya Utama, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, kini disorot. Proyek rehabilitasi yang menelan anggaran Rp196.881.000 bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 ini diduga dikerjakan asal jadi dan menggunakan material yang tidak memenuhi standar serta tidak sesuai […]

  • Polisi Klarifikasi Video Viral Polsek Bumi Waras, Bantah Tudingan Tolak Laporan

    Polisi Klarifikasi Video Viral di Polsek Bumi Waras, Bantah Tudingan Tolak Laporan dan Pembiaran Penganiayaan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG, WARTAEDUKASI – Video yang memperlihatkan suasana di Polsek Bumi Waras, Bandar Lampung, dan beredar luas di media sosial dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian publik. Dalam video tersebut muncul tudingan adanya penolakan laporan polisi serta dugaan pembiaran terhadap tindakan penganiayaan. Menanggapi hal itu, Kanit Reskrim Polsek Bumi Waras, Ipda Muhammad Iqbal, memberikan klarifikasi […]

  • Riana Sari Yakin Arinal Tak Terima Dana PI, Tantang Pembuktian di Pengadilan

    Riana Sari Yakin Arinal Tak Terima Dana PI, Tantang Pembuktian di Pengadilan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung,warta edukasi — Istri mantan Gubernur Lampung, Riana Sari, menantang pembuktian dugaan aliran dana korupsi di pengadilan setelah Arinal Djunaidi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana participating interest (PI). Riana menyatakan keyakinannya bahwa tuduhan aliran dana kepada suaminya tidak benar dan harus dibuktikan secara objektif di persidangan. Tegaskan Tak Ada Dana Masuk ke […]

  • Wartawan Tulang Bawang Diduga Jadi Sasaran Dugaan Pembunuhan

    Wartawan Tulang Bawang Diduga Jadi Sasaran Dugaan Pembunuhan

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Wartawan Tulang Bawang Laporkan Dugaan Serangan ke Polisi TULANG BAWANG, WARTA EDUKASI — Wartawan Tulang Bawang melaporkan dugaan aksi pengejaran, ancaman, penganiayaan, dan perusakan kendaraan yang terjadi di wilayah Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Akifullah, wartawan GarudaTV, melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian Resor Tulang Bawang pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 01.25 WIB. Polisi […]

  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan penjelasan mengenai transfer ke daerah dan respons pemerintah terhadap keluhan anggaran pembayaran gaji PPPK tahun 2026.

    Purbaya Respons Keluhan Daerah Soal Gaji PPPK, Koordinasi Pusat dan Daerah Dinilai Penting

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Red WE
    • 0Komentar

    Jakarta, Warta Edukasi – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons keluhan sejumlah kepala daerah yang mengaku mengalami keterbatasan anggaran untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hingga akhir tahun 2026. Menanggapi persoalan tersebut, Purbaya menyatakan pemerintah pusat akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) guna mencari solusi yang tepat bagi […]

  • Rupiah Hampir Sentuh Rp17.800 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: “Saya Stres”

    Rupiah Hampir Sentuh Rp17.800 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: “Saya Stres”

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Warta Edukasi – Nilai tukar rupiah tercatat hampir menyentuh level Rp17.800 per dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan pasar spot, Selasa (26/5/2026). Kondisi tersebut menjadi sorotan pelaku pasar valuta asing karena menunjukkan tekanan yang cukup kuat terhadap mata uang domestik. Berdasarkan data perdagangan, rupiah ditutup melemah 53 poin atau 0,29 persen ke level Rp17.796 […]

expand_less