Breaking News
light_mode

Santunan Ramadan Pramadji, Wujud Kepedulian Sosial dan Penguatan Ikatan di Tingkat Akar Rumput

  • account_circle arif
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • print Cetak

Lampung Selatan, WARTA EDUKASI.COM — Kegiatan santunan Ramadan yang digelar Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Pramadji Nadya Inggarjito, di Dusun Munggur, Desa Sindang Sari, Kecamatan Tanjung Bintang, Rabu (18/3/2026), tidak hanya menjadi agenda berbagi semata.

Lebih dari itu, kegiatan ini mencerminkan peran sosial wakil rakyat dalam membangun kedekatan dan solidaritas di tengah masyarakat.

Sebanyak 121 warga yang terdiri dari anak yatim dan lansia menerima santunan dalam kegiatan tersebut. Sejak sore hari, warga mulai berdatangan dan memenuhi halaman kediaman Pramadji.

Foto Ist: Suasana khusyuk saat ustadz Budi membaca doa. 

Suasana Ramadan yang hangat pun terasa kental, tidak hanya sebagai momen berbagi, tetapi juga sebagai ruang pertemuan sosial yang mempererat hubungan antarwarga.

Santunan Ramadan dan Kepedulian terhadap Kelompok Rentan

Kegiatan santunan yang menyasar anak yatim dan lansia menunjukkan perhatian terhadap kelompok masyarakat yang tergolong rentan.

Dalam konteks sosial pedesaan, kedua kelompok ini kerap menghadapi keterbatasan ekonomi maupun dukungan sosial, terutama di momentum tertentu seperti bulan Ramadan.

Foto Ist : Sesi pembagian binkisan untuk anak. Yatim setempat. 

Melalui kegiatan ini, bantuan yang diberikan memang bersifat langsung dan sederhana. Namun demikian, dampak yang dirasakan tidak hanya sebatas materi, melainkan juga menyentuh aspek psikologis penerima.

“Ramadan adalah waktu terbaik untuk berbagi. Semoga apa yang kami lakukan hari ini bisa sedikit meringankan beban dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat,” ujar Pramadji.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kegiatan santunan tidak hanya diposisikan sebagai rutinitas tahunan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian yang ingin terus dijaga.

Peran Wakil Rakyat dalam Pendekatan Sosial

Di sisi lain, kegiatan ini juga mencerminkan pendekatan sosial yang dilakukan oleh wakil rakyat di tingkat lokal.

Selain menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan, kehadiran anggota DPRD dalam kegiatan langsung di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan konstituen.

Foto Ist: Suasana kegiatan santunan. 

Interaksi yang terbangun dalam kegiatan semacam ini berperan penting dalam memperkuat hubungan emosional antara pemimpin dan masyarakat.

Kedekatan tersebut tidak hanya menciptakan rasa percaya, tetapi juga membuka ruang komunikasi yang lebih luas terkait kebutuhan dan aspirasi warga.

“Ini sejatinya adalah rezeki mereka yang dititipkan oleh Allah melalui saya, dan saya hanya perantara,” ungkap Pramadji.

Pernyataan ini sekaligus menunjukkan pendekatan personal yang mengedepankan nilai kerendahan hati dalam berinteraksi dengan masyarakat.

Dimensi Humanis dalam Kegiatan Sosial

Kegiatan santunan ini juga menghadirkan dimensi humanis melalui keterlibatan keluarga, khususnya Bunda Dwi.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pesan moral kepada anak-anak yatim agar tetap semangat dalam menempuh pendidikan meskipun berada dalam keterbatasan.

“Walaupun kalian tidak didampingi orang tua, kalian harus tetap semangat dalam belajar. Karena tanpa belajar, kita tidak akan bisa menjadi apa-apa,” ujar Ibunda dari Pramadji tersebut. 

Foto Ist: Sambutan Bunda Dwi. 

Pesan ini memperlihatkan bahwa kegiatan santunan tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan materi, tetapi juga memberikan motivasi dan penguatan mental bagi generasi muda.

Selain itu, sikap hormat yang ditunjukkan kepada para lansia turut memperkuat nilai sosial dalam kegiatan tersebut.

Hal ini mencerminkan budaya ketimuran yang menjunjung tinggi penghormatan kepada orang yang lebih tua.

Tantangan Keberlanjutan Program Sosial

Meskipun kegiatan santunan Ramadan memberikan dampak positif, tantangan utama yang kerap muncul adalah keberlanjutan program.

Kegiatan yang bersifat musiman berpotensi hanya memberikan efek jangka pendek apabila tidak diikuti dengan program berkelanjutan.

Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mengembangkan kegiatan sosial yang lebih terstruktur dan berkesinambungan.

Dengan demikian, manfaat yang dirasakan masyarakat tidak hanya terbatas pada momentum Ramadan, tetapi juga berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.

Pramadji pun menyampaikan harapannya agar kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang.

“Insyaallah kegiatan seperti ini akan terus kami upayakan. Karena kebersamaan dan kepedulian adalah kunci membangun masyarakat yang kuat,” ujarnya.

Memperkuat Solidaritas Sosial di Bulan Ramadan

Menjelang waktu berbuka, kegiatan ditutup dengan doa bersama. Warga perlahan meninggalkan lokasi dengan membawa bingkisan, sekaligus membawa pengalaman sosial yang hangat.

Dalam perspektif yang lebih luas, kegiatan santunan Ramadan seperti ini menjadi bagian dari upaya memperkuat solidaritas sosial di tingkat akar rumput.

Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai ibadah individual, tetapi juga sebagai momentum membangun kepedulian kolektif.

Dengan demikian, santunan Ramadan yang digelar di Dusun Munggur tidak sekadar menghadirkan 121 bingkisan, melainkan juga menumbuhkan nilai kebersamaan, empati, dan kepedulian yang menjadi fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat. (ARIF)

  • Penulis: arif

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragis! Kebakaran Hebat Meluluhlantakkan Pasar Mulyo Kencono, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

    Neraka Sore di Pasar Mulyo Kencono! 75 Persen Kios Hangus, Pedagang Menangis Histeris

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TULANG BAWANG BARAT – Kebakaran hebat melanda Pasar Mulyo Kencono pada Senin sore (2/6/2026). Kobaran api yang diduga berasal dari bagian tengah pasar dengan cepat membesar dan melahap deretan kios yang sebagian besar terbuat dari papan dan kayu. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api pertama kali terlihat muncul dari area tengah pasar sebelum […]

  • 325 Calon Jamaah Haji Tubaba Dilepas, 147 Jamaah Berangkat dalam Kloter 18

    325 Calon Jamaah Haji Tubaba Dilepas, 147 Jamaah Berangkat dalam Kloter 18

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, Wartaedukasi – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar prosesi pelepasan dan pemberangkatan calon jamaah haji tahun 1447 H/2026 M di Masjid Baitus Shobur Islamic Center, Rabu (6/5). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Wakil Bupati Tubaba Nadirsyah, unsur pimpinan DPRD, Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta perwakilan Kementerian Agama […]

  • Buay Bulan Bersatu Layangkan Somasi ke PTPN I Regional VII, Soroti Dugaan Belum Pernah Tersalurkannya Dana CSR

    Buay Bulan Bersatu Layangkan Somasi ke PTPN I Regional VII, Soroti Dugaan Belum Pernah Tersalurkannya Dana CSR

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TULANG BAWANG BARAT, WARTA EDUKASI – Forum Buay Bulan Bersatu secara resmi melayangkan surat somasi kepada PTPN I Regional VII Unit Usaha Bunga Mayang terkait dugaan tidak pernah tersalurkannya program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) kepada masyarakat adat di sekitar wilayah operasional perusahaan selama puluhan tahun. Surat somasi tersebut disampaikan melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) […]

  • Ketika Fatayat Kehilangan Cahaya: Rere Abyasa Mengenang Jejak Inspiratif Margaret

    Ketika Fatayat Kehilangan Cahaya: Rere Abyasa Mengenang Jejak Inspiratif Margaret

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Jakarta, WARTA EDUKASI.COM – Pagi itu terasa berbeda bagi kader Fatayat NU di berbagai daerah. Kabar wafatnya Ketua Umum Pengurus Pusat Fatayat NU, Hj. Margaret Aliyatul Maimunah, pada Minggu (1/3/2026), menyebar cepat dan menyisakan hening yang panjang. Bagi sebagian orang, kabar itu adalah berita duka organisasi. Namun bagi Rere Abyasa, Host Podcast Nongkrong Online NU […]

  • Pengeroyokan Lampung: Korban Minta Kapolda Helfi Assegaf Percepat Pengusutan Kasus Dugaan Pengeroyokan

    Pengeroyokan Lampung: Korban Minta Kapolda Helfi Assegaf Percepat Pengusutan Kasus Dugaan Pengeroyokan

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, wartaedukasi.com – Pengeroyokan Lampung menjadi sorotan publik setelah Kurnia Islami Firdaus, warga Jalan Untung Suropati, Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, meminta Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf mempercepat penanganan perkara yang dilaporkannya. Korban mengaku mengalami luka serius akibat dugaan pengeroyokan yang terjadi setelah dirinya meminta klarifikasi terkait dugaan pelecehan seksual terhadap istrinya. Perkara tersebut […]

  • Sejumlah DPRt Partai PSI Tubaba Resmi Terbentuk, Enjang Kusyono: Target 103 DPRt dalam 100 Hari Kerja

    Sejumlah DPRt Partai PSI Tubaba Resmi Terbentuk, Enjang Kusyono: Target 103 DPRt dalam 100 Hari Kerja

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat Warta Edukasi – Langkah nyata pembangunan struktur akar rumput Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kabupaten Tulang Bawang Barat resmi dimulai. Di bawah kepemimpinan Ketua DPD PSI Tubaba, Eko Sunarko, sejumlah Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) telah resmi terbentuk dan disahkan melalui Surat Keputusan, di antaranya DPRT Tiyuh Candra Mukti, sebagai salah satu yang […]

expand_less