Breaking News
light_mode
Beranda » Cerpen / Puisi » NEGERI YANG MENJUAL MALU

NEGERI YANG MENJUAL MALU

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • visibility 20
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NEGERI YANG MENJUAL MALU

Penulis : Kang WeHa

Di negeri ini,
korupsi disebut kekhilafan,
kemiskinan disebut kurang bersyukur,
dan kritik disebut ancaman ketertiban.

Kami diajari mencintai tanah air,
tapi tanah kami dijual meteran.
Hutan dibabat atas nama investasi,
lalu banjir disebut takdir Tuhan
yang “tidak bisa diprediksi.”

Di podium megah berpendingin ruangan,
mereka bicara tentang rakyat kecil—
seolah-olah kami ini dongeng
yang enak diceritakan
tanpa perlu didengar.

Hukum?
Ah, hukum itu seperti payung.
Terbuka saat hujan menyentuh yang lemah,
tertutup rapat saat badai
mendekati yang berkuasa.

Anak-anak belajar tentang kejujuran
di sekolah yang atapnya bocor,
sementara buku pelajaran moral
ditandatangani tangan
yang gemar menghapus jejak.

Kami diminta sabar.
Katanya sabar adalah kunci.
Tapi pintu kesejahteraan
ternyata sudah digembok
dari dalam.

Di negeri religius ini,
azan menggema,
ayat-ayat dibaca lantang,
tapi suara perut lapar
lebih sering dianggap gangguan teknis.

Mereka bangga pada angka-angka:
pertumbuhan, investasi, stabilitas.
Kami bangga pada apa?
Pada kemampuan bertahan
tanpa kepastian.

Dan ketika rakyat bersuara,
mereka bilang:
“Jangan memecah belah.”

Padahal yang terbelah
bukan persatuan—
melainkan jarak
antara pidato dan kenyataan.

Negeri ini tidak kekurangan pemimpin.
Ia hanya kekurangan malu.

Tapi tenang saja—
selama kamera masih menyala,
semua tampak baik-baik saja.
Sampai suatu hari
yang lapar tak lagi bisa disuruh diam.

Dan saat itu tiba,
ironi tak lagi jadi puisi—
ia berubah menjadi kenyataan
yang tak bisa disensor.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyambut Ramadhan: Bulan Pembongkaran Diri, Bukan Sekadar Menahan Lapar

    Menyambut Ramadhan: Bulan Pembongkaran Diri, Bukan Sekadar Menahan Lapar

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Oleh : Majelis Sholawat Nariyah Tubaba Ramadhan selalu datang dengan suasana yang khas. Masjid mulai ramai, spanduk ucapan marak terpasang, dan ucapan “Marhaban ya Ramadhan” berseliweran di berbagai ruang. Namun pertanyaannya, sudahkah kita benar-benar memahami apa yang sedang kita sambut? Banyak orang memaknai Ramadhan sebatas bulan menahan lapar dan dahaga. Padahal Al-Qur’an telah menegaskan tujuan […]

  • Ketika Fatayat Kehilangan Cahaya: Rere Abyasa Mengenang Jejak Inspiratif Margaret

    Ketika Fatayat Kehilangan Cahaya: Rere Abyasa Mengenang Jejak Inspiratif Margaret

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle arif
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakarta, WARTA EDUKASI.COM – Pagi itu terasa berbeda bagi kader Fatayat NU di berbagai daerah. Kabar wafatnya Ketua Umum Pengurus Pusat Fatayat NU, Hj. Margaret Aliyatul Maimunah, pada Minggu (1/3/2026), menyebar cepat dan menyisakan hening yang panjang. Bagi sebagian orang, kabar itu adalah berita duka organisasi. Namun bagi Rere Abyasa, Host Podcast Nongkrong Online NU […]

  • Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakarta, wartaedukasi.com – Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut diumumkan setelah pelaksanaan sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Sidang isbat berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026), dan dipimpin langsung oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar. Dalam konferensi pers seusai sidang, Menag menyampaikan […]

  • Ramadan 1447 H, Wawan Hidayat Ajak Perkuat Integritas

    Ramadan 1447 H, Wawan Hidayat Ajak Perkuat Integritas

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle arif
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Momentum Ramadan Perkuat Spiritualitas dan Jurnalistik Tubaba, Warta Edukasi.Com–Ramadan 1447 Hijriyah menjadi momentum refleksi bagi umat Muslim, termasuk insan pers. Pimpinan Redaksi Warta Edukasi.Com, Wawan Hidayat, menyampaikan ucapan selamat sekaligus ajakan memperkuat spiritualitas dan integritas jurnalistik,Selasa (24/2/2026). Ia menyampaikan pernyataan tersebut langsung di kantornya. Karena itu, ia berharap masyarakat menyambut bulan suci dengan semangat perbaikan […]

  • Kapolres Tubaba Gelar Buka Bersama OKP PMII dan Santuni Anak Yatim Piatu

    Kapolres Tubaba Gelar Buka Bersama OKP PMII dan Santuni Anak Yatim Piatu

    • calendar_month 8 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi.com — Dalam upaya mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat di bulan suci Ramadhan, Kapolres Tulang Bawang Barat, AKBP Sendi Antoni S.I.K., M.I.K., menggelar kegiatan buka puasa bersama Organisasi Kepemudaan (OKP) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tubaba sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim piatu. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Kapolres, Mapolres […]

  • Daswati: Menelusuri Jejak Sejarah Lahirnya Provinsi Lampung

    Daswati: Menelusuri Jejak Sejarah Lahirnya Provinsi Lampung

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Bangunan Daswati Menjadi Saksi Bisu Perjuangan Rakyat Lampung Bandar Lampung,Warta Edukasi – Rumah Daswati merupakan bangunan paling bersejarah yang menandai titik awal berdirinya Provinsi Lampung secara administratif di Indonesia. Rumah yang berlokasi di Jalan Dahlia, Enggal, Kota Bandar Lampung ini menjadi pusat koordinasi para tokoh daerah pada tahun 1963. Saat itu, para pejuang lokal menggunakan […]

expand_less