Breaking News
light_mode

JMSI Lampung Soroti Tim Media Gubernur dan Pembatasan Pers

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

JMSI Lampung Minta Penjelasan soal Pembatasan Peliputan

BANDAR LAMPUNG,Warta Edukasi – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung menyoroti dugaan pembatasan peliputan wartawan dalam kegiatan Gubernur Lampung. Ketua JMSI Lampung, Ahmad Novriwan, meminta Pemerintah Provinsi Lampung menjelaskan keberadaan, tugas, fungsi, dan mekanisme pertanggungjawaban Tim Media Gubernur Lampung.

Novriwan Pertanyakan Tugas Tim Media Gubernur

Novriwan menegaskan, kerja jurnalistik mendapat perlindungan undang-undang. Karena itu, ia menilai pelarangan atau intimidasi terhadap wartawan yang menjalankan tugas sesuai ketentuan hukum tidak semestinya terjadi.

“Informasi yang kami terima bahwa Tim Media Gubernur memberikan pembatasan dan larangan peliputan bagi wartawan yang akan meliput kegiatan gubernur, padahal kegiatan tersebut digelar di tempat umum. Ini tentu sangat disayangkan. Agar semuanya baik, saya pikir tahan diri agar selesai dengan baik,” kata Novriwan, Minggu, 11 Oktober 2026.

Selanjutnya, Novriwan meminta Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya Gubernur Lampung, memberikan penjelasan terbuka mengenai keberadaan tim tersebut. Ia juga mempertanyakan pembagian tugas Tim Media Gubernur dengan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik).

“Saya ingin menanyakan apakah betul ada tim media di bawah gubernur? Sementara ada Kominfotik. Kalau memang ada, tolong jelaskan tugasnya apa? Ini perlu dijelaskan secara terbuka. Kalau ada tim media gubernur, pasti ada turunannya. Pertanggungjawabannya seperti apa?” ujarnya.

Novriwan Soroti Dugaan Keterlibatan Dina Puspa

Selain mempertanyakan fungsi tim media, Novriwan menyoroti dugaan keterlibatan Dina Puspa yang disebut sebagai bagian dari Tim Media Gubernur Lampung.

Menurut Novriwan, petugas yang mendampingi kepala daerah perlu memahami kerja jurnalistik dan menghormati tugas wartawan. Ia juga menyinggung latar belakang Dina Puspa yang disebut pernah bekerja sebagai jurnalis.

“Kalau memang benar Dina tim media gubernur, seharusnya tidak menunjukkan sikap yang arogan dan bisa memahami psikologi seorang wartawan,” kata Novriwan, yang akrab disapa Anov.

Ia kemudian mengingatkan bahwa pengalaman sebagai jurnalis semestinya membantu seseorang memahami kebutuhan wartawan ketika mencari informasi dan meliput kegiatan pejabat publik.

“Dina kan masih wartawan, kan? Beliau pernah di Radar, toh? Seharusnya dia memahami tugas wartawan dan memahami psikologinya. Masa gitu saja harus diajari,” ujarnya.

JMSI Lampung Minta Garuda TV Jelaskan Pemberhentian Wartawan

Di sisi lain, Novriwan turut menyoroti pemberhentian Aza, salah satu wartawan Garuda TV. Persoalan tersebut menarik perhatian kalangan pers dan, menurut Novriwan, memerlukan penjelasan agar publik memperoleh gambaran yang jelas.

“Ini juga mesti dibuka agar tidak terkesan bahwa ada yang dizalimi dan ada yang menzalimi. Saya berharap pihak Garuda TV bisa memberikan keterangan dan menempatkan semua sesuai koridor masing-masing,” katanya.

Novriwan mengakui bahwa perusahaan media memiliki kebijakan internal terkait kepegawaian. Namun, ia menilai pihak terkait perlu memberikan penjelasan yang memadai apabila keputusan pemberhentian berkaitan dengan pelaksanaan tugas jurnalistik atau muncul di tengah polemik peliputan.

Penjelasan Para Pihak Masih Diperlukan

Polemik ini mencakup dua persoalan berbeda. Pertama, dugaan pembatasan peliputan wartawan oleh Tim Media Gubernur Lampung. Kedua, keputusan internal Garuda TV terkait pemberhentian Aza.

Hingga berita ini disusun, redaksi masih memerlukan penjelasan dari pihak-pihak yang disebut dalam pernyataan Novriwan untuk melengkapi informasi dan memberikan gambaran yang utuh.

Karena itu, keterbukaan mengenai tugas dan fungsi Tim Media Gubernur, mekanisme peliputan kegiatan kepala daerah, serta alasan pemberhentian wartawan Garuda TV menjadi penting. Penjelasan tersebut dapat membantu publik memahami duduk perkara sekaligus menjaga hubungan pemerintah dan insan pers sesuai prinsip kebebasan pers.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Begal Punya HAM, Rakyat Juga Punya Hak Hidup: Memahami Pernyataan Pigai dan Ketegasan Kapolda Lampung

    Begal Punya HAM, Tetapi Rakyat Juga Punya Hak Hidup

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Opini Publik Oleh: Wawan Hidayat Indonesia kembali dihadapkan pada perdebatan klasik antara penegakan hak asasi manusia dan kebutuhan menjaga keamanan masyarakat. Perdebatan itu mengemuka setelah Menteri HAM, Natalius Pigai, menyatakan bahwa pelaku begal tidak boleh ditembak mati tanpa melalui proses hukum. Di sisi lain, Kapolda Lampung, Helfi Assegaf, menginstruksikan jajarannya untuk menindak tegas dan menembak […]

  • Panlok Muktamar NU Klarifikasi Dugaan Pemukulan Pengurus Kaltara

    Panlok Muktamar NU Klarifikasi Dugaan Pemukulan Pengurus Kaltara

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Panitia Tegaskan Insiden Terjadi di Luar Area Resmi Muktamar NU ke-35 JOMBANG, Warta Edukasi — Panitia Lokal (Panlok) dan tim pengamanan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) memberikan klarifikasi terkait dugaan pemukulan yang melibatkan jajaran pengurus PWNU dan PCNU asal Kalimantan Utara (Kaltara). Dugaan insiden tersebut disebut terjadi di luar area resmi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU […]

  • Ketua Pembina Yayasan Madani Lepas Siswa SMP IT, Pesan Ahlak dan Ibadah Jadi Sorotan

    Ketua Pembina Yayasan Madani Lepas Siswa SMP IT, Pesan Ahlak dan Ibadah Jadi Sorotan

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, Warta Edukasi, 21 Mei 2026 — Ketua Pembina Yayasan Madani Tulang Bawang Barat menyampaikan pesan motivasi kepada para siswa Kelas IX SMP IT Madani Angkatan ke-5 dalam acara pelepasan yang digelar di Gedung SMP IT Madani Tulang Bawang Barat, Kamis (21/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Pengawas Pembina SMP IT Madani, H. Wahidin, M.Pd., […]

  • Polsek Tumijajar Amankan Ibadah Minggu dan Gelar “Minggu Kasih” di Gereja Pantekosta Daya Murni

    Polsek Tumijajar Amankan Ibadah Minggu dan Gelar “Minggu Kasih” di Gereja Pantekosta Daya Murni

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, warta edukasi — Kepolisian Sektor (Polsek) Tumijajar, Polres Tulang Bawang Barat, melaksanakan pengamanan ibadah rutin hari Minggu sekaligus menggelar kegiatan “Minggu Kasih” di Gereja Pantekosta, Kelurahan Daya Murni, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Minggu (10/5/2026). Kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi […]

  • Jalan Rusak dan Janji yang Ikut Berlubang

    Jalan Rusak dan Janji yang Ikut Berlubang

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Wawan Hidayat Ketua DPD JPKP Tulang Bawang Barat Kecelakaan maut di ruas jalan Panaragan Jaya, Kabupaten Tulang Bawang Barat, kembali membuka luka lama yang sebenarnya tak pernah benar-benar sembuh: jalan rusak yang dibiarkan terlalu lama seolah menjadi bagian biasa dari kehidupan masyarakat. Ironisnya, persoalan ini bukan hal baru. Jalan berlubang, aspal mengelupas, dan genangan […]

  • “Janji yang Tumbuh di Panggung”

    “Janji yang Tumbuh di Panggung”

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sajak Paduka Raja Oleh : Kang WeHa “Janji yang Tumbuh di Panggung” Di panggung kampanyekata-kata tumbuh seperti bunga musim hujan,subur, harum, dan penuh warna.Visi ditanam seperti pohon harapan,misi digantung di langit balihosetinggi tiang listrik kota. Rakyat menadah telinga,seperti tanah kering menunggu hujan.Setiap kalimat adalah embun,setiap janji adalah matahari pagiyang katanya tak akan pernah tenggelam. “Perubahan,” […]

expand_less