Presiden Prabowo Gelar Diskusi Strategis Bersama Jurnalis dan Pakar di Hambalang
- account_circle Redaksi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Jakarta, Warta Edukasi – Presiden RI Prabowo Subianto menggelar diskusi strategis bersama sejumlah jurnalis senior, pengamat, dan pakar dari berbagai bidang di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pertemuan yang berlangsung pada Selasa malam (17/3/2026) hingga Rabu dini hari tersebut menjadi forum dialog mendalam untuk membahas isu-isu terkini, termasuk dinamika geopolitik global dan arah kebijakan strategis dalam negeri.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Angga Raka Prabowo, menjelaskan bahwa diskusi ini berlangsung selama lebih dari enam jam, mulai pukul 19.00 hingga 01.30 WIB.
“Presiden melangsungkan diskusi dan wawancara bersama sejumlah jurnalis, pengamat, dan pakar mengenai isu-isu terkini guna merespons dinamika geopolitik global dan perkembangan kebijakan strategis dalam negeri,” ujar Angga.
Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang pertukaran gagasan yang konstruktif sekaligus wadah bagi pemerintah untuk menjawab berbagai pertanyaan penting yang berkembang di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Angga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam membangun optimisme nasional serta mendukung percepatan transformasi bangsa.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo Subianto juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan seluruh elemen bangsa.
“Presiden berkomitmen penuh untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun negeri,” katanya.
Hadirkan Tokoh Media dan Pakar
Diskusi yang dikemas dalam format meja bundar ini menghadirkan sejumlah tokoh nasional dari berbagai latar belakang. Presiden tampak duduk diapit oleh jurnalis senior Retno Pinasti dan Hasan Nasbi.
Selain itu, turut hadir ekonom dan akademisi Muhammad Chatib Basri, jurnalis sekaligus pendiri Narasi Najwa Shihab, pengamat politik Rizal Mallarangeng, serta pengusaha dan kreator konten Mardigu Wowiek Prasantyo.
Kehadiran para tokoh tersebut mencerminkan upaya pemerintah untuk menyerap perspektif yang beragam dalam merumuskan kebijakan publik yang adaptif dan responsif.
Dorong Dialog Terbuka dan Partisipatif
Melalui forum ini, pemerintah berharap dapat membangun komunikasi yang lebih terbuka dan partisipatif dengan berbagai kalangan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap arah kebijakan nasional.
Diskusi ini juga menjadi sinyal bahwa pemerintah membuka ruang dialog yang inklusif dalam menghadapi tantangan global maupun domestik ke depan.(Red)
- Penulis: Redaksi


