Breaking News
light_mode

Aktivitas Krakatau Meningkat, Badan Geologi Ingatkan Bahaya!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 30 menit yang lalu
  • print Cetak

Aktivitas Krakatau Meningkat, Erupsi Terjadi Berulang

Aktivitas Krakatau, khususnya Gunung Anak Krakatau, meningkat dibandingkan periode sebelumnya. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat erupsi berulang yang berlangsung secara terus-menerus.

Suplai Magma dan Gas Masih Berlangsung

Ketua Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, menjelaskan bahwa kondisi tersebut menunjukkan suplai magma dan gas masih berlangsung di dalam tubuh gunung api.

Namun, frekuensi erupsi yang meningkat tidak serta-merta menunjukkan potensi erupsi yang lebih besar. Badan Geologi terus mengevaluasi perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau berdasarkan seluruh data pemantauan. ( 06/09/2026 )

“Erupsi yang sering tidak otomatis berarti akan terjadi erupsi yang lebih besar. Di mana Badan Geologi tentunya akan terus mengevaluasi perkembangan aktivitas berdasarkan seluruh data pemantauan, bukan hanya berdasarkan jumlah atau tinggi kolom erupsi.”

Material Pijar Menjadi Bahaya Utama

Saat ini, Badan Geologi mengingatkan sejumlah potensi bahaya di sekitar Gunung Anak Krakatau. Bahaya tersebut mencakup lontaran material pijar, batuan vulkanik, abu vulkanik, serta gas vulkanik dengan konsentrasi tinggi.

Selain itu, aktivitas erupsi juga berpotensi menghasilkan aliran material di sekitar kawah dan tubuh Gunung Anak Krakatau.

“Bahaya yang paling memang perlu diwaspadai saat ini adalah lontaran materi pijar, begitu, dan juga batuan vulkanik, serta abu vulkanik, gas vulkanik berkonsentrasi tinggi, serta kemungkinan aliran material erupsi di sekitar kawah dan tubuh Gunung Anak Krakatau.”

Lontaran Material Ancam Keselamatan

Lontaran material vulkanik dapat merusak berbagai peralatan yang berada dekat dengan pusat aktivitas. Karena itu, masyarakat maupun pihak lain perlu menghindari zona terlarang di sekitar pusat erupsi.

“Lontaran material ini dapat merusak peralatan yang berada dekat dengan pusat aktivitas dan membahayakan siapa pun yang masuk zona terlarang.”

Gempa Vulkanik Masih Terjadi

Badan Geologi juga mencatat aktivitas kegempaan yang masih berlangsung di Gunung Anak Krakatau. Pemantauan menunjukkan kemunculan gempa frekuensi rendah, gempa hibrid, gempa harmonik, serta tremor.

Kondisi tersebut menunjukkan adanya pergerakan atau pelepasan fluida vulkanik dalam sistem gunung api.

“Aktivitas berpotensi berfluktuasi dan meningkat ini karena gempa frekuensi rendah dan juga hibrid, harmonik, serta tremor masih terekam. Sehingga jenis kegempaan tersebut menunjukkan pergerakan atau pelepasan fluida vulkanik dalam sistem gunung api.”

Waktu dan Bentuk Erupsi Belum Dapat Dipastikan

Meski berbagai parameter menunjukkan aktivitas vulkanik yang masih berlangsung, Badan Geologi belum dapat memastikan secara tepat waktu, besar, maupun bentuk erupsi berikutnya.

“Meskipun demikian, waktu besar dan bentuk erupsi berikutnya tidak dapat dipastikan secara tepat. Karena itu, evaluasi dilakukan secara berkelanjutan berdasarkan perubahan seluruh parameter pemantauan.”

Badan Geologi terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap perkembangan Gunung Anak Krakatau. Evaluasi tersebut mencakup seluruh parameter aktivitas gunung api untuk melihat setiap perubahan yang terjadi.

Masyarakat dan seluruh pihak yang beraktivitas di sekitar Gunung Anak Krakatau perlu mengikuti informasi serta rekomendasi resmi Badan Geologi dan menghindari zona yang masuk wilayah terlarang. ( RED )

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPP KP KUM-HAM Surati DPR RI Komisi III dan Kapolri, Soroti Penanganan Kasus Riswan Mura

    DPP KP KUM-HAM Surati DPR RI Komisi III dan Kapolri, Soroti Penanganan Kasus Riswan Mura

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung, wartaedukasi – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KP KUM-HAM resmi menyurati DPR RI Komisi III dan Kepolisian Negara Republik Indonesia terkait dugaan lambannya penanganan laporan polisi atas nama Riswan Mura. Selain itu, muncul kejanggalan karena Riswan yang mengaku sebagai korban justru diperiksa sebagai terlapor. Surat tersebut dilayangkan pada 1 Mei 2026 dengan nomor: 181/DPP/KP.KUM-HAM/Klarifikasi/01/05/2026, juga […]

  • Veda Ega Pratama tetap bertahan di lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Italia di Sirkuit Mugello. Pembalap Honda Team Asia kini mengoleksi 66 poin.

    Veda Ega Pratama Bertahan di Lima Besar Klasemen Moto3 2026 Usai Finis Kedelapan di Mugello

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Warta Edukasi
    • 0Komentar

    Warta Edukasi – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, masih mampu mempertahankan posisinya di lima besar klasemen sementara Moto3 2026 setelah finis di urutan kedelapan pada seri Moto3 Italia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Minggu (31/5/2026). Hasil tersebut membuat pembalap Honda Team Asia itu mengoleksi 66 poin dan tetap berada di jalur persaingan papan […]

  • Fakta Terungkap! SDN 1 Sidoharjo Tegaskan Tak Pernah Tuduh Santri Soal Kaca Pecah

    Fakta Terungkap! SDN 1 Sidoharjo Tegaskan Tak Pernah Tuduh Santri Soal Kaca Pecah

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, Warta Edukasi — Polemik dugaan perusakan kaca di SDN 1 Sidoharjo, Kecamatan Jati Agung, akhirnya mendapat kejelasan. Pihak sekolah menegaskan tidak pernah menuduh pihak mana pun, termasuk santri pondok pesantren, sebagai pelaku kejadian tersebut. Kepala SDN 1 Sidoharjo, Enny Kurniasih, menjelaskan bahwa peristiwa kaca pecah baru diketahui saat aktivitas sekolah kembali berlangsung. Namun, […]

  • Ketika Fatayat Kehilangan Cahaya: Rere Abyasa Mengenang Jejak Inspiratif Margaret

    Ketika Fatayat Kehilangan Cahaya: Rere Abyasa Mengenang Jejak Inspiratif Margaret

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Jakarta, WARTA EDUKASI.COM – Pagi itu terasa berbeda bagi kader Fatayat NU di berbagai daerah. Kabar wafatnya Ketua Umum Pengurus Pusat Fatayat NU, Hj. Margaret Aliyatul Maimunah, pada Minggu (1/3/2026), menyebar cepat dan menyisakan hening yang panjang. Bagi sebagian orang, kabar itu adalah berita duka organisasi. Namun bagi Rere Abyasa, Host Podcast Nongkrong Online NU […]

  • PBAK STES Tunas Palapa Bentuk Mahasiswa Berintegritas

    PBAK STES Tunas Palapa Bentuk Mahasiswa Berintegritas

    • calendar_month 8 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PBAK STES Tunas Palapa Sambut 41 Mahasiswa Baru TULANG BAWANG BARAT, WARTA EDUKASIB– PBAK STES Tunas Palapa Tahun Akademik 2026/2027 menjadi langkah awal dalam membentuk mahasiswa yang santun, cerdas, berintegritas, serta memiliki kemampuan literasi digital. Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah (STES) Tunas Palapa menggelar Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) pada 5–6 September 2026 di Aula […]

  • DPP PSI Panggil DPD Tubaba, Kaesang Pangarep Beri Pesan Khusus: Bentuk Struktur Hingga TPS Demi Kemenangan 2029

    DPP PSI Panggil DPD Tubaba, Kaesang Pangarep Beri Pesan Khusus: Bentuk Struktur Hingga TPS Demi Kemenangan 2029

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, WARTA EDUKASI — Ketua DPD PSI Kabupaten Tulang Bawang Barat, Eko Sunarko, beserta Sekretaris DPD, Enjang Kusyono, memenuhi undangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia di Jalan KH. Wahid Hasyim No. 194, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kedatangan mereka didampingi Sekretaris Wilayah DPW PSI Lampung, Beni Batara, guna menerima pesan khusus sekaligus penyerahan […]

expand_less