Breaking News
light_mode

BUMT Gunung Katun Tanjungan Tetap Produktif di Tengah Efisiensi, Produksi Telur Puyuh Capai 1 Kuintal per Hari

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • print Cetak

TULANG BAWANG BARAT, WARTA EDUKASI – Kebijakan efisiensi anggaran tidak menyurutkan semangat Pemerintah Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), dalam mengembangkan potensi ekonomi masyarakat melalui Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMT).

Di bawah kepemimpinan Kepalo Tiyuh Laily, BUMT Gunung Katun Tanjungan terus menunjukkan perkembangan melalui sejumlah unit usaha produktif, mulai dari peternakan puyuh petelur, pemasaran kopi hasil UMKM, hingga budidaya singkong.

Salah satu sektor yang menjadi unggulan adalah peternakan puyuh petelur. Saat ini, BUMT mengelola sekitar 10.000 ekor burung puyuh yang mampu menghasilkan 90–100 kilogram telur per hari, atau setara dengan satu kuintal.

“Alhamdulillah, hingga saat ini kami memiliki sekitar 10 ribu ekor puyuh yang mampu menghasilkan 90 sampai 100 kilogram telur setiap hari. Selain itu, kami juga mengembangkan usaha pemasaran kopi serta budidaya singkong di lahan seluas satu hektare,” ujar Laily saat menjadi narasumber dalam Podcast JMSI Tubaba, Kamis (16/7/2026).

Menurut Laily, keberadaan BUMT tidak semata-mata mengejar keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sebagian hasil usaha telah dialokasikan untuk kegiatan sosial dan mendukung pelayanan kesehatan di tingkat tiyuh.

Ia mengungkapkan, BUMT pernah membantu warga yang membutuhkan biaya pengobatan akibat penyakit jantung bocor. Selain itu, telur puyuh hasil produksi juga beberapa kali dibagikan kepada masyarakat serta rutin disalurkan untuk mendukung kegiatan Posyandu.

“Dari hasil usaha BUMT, kami sudah membantu warga yang membutuhkan. Kami juga rutin mendukung kegiatan Posyandu dengan membagikan telur puyuh. Untuk pendapatan, sekitar Rp2 juta per bulan masuk ke kas BUMT, sementara Rp1,5 juta kami sisihkan sebagai dana cadangan untuk penggantian bibit,” jelasnya.

Pemasaran Masih Menjadi Tantangan
Di balik tingginya produksi, BUMT Gunung Katun Tanjungan masih menghadapi kendala pada sektor pemasaran. Laily mengatakan, daya serap pasar di wilayah Tubaba masih belum sebanding dengan kapasitas produksi yang terus meningkat.

“Saat ini yang menyerap hasil produksi kami di Tubaba baru dua SPPG. Kami berharap pemerintah daerah dapat membantu agar telur puyuh BUMT bisa masuk ke seluruh program Makan Bergizi Gratis (MBG). Justru saat ini pembeli rutin kami berasal dari Lampung Utara, dengan sekali pengambilan sekitar satu kuintal,” katanya.

Laily berharap Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dapat memperluas akses pemasaran, khususnya melalui jaringan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, apabila pemasaran dapat diperkuat, produksi telur puyuh BUMT tidak hanya akan meningkatkan Pendapatan Asli Tiyuh (PAT), tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat ketahanan ekonomi desa di tengah tantangan efisiensi anggaran. ( TIM JMSI TUBABA )

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koruptor lebih sadis dari Psikopat, ini faktaknya

    Koruptor lebih sadis dari Psikopat, ini faktaknya

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    OPO Bedane Koruptor Karo Psikopat? (Opini Ironis Berbasis Fakta Sosial) Oleh : Kang WeHa Kadang pertanyaan paling sederhana justru paling mengganggu: opo sejatine bedane koruptor karo psikopat? Kalau merujuk ke ilmu Psikologi, psikopat adalah individu dengan gangguan kepribadian yang ditandai rendahnya empati, manipulatif, dan tidak merasa bersalah atas tindakan yang merugikan orang lain. Sederhananya: dia […]

  • “Kursi Kekuasaan di Tengah Jalan Berlubang”

    “Kursi Kekuasaan di Tengah Jalan Berlubang”

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Cerpen Satir: Jalan yang Tiba-Tiba Tak Boleh Diributkan Oleh : Kang WeHa Di sebuah daerah kecil bernama SukaMaju, jalan utama menuju pasar terlihat seperti peta bulan. Lubang di mana-mana. Ada yang kecil, ada yang cukup besar untuk membuat motor masuk setengah roda. Setiap pagi, warga melewatinya dengan ritual yang sama: mengerem mendadak, menghindar zig-zag, dan […]

  • Sarasehan Tiga Konstituen Dewan Pers Dorong Penguatan Ekonomi Rakyat dan Pengawasan Program MBG di Lampung

    Sarasehan Tiga Konstituen Dewan Pers Dorong Penguatan Ekonomi Rakyat dan Pengawasan Program MBG di Lampung

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung, Warta Edukasi — Sarasehan yang digelar Sekretariat Bersama Tiga Konstituen Dewan Pers, yakni Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), melahirkan sejumlah rekomendasi strategis terkait penguatan ekonomi rakyat serta pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Lampung. Kegiatan yang berlangsung di Radisson Lampung […]

  • Demokrat Tubaba Hormati Proses Hukum Eli Fitriyana

    Demokrat Tubaba Hormati Proses Hukum Eli Fitriyana

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tubaba, Warta Edukasi.Com — Di tengah bergulirnya proses hukum yang menjerat anggota DPRD Tulang Bawang Barat (Tubaba), Eli Fitriyana, satu pertanyaan mulai ramai diperbincangkan publik: bagaimana sikap resmi Partai Demokrat sebagai kendaraan politik yang mengusungnya pada Pemilu 2024? Jawaban itu akhirnya disampaikan DPC Partai Demokrat Tubaba. Di tengah sorotan publik, partai memilih mengambil langkah yang […]

  • Buay Bulan Bersatu Layangkan Somasi ke PTPN I Regional VII, Soroti Dugaan Belum Pernah Tersalurkannya Dana CSR

    Buay Bulan Bersatu Layangkan Somasi ke PTPN I Regional VII, Soroti Dugaan Belum Pernah Tersalurkannya Dana CSR

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TULANG BAWANG BARAT, WARTA EDUKASI – Forum Buay Bulan Bersatu secara resmi melayangkan surat somasi kepada PTPN I Regional VII Unit Usaha Bunga Mayang terkait dugaan tidak pernah tersalurkannya program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) kepada masyarakat adat di sekitar wilayah operasional perusahaan selama puluhan tahun. Surat somasi tersebut disampaikan melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) […]

  • Ketika Ingin Cepat Sampai Mengalahkan Keselamatan

    Ketika Ingin Cepat Sampai Mengalahkan Keselamatan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Opini Publik Oleh : Kang WeHa Di tengah mobilitas yang semakin padat, banyak orang merasa waktu adalah segalanya. Keinginan untuk cepat sampai di tujuan sering kali mendorong pengendara mengambil jalan pintas yang berbahaya. Salah satunya adalah melawan arus lalu lintas. Bagi sebagian orang, tindakan ini mungkin dianggap sepele atau sekadar cara praktis untuk menghindari kemacetan. […]

expand_less