Breaking News
light_mode

Limbah Home Industri Tempe Diduga Cemari Rawa di PJU, Warga Desak DLH Turun Tangan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
  • print Cetak

Tulang Bawang Barat, Warta Edukasi -Aktivitas home industri tempe di Tiyuh Panaragan Jaya Utama (PJU), Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), dikeluhkan warga. Pasalnya, limbah cair berwarna kecokelatan dan berbau menyengat diduga dialirkan langsung ke rawa di sekitar lokasi usaha tanpa melalui sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Pantauan wartawan, limbah tersebut dialirkan menggunakan pipa paralon dari lokasi home industri menuju area rawa yang berada tak jauh dari tempat usaha.

WY, salah seorang warga setempat, mengatakan kondisi rawa yang sebelumnya dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas pertanian kini mengalami perubahan. Bahkan, sejumlah biota air tawar di kawasan tersebut disebut banyak yang mati.

“Rawa ini sudah tercemar total. Sebelumnya air rawa ini bersih dan sering dimanfaatkan petani, tapi sekarang ikan-ikan rawa saja sudah banyak yang mati,” ujar WY, Rabu (19/8/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut telah menimbulkan keresahan bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi. Ia pun meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tubaba turun langsung untuk melakukan pengecekan dan memastikan dampak yang ditimbulkan dari aktivitas pembuangan limbah tersebut.

“DLH harus turun ke lokasi. Rawa ini kan sudah tercemar, pengusaha tempe itu harus bertanggung jawab sepenuhnya,” tegasnya.

Sementara itu, David, pemilik home industri tempe tersebut, membenarkan bahwa limbah cair yang mengalir ke rawa di belakang lokasi usahanya berasal dari aktivitas produksi tempe.

David mengatakan, usaha tersebut telah beroperasi sejak 2023. Serta ia juga mengaku telah memperoleh izin usaha dari Pemerintah Tiyuh PJU.

Terkait pembuangan limbah ke area rawa, David menyebut aktivitas tersebut telah diketahui oleh Supriyanto selaku Kepala Tiyuh PJU.

“Iya, limbahnya memang dari tempat saya. Terkait izin, saya sudah izin ke Tiyuh. Kepala Tiyuh sama RT saya juga tahu kalau saya buang limbahnya ke situ,” kata David.

Terpisah, Supriyanto, Kepala Tiyuh PJU, saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon membenarkan bahwa pihaknya memberikan izin usaha bagi setiap warga yang hendak membuka usaha di wilayah tersebut.

Namun, ia membantah mengetahui adanya aktivitas pembuangan limbah dari home industri tempe tersebut ke area rawa.

“Kalau izin usaha memang kita berikan izin setiap warga yang mau membuka usaha. Tapi kalau limbah yang dialirkan ke rawa, saya tidak tahu,” ungkap Supriyanto.

Adanya perbedaan keterangan antara pemilik usaha dan Kepala Tiyuh tersebut membuat persoalan pembuangan limbah di kawasan itu perlu mendapat perhatian dan pemeriksaan lebih lanjut dari instansi berwenang.

Terlebih, warga menyebut kondisi rawa mengalami perubahan setelah adanya aktivitas pembuangan limbah. Namun, untuk memastikan sumber pencemaran, dampak lingkungan, serta ada atau tidaknya pelanggaran terhadap ketentuan pengelolaan limbah, diperlukan pemeriksaan langsung dan uji lingkungan oleh pihak yang berwenang.

Warga pun berharap DLH Kabupaten Tubaba segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan terhadap saluran pembuangan, kondisi rawa, serta sistem pengelolaan limbah home industri tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui langkah yang akan dilakukan DLH Tubaba terkait laporan dan keluhan warga tersebut.

(Reki)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Kereta yang Membeku, Kita Belajar tentang Kekuasaan

    Dari Kereta yang Membeku, Kita Belajar tentang Kekuasaan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh : Kang WeHa Dalam film Snowpiercer, dunia telah membeku akibat eksperimen iklim yang gagal. Bumi menjadi bola es. Umat manusia yang tersisa hidup di dalam satu kereta raksasa yang terus bergerak tanpa henti mengelilingi dunia. Kereta itu bukan sekadar alat transportasi.Ia adalah sistem. Ia adalah negara. Di gerbong paling belakang, manusia hidup berhimpitan, kelaparan, […]

  • Malam Kedua Safari Ramadhan Margodadi, Feri Saputra Perkuat Silaturahmi di Mushola Darrus Sholihin

    Malam Kedua Safari Ramadhan Margodadi, Feri Saputra Perkuat Silaturahmi di Mushola Darrus Sholihin

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedikasi.com — Pemerintah Tiyuh Tiyuh Margodadi kembali menggelar Giat Safari Ramadhan 1447 Hijriyah tingkat tiyuh untuk malam kedua, yang dipusatkan di Mushola Darrus Sholihin, Suku 2 RT 5, Senin malam. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepalo Tiyuh Feri Saputra dan dihadiri aparatur tiyuh, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias […]

  • PBVSI Tulang Bawang Barat Gelar Penataran Wasit Bola Voli Tingkat Daerah 2026

    PBVSI Tulang Bawang Barat Gelar Penataran Wasit Bola Voli Tingkat Daerah 2026

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, Warta Edukasi – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Tulang Bawang Barat akan menggelar Penataran Wasit Bola Voli Tingkat Daerah Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perwasitan serta mendukung kemajuan olahraga bola voli di daerah. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 18–21 Juni 2026 di […]

  • Korban Kekerasan Seksual Merbau Mataram Melahirkan, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku 

    Korban Kekerasan Seksual Merbau Mataram Melahirkan, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku 

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, WARTA EDUKASI.COM – Keluarga korban melaporkan dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan.  Anak korban, inisial M.Z.A., kini telah melahirkan setelah mengalami kehamilan akibat dugaan tindakan asusila pelaku, sementara pelaku, diduga seorang pria bernama Aji, hingga kini belum ditangkap. Kronologi Kejadian Peristiwa ini bermula pada 22 […]

  • Pegiat Turots Perkuat Jejaring Nasional Lewat Mubes Jombang!

    Pegiat Turots Perkuat Jejaring Nasional Lewat Mubes Jombang!

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Mubes Pegiat Turots Perkuat Jejaring Filolog Santri JOMBANG, WARTA EDUKASI – Pegiat turots dari berbagai daerah di Nusantara berkumpul di Pondok Al-Muhajirin 3 Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Sabtu (29/8/2026). Sedikitnya 170 pegiat dari 87 lembaga dan komunitas mengikuti Musyawarah Besar (Mubes) yang digelar Nahdlatut Turots (NT). Para peserta mengikuti Mubes untuk memperkuat jejaring pegiat turots […]

  • Pengurus PCNU Tulang Bawang Barat mengikuti rapat di Ponpes Darul Hidayah Al Anshori Panaragan Jaya untuk membahas pembangunan kantor baru dan penggalangan dana wakaf tahun 2026.

    PCNU Tubaba Sepakati Pembangunan Kantor Baru di Panaragan Jaya, Galang Wakaf Rp238,5 Juta

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TUBABA, WARTA EDUKASI – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menyepakati pembangunan kantor baru sebagai pusat aktivitas organisasi dalam rapat bersama jajaran Syuriah dan Tanfidziyah yang digelar di Pondok Pesantren Darul Hidayah Al Anshori, Panaragan Jaya, Kamis (2/7/2026). Kesepakatan tersebut diambil sebagai langkah strategis untuk memperkuat eksistensi organisasi sekaligus menghadirkan kantor […]

expand_less