Breaking News
light_mode

Dari Tiga Serangkai ke Generasi Z: Pendidikan Meningkat, Tapi Kenapa Kualitas Kerja Masih Tertatih?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • print Cetak

Oleh : Kang WeHa

Sejarah mencatat, kebangkitan bangsa Indonesia tidak lahir dari ruang kosong. Ia tumbuh dari kesadaran kolektif yang dirintis oleh kaum intelektual muda awal abad ke-20. Salah satu tonggak pentingnya adalah peran “Tiga Serangkai”: Ernest Douwes Dekker, Suwardi Suryaningrat, dan Cipto Mangunkusumo.

Melalui organisasi Indische Partij, tulisan-tulisan kritis, serta media, mereka membangun kesadaran nasional dan melawan ketidakadilan kolonial Belanda. Gagasan mereka melampaui sekat etnis dan kelas sosial, menjadi fondasi penting yang menginspirasi lahirnya Sumpah Pemuda 1928.

Semangat inilah yang kemudian diwariskan lintas generasi: bahwa perubahan besar dimulai dari kesadaran, pendidikan, dan keberanian berpikir kritis.

Kemajuan Pendidikan, Tantangan Baru

Memasuki era modern, Indonesia mencatat kemajuan signifikan dalam pembangunan manusia. Data dari World Bank menunjukkan tingkat kemiskinan menurun dan pengangguran berada di kisaran 3,2 persen pada 2025.

Namun, angka tersebut belum sepenuhnya mencerminkan kualitas kesejahteraan. Masalah utama kini bergeser: bukan sekadar ada atau tidaknya pekerjaan, tetapi kualitas pekerjaan itu sendiri. Upah riil yang stagnan, pekerjaan informal, serta minimnya jaminan kerja masih menjadi tantangan nyata.

Di sisi lain, indeks modal manusia atau Human Capital Index menunjukkan peningkatan pada sektor pendidikan dan kesehatan. Sayangnya, peningkatan ini belum sepenuhnya terkonversi menjadi produktivitas ekonomi yang optimal.

Akses Pendidikan Meluas, Tapi Belum Tuntas

Pemerintah terus memperluas akses pendidikan melalui berbagai program strategis. Mulai dari wajib belajar 12 tahun, Program Indonesia Pintar (PIP), hingga penerapan Kurikulum Merdeka dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Dampaknya cukup signifikan. Jika pada sekitar tahun 1970 tingkat partisipasi pendidikan tinggi masih di bawah 3 persen, kini angka tersebut telah melampaui 40 persen pada awal 2020-an.

Namun, peningkatan kuantitas lulusan belum sepenuhnya diiringi dengan kualitas yang sesuai kebutuhan pasar kerja. Ketimpangan antara dunia pendidikan dan dunia industri masih menjadi persoalan klasik yang belum terselesaikan.

Menghidupkan Kembali Semangat “Tut Wuri Handayani”

Di tengah dinamika ini, refleksi terhadap pemikiran Ki Hajar Dewantara menjadi relevan. Filosofi “Tut Wuri Handayani” bukan sekadar slogan, melainkan prinsip pemberdayaan: membimbing dari belakang agar generasi muda mampu mandiri dan berdaya saing.

Hari ini, tantangan generasi muda bukan lagi penjajahan fisik, melainkan ketimpangan peluang, disrupsi teknologi, dan persaingan global. Oleh karena itu, investasi pada pendidikan harus diarahkan tidak hanya pada akses, tetapi juga kualitas, relevansi, dan keberlanjutan.

Semangat “Tiga Serangkai” mengajarkan bahwa perubahan dimulai dari keberanian berpikir dan bertindak. Kini, tugas generasi muda adalah melanjutkan perjuangan tersebut—mengubah peningkatan pendidikan menjadi kekuatan ekonomi yang nyata.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gagasan Faisal Wahyudin: Ansor Harus Adaptif, Mandiri, dan Terhubung Digital

    Gagasan Faisal Wahyudin: Ansor Harus Adaptif, Mandiri, dan Terhubung Digital

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, WartaEdukasi.com – Menjelang pelaksanaan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) GP Ansor Kecamatan Jati Agung yang akan digelar di Pondok Pesantren Raudhatul Qur’an 4 pada Sabtu (25/4/2026), para kandidat mulai menyampaikan gagasan dan arah kepemimpinannya. Salah satu kandidat, Faisal Wahyudin, kader Ansor asal Desa Margo Rejo, tampil dengan pendekatan yang menekankan keseimbangan antara penguatan organisasi […]

  • Korban Kekerasan Seksual Merbau Mataram Melahirkan, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku 

    Korban Kekerasan Seksual Merbau Mataram Melahirkan, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku 

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, WARTA EDUKASI.COM – Keluarga korban melaporkan dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan.  Anak korban, inisial M.Z.A., kini telah melahirkan setelah mengalami kehamilan akibat dugaan tindakan asusila pelaku, sementara pelaku, diduga seorang pria bernama Aji, hingga kini belum ditangkap. Kronologi Kejadian Peristiwa ini bermula pada 22 […]

  • Peserta calon manajer Koperasi Desa Merah Putih mengikuti latihan dasar kemiliteran dalam Program SPPI 2026 yang menjadi sorotan DPR RI terkait usulan penghapusan Latsarmil.

    DPR Desak Latihan Dasar Kemiliteran KDMP Dihapus, Negara Berpotensi Hemat Lebih dari Rp1 Triliun

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Ahmad Royani, S.Pd.I
    • 0Komentar

    Jakarta | Warta Edukasi – Program Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) kembali menuai sorotan. Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, mendesak pemerintah menghapus komponen latihan dasar kemiliteran dalam program pendidikan tersebut karena dinilai tidak relevan dengan tugas pengelola koperasi. Menurut Hasanuddin, pemerintah sebaiknya memfokuskan waktu dan anggaran […]

  • Geger! Anggota DPRD Tubaba Eli Fitriyana Resmi Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Paket C

    Geger! Anggota DPRD Tubaba Eli Fitriyana Resmi Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Paket C

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Warta Edukasi.Com Perkara dugaan penggunaan ijazah Paket C tidak sah oleh anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat akhirnya memasuki babak baru. Penyidik resmi menetapkan Eli Fitriyana (EF) sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana Sistem Pendidikan Nasional. Penetapan tersangka tertuang dalam Surat Pemberitahuan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Nomor: B/207/II/Subdit-IV/2026/Reskrimsus tertanggal 13 Februari […]

  • Sekber 3 Konstituen Dewan Pers Dorong Stabilitas Daerah, Siap Gelar Sarasehan Arah Kebijakan Lampung

    Sekber 3 Konstituen Dewan Pers Dorong Stabilitas Daerah, Siap Gelar Sarasehan Arah Kebijakan Lampung

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, wartaedukasi – Sekretariat Bersama (Sekber) 3 Konstituen Dewan Pers menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas daerah melalui penguatan peran media dan komunikasi publik yang konstruktif. Komitmen tersebut disampaikan dalam agenda konsolidasi organisasi yang turut menyoroti pentingnya sinergi antara media, pemerintah, dan masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah. Ketua Sekber 3 Konstituen Dewan Pers, Novriwan Jaya, […]

  • DPD Partai Golkar Tulang Bawang Barat menyalurkan santunan kepada keluarga almarhum Karim, korban kecelakaan lalu lintas, melalui program Peduli Kasih sebagai wujud kepedulian sosial kepada masyarakat.

    Golkar Tubaba Salurkan Santunan untuk Keluarga Korban Kecelakaan melalui Program Peduli Kasih

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TULANG BAWANG BARAT, Warta Edukasi – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui program Peduli Kasih. Kali ini, bantuan kemanusiaan disalurkan kepada keluarga almarhum Karim, korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi beberapa hari lalu. Penyerahan bantuan dilakukan di kediaman ahli waris di Tiyuh Gunung Katun […]

expand_less