Breaking News
light_mode

JMSI Lampung dan Pemkab Pringsewu Bersinergi, Festival Keris Pusaka Nusantara Siap Digelar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
  • print Cetak

PRINGSEWU, Warta Edukasi – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung menggagas penyelenggaraan Festival Keris Pusaka Nusantara di Kabupaten Pringsewu sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya bangsa yang dinilai semakin menghadapi tantangan di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan teknologi.

Festival tersebut direncanakan menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2027 sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 JMSI yang akan dipusatkan di Provinsi Lampung pada Februari 2027 mendatang.

Gagasan tersebut disampaikan Ketua JMSI Provinsi Lampung, Ahmad Novriwan, saat melakukan audiensi dengan Riyanto Pamungkas di Pringsewu, Kamis (4/6/2026).

Dalam pertemuan itu, Novriwan didampingi Wakil Ketua JMSI Lampung Adi Pranoto, Sekretaris Anton Kurniawan, Ketua JMSI Kabupaten Pringsewu Syaifullah, serta sejumlah pengurus JMSI lainnya.

Menjaga Identitas Bangsa Lewat Benda Pusaka

Novriwan mengatakan, ide Festival Keris Pusaka Nusantara lahir dari keprihatinan terhadap semakin menurunnya perhatian masyarakat terhadap benda pusaka dan warisan budaya yang sesungguhnya merupakan bagian penting dari identitas bangsa Indonesia.

Menurutnya, JMSI sebagai organisasi pemilik perusahaan media memiliki anggota dengan beragam latar belakang, termasuk para pegiat budaya dan pelestari benda pusaka yang selama ini aktif menjaga nilai-nilai warisan leluhur.

“JMSI bukan organisasi wartawan, melainkan organisasi pemilik media. Di dalamnya terdapat anggota yang juga aktif dalam pelestarian benda pusaka dan tergabung dalam Paguyuban Panjisewu,” ujar Novriwan.

Ia menilai festival tersebut tidak hanya menjadi ajang pameran budaya, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal lebih dekat kekayaan pusaka Nusantara yang sarat nilai sejarah, filosofi, dan identitas kebangsaan.

“Melalui Festival Keris Pusaka Nusantara, kami ingin menghadirkan ruang edukasi sekaligus memperkuat upaya pelestarian benda pusaka dan adat budaya yang tumbuh dan berkembang di Lampung maupun daerah lainnya,” katanya.

Kolaborasi Media dan Budaya

Ketua Paguyuban Panjisewu, Donny Estavian, yang juga merupakan pengurus JMSI Provinsi Lampung, menjelaskan bahwa JMSI Pusat bersama Kementerian Kebudayaan memiliki komitmen yang sama dalam memperkuat pelestarian budaya dan benda pusaka Nusantara.

Menurut Donny, kolaborasi antara organisasi media, komunitas budaya, dan pemerintah menjadi langkah strategis untuk membangun kesadaran publik mengenai pentingnya menjaga warisan budaya bangsa.

“Paguyuban Panjisewu siap mendukung penuh gagasan yang diusung JMSI bersama Kementerian Kebudayaan dalam menjaga keberlangsungan budaya dan benda pusaka Nusantara,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan Kementerian Kebudayaan menjadi angin segar bagi para pegiat budaya di daerah yang selama ini terus bergerak menjaga warisan leluhur dengan berbagai keterbatasan.

“Melestarikan budaya membutuhkan dukungan yang kuat dan kolaborasi berkelanjutan. Kehadiran Kementerian Kebudayaan memberikan energi baru bagi para pegiat budaya untuk terus berkarya dan menjaga identitas bangsa,” kata Donny.

Donny juga mengungkapkan bahwa Paguyuban Panjisewu yang telah berdiri selama enam tahun terus aktif menggelar berbagai kegiatan pelestarian budaya meskipun dukungan yang diterima selama ini masih terbatas.

Pemkab Pringsewu Siap Mendukung

Sementara itu, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyambut positif gagasan penyelenggaraan Festival Keris Pusaka Nusantara di wilayahnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat identitas budaya daerah sekaligus menjadi sarana promosi budaya Lampung kepada masyarakat luas.

Namun demikian, Riyanto menilai diperlukan konsep yang matang dan narasi yang kuat, khususnya terkait sejarah dan karakteristik keris Lampung, agar festival mampu memberikan dampak yang lebih besar.

“Ini kegiatan yang sangat positif dan tentu kami dukung. Namun harus dibangun narasi yang kuat mengenai keris Lampung agar memiliki nilai historis yang jelas dan mampu menarik perhatian masyarakat,” ujarnya.

Riyanto juga mengungkapkan bahwa saat ini telah terdapat usulan desain keris khas Lampung yang diajukan kepada Gubernur Lampung sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas budaya daerah.

“Untuk desain keris Lampung memang sudah ada yang diajukan kepada Bapak Gubernur. Namun saya belum mengetahui perkembangan dan hasil akhirnya secara detail,” katanya.

Momentum Besar HPN 2027

Apabila terealisasi, Festival Keris Pusaka Nusantara diproyeksikan menjadi salah satu agenda budaya terbesar dalam rangkaian Hari Pers Nasional 2027 di Lampung.

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, festival ini diharapkan mampu menjadi momentum penting dalam memperkuat gerakan pelestarian budaya, memperkenalkan kekayaan pusaka Nusantara kepada generasi muda, serta mengangkat potensi budaya Lampung ke tingkat nasional bahkan internasional.

Dengan kolaborasi antara insan pers, pemerintah daerah, komunitas budaya, dan masyarakat, Festival Keris Pusaka Nusantara diharapkan menjadi simbol kebangkitan kesadaran kolektif untuk menjaga warisan leluhur sebagai identitas dan kebanggaan bangsa Indonesia.( Red )

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Kelas Cangkok 2026 Mulai Berjalan, SMAN 1 Gunung Agung Jadi Sekolah Peserta

    Program Kelas Cangkok 2026 Mulai Berjalan, SMAN 1 Gunung Agung Jadi Sekolah Peserta

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, Warta Edukasi — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung mulai menjalankan Program Kelas Cangkok Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi siswa di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Program tersebut tertuang dalam surat resmi Nomor 400.3.1/1034/V.01/DP.2/2026 tertanggal 13 Mei 2026 tentang Sosialisasi Program Kelas Cangkok Tahun 2026. Kepala Dinas […]

  • Ahmad Dhani–Maia Memanas Lagi, Sosok Ibunda Dhani Jadi Sorotan

    Ahmad Dhani–Maia Memanas Lagi, Sosok Ibunda Dhani Jadi Sorotan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, warta edukasi – Hubungan antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali menjadi perhatian publik usai rangkaian pernikahan El Rumi dengan Syifa Hadju. Perselisihan disebut bermula saat prosesi siraman dan akad nikah El Rumi. Ahmad Dhani mengungkapkan bahwa sang ibunda, Joyce Theresia Pamela Kohler, merasa tersinggung karena tidak mendapat sapaan dari Maia Estianty. Menurut Dhani, […]

  • Kapolres Tubaba Tinjau Kesiapan Pos Pam Exit Tol Lambu Kibang Jelang Ops Ketupat Krakatau 2026

    Kapolres Tubaba Tinjau Kesiapan Pos Pam Exit Tol Lambu Kibang Jelang Ops Ketupat Krakatau 2026

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, Warta Edukasi – Guna memastikan kesiapan pengamanan dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026, Kapolres Tulang Bawang Barat (Tubaba) AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K., melakukan kunjungan ke Pos Pengamanan (Pos Pam) Exit Tol Lambu Kibang, Kecamatan Lambu Kibang, Senin (17/03/2026). Kunjungan tersebut didampingi oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Tubaba. Kedatangan rombongan disambut langsung […]

  • Kapolres Tubaba Tegaskan Pancasila Benteng Persatuan Bangsa, Polri Harus Jadi Teladan di Tengah Masyarakat

    Kapolres Tubaba Tegaskan Pancasila Benteng Persatuan Bangsa, Polri Harus Jadi Teladan di Tengah Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TULANG BAWANG BARAT, WARTA EDUKASI – Semangat nasionalisme dan komitmen menjaga nilai-nilai kebangsaan kembali digaungkan oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Tulang Bawang Barat dalam peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Upacara yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” tersebut digelar di Lapangan Upacara Mapolres Tulang Bawang Barat, Senin (1/6/2026) pagi, dan dipimpin langsung […]

  • Ayah di Tubaba Ditangkap Usai Aniaya Anak Kandung, Diduga Dipicu Halusinasi Sabu

    Ayah di Tubaba Ditangkap Usai Aniaya Anak Kandung, Diduga Dipicu Halusinasi Sabu

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi — Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Tulang Bawang Barat, Polda Lampung, mengamankan seorang pria berinisial RY (34), warga Tiyuh Cahyo Randu, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Tulang Bawang Barat, atas dugaan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sekaligus kekerasan terhadap anak di bawah umur. Peristiwa tragis tersebut […]

  • Eli Fitriyana Ditahan Kejari Tubaba dalam Dugaan Kasus Ijazah Palsu, Publik Tunggu Keterbukaan Penjelasan Resmi

    Eli Fitriyana Ditahan Kejari Tubaba dalam Dugaan Kasus Ijazah Palsu, Publik Tunggu Keterbukaan Penjelasan Resmi

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TULANG BAWANG BARAT, WARTA EDUKASI – Anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Eli Fitriyana, dikabarkan resmi ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tubaba terkait dugaan penggunaan ijazah palsu. Informasi penahanan tersebut diperoleh Warta Edukasi dari salah seorang pegawai Kejari Tubaba berinisial SB saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (22/7/2026). “Iya bang, benar,” ujar SB singkat […]

expand_less