Kades Jatimulyo: Bedah Rumah Ditjenpas Sangat Membantu Warga
- account_circle arif
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Bedah Rumah Mbah Surip Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Kurang Mampu
Lampung Selatan, Warta Edukasi.Com — Kebahagiaan terpancar dari wajah Mbah Surip atau Mbah Poniem usai menerima bantuan Bedah Rumah Mbah Surip yang diinisiasi jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Lampung bersama seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Provinsi Lampung.
Rumah yang berada di Dusun V Jati Sari, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan itu kini berdiri kokoh dan layak dihuni setelah proses pembangunan selama satu bulan 14 hari.
Dengan penuh haru, Mbah Surip mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kalapas, Ibu Kalapas, dari NU Media Jati Agung, dan seluruh staf yang telah membantu saya. Saya bersyukur kepada Allah dan merasa sangat senang. Semoga semua yang berkecimpung di sini diberikan umur yang panjang, kesehatan, dan rezeki yang melimpah,” ucapnya.
-
Pemerintah Desa Apresiasi Kepedulian Ditjenpas Lampung
Sementara itu, Kepala Desa Jatimulyo, H. Sumardi, S.E., menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui jajaran Ditjenpas Lampung yang telah membantu salah satu warganya memperoleh rumah layak huni.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian serupa.
“Atas nama Pemerintah Desa Jatimulyo, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang telah berpartisipasi memberikan bantuan bedah rumah kepada salah satu warga kami. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi ibu yang menerimanya. Kami juga berharap apa yang dilakukan Bapak Kalapas menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan,” katanya.
Sumardi menjelaskan, penetapan Mbah Surip sebagai penerima bantuan dilakukan melalui proses pendataan bersama aparatur desa agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
“Awalnya, pihak Kementerian melalui Kalapas meninjau lokasi di dusun kami untuk mencari warga yang benar-benar membutuhkan bantuan. Setelah berkoordinasi dengan RT dan kepala dusun, akhirnya ditetapkan Mbah Surip sebagai penerima bantuan bedah rumah,” jelasnya.
-
Masih Banyak Rumah Tidak Layak Huni di Jatimulyo
Sumardi mengatakan Desa Jatimulyo memiliki sekitar 8.000 kepala keluarga dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 28 ribu jiwa.

Foto Dok Erwin Indra S: Mbah Surip Terima Bedah Rumah dari Ditjenpas Lampung.
Kondisi tersebut membuat kebutuhan akan program rumah layak huni masih cukup besar.
“Kami tidak bisa hanya mengandalkan program bedah rumah dari pemerintah kabupaten maupun provinsi. Alhamdulillah, pihak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dapat membantu warga kami yang selama ini belum pernah mendapatkan bantuan rumah layak huni,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Desa Jatimulyo terus mengusulkan program bedah rumah kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan maupun Pemerintah Provinsi Lampung agar semakin banyak warga yang terbantu.
“Pada tahun 2025, Desa Jatimulyo memperoleh 24 unit bedah rumah dari Provinsi dan tujuh unit dari Kabupaten. Mudah-mudahan tahun ini kami kembali mendapatkan bantuan karena masih banyak warga yang memiliki rumah tidak layak huni,” tuturnya.
-
Kepala Dusun Ikut Bersyukur
Kepala Dusun V A Jati Sari, Sarmin, mengaku bersyukur karena salah satu warganya akhirnya memperoleh rumah yang layak dihuni.
“Kami sangat bahagia dan bersyukur. Mbah Surip memang termasuk warga kami yang sangat membutuhkan bantuan, salah satunya rumah layak huni. Alhamdulillah, melalui Bapak Kalapas dan Kementerian, bantuan bedah rumah ini bisa terwujud. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak warga yang bisa menerima bantuan seperti ini,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dusun V B Jati Sari, Suminta, menjelaskan bahwa proses penyaluran bantuan diawali dengan koordinasi antara jajaran pemasyarakatan dan aparatur dusun sebelum diteruskan kepada pemerintah desa.
“Kami sebagai aparatur dusun merasa sangat berterima kasih atas apa yang telah dilakukan Bapak Kalapas. Awalnya beliau datang menemui kami sebagai aparatur dusun, kemudian kami menyampaikan hal tersebut kepada Kepala Desa,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa proses tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak sehingga bantuan dapat terealisasi.
“Program ini juga diprakarsai oleh NU Media Jati Agung bersama berbagai pihak yang turut terlibat. Alhamdulillah, setelah melalui proses tersebut, akhirnya bantuan bedah rumah diberikan kepada Mbah Surip,” ujarnya.
Menurut Suminta, bantuan tersebut membawa kebahagiaan tidak hanya bagi Mbah Surip, tetapi juga seluruh keluarga besarnya.
“Ini adalah rezeki bagi beliau. Kami semua, terutama keluarga Mbah Surip, mengucapkan ribuan terima kasih. Anak-anak beliau juga menyampaikan rasa syukur kepada kami, dan kebahagiaan itu turut kami rasakan bersama,” pungkasnya. (ARIF)
- Penulis: arif









