Breaking News
light_mode

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Pastikan 100 Persen Sekolah Terdampak Bencana di Sumatra Kembali Belajar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • print Cetak

Jakarta, Wartaedukasi.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, memastikan seluruh sekolah terdampak bencana di wilayah Sumatra telah kembali melaksanakan kegiatan pembelajaran secara penuh.

Capaian 100 persen ini menjadi fondasi penting dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi sektor pendidikan di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Dalam Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (12/2/2026), Abdul Mu’ti memaparkan total 4.863 sekolah terdampak telah terdata.

Rinciannya:

  • 3.409 sekolah rusak ringan

  • 925 sekolah rusak sedang

  • 437 sekolah rusak berat

  • 92 sekolah direlokasi

Sebaran wilayahnya meliputi:

  • 3.073 sekolah di Aceh

  • 1.168 sekolah di Sumatra Utara

  • 622 sekolah di Sumatra Barat

Fokus Pemulihan Sarana Esensial

Penilaian kerusakan difokuskan pada ruang-ruang esensial penunjang proses belajar seperti ruang kelas, perpustakaan, ruang administrasi, dan ruang kepala sekolah. Pendataan diperkuat melalui rekonsiliasi bersama dinas pendidikan kabupaten/kota hingga provinsi agar penanganan lebih akurat dan terarah.

Sebagai langkah cepat pemulihan, Kemendikdasmen memastikan hak belajar peserta didik tetap terpenuhi meskipun sebagian sarana mengalami kerusakan berat. Hingga 11 Februari 2026, seluruh sekolah telah kembali melaksanakan pembelajaran, baik di lokasi asal, ruang darurat, maupun menumpang sementara.

Di Aceh, 3.001 sekolah telah kembali ke lokasi asal, 52 sekolah masih belajar di tenda darurat, dan 20 sekolah menumpang.
Di Sumatra Utara, 1.142 sekolah kembali ke lokasi asal dan 26 sekolah masih menggunakan fasilitas darurat.
Sementara di Sumatra Barat, 599 sekolah pulih di lokasi semula, 21 sekolah masih di tenda darurat, dan dua sekolah menumpang sementara.

“Total pelaksanaan pembelajaran sudah mencapai 100 persen. Pada 26 Januari lalu masih ada 129 sekolah belajar di tenda darurat, kini tersisa 99 karena proses pembersihan terus berjalan. Sekolah yang menumpang juga berkurang dari 27 menjadi 22,” ujar Abdul Mu’ti.

Kolaborasi Lintas Sektor

Sekretaris Kabinet Teddy Indrawijaya menilai kolaborasi lintas sektor menghasilkan capaian konkret dalam waktu relatif singkat. Menurutnya, sinergi kementerian, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat mendorong percepatan pemulihan pendidikan pascabencana.

“Data, fakta, dan realita ini menunjukkan hasil super cepat dan kerja konkret. Pelaksanaan pembelajaran sudah mencapai 100 persen,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatra, Tito Karnavian, menyatakan identifikasi tingkat kerusakan yang dilakukan Kemendikdasmen sudah tepat dan terukur.

Ia menegaskan pemerintah pusat melalui satgas telah mengerahkan dukungan pembersihan lokasi bersama TNI dan Polri sebelum tahap pembangunan kembali dilakukan.

Capaian pemulihan pembelajaran secara menyeluruh ini menunjukkan komitmen negara dalam menjaga keberlanjutan pendidikan anak-anak di wilayah terdampak bencana, sekaligus menjadi pijakan awal percepatan rehabilitasi sarana pendidikan secara permanen di Sumatra.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penulis Sarwiasih Retnowiyati Budi Utami Hibahkan Buku ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tubaba

    Penulis Sarwiasih Retnowiyati Budi Utami Hibahkan Buku ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tubaba

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi.com – Upaya memperkuat budaya literasi di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali mendapat dukungan dari kalangan penulis. Ibu Sarwiasih Retnowiyati Budi Utami menyerahkan hibah buku kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Tubaba. Penyerahan hibah tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tubaba, Ir. Restu, ST., MT, yang mewakili Kepala […]

  • Usulan Jabatan Strategis Polri untuk Sipil dan Polemik Tembak Begal, Publik Soroti Keseimbangan HAM dan Keamanan

    Polemik Usulan Jabatan Strategis Polri untuk Sipil dan Perdebatan Soal Tembak Begal, Ini Dua Sudut Pandangnya

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Warta Edukasi – Wacana membuka sejumlah jabatan strategis di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bagi kalangan sipil profesional memunculkan perdebatan publik. Di satu sisi, usulan tersebut dinilai dapat memperkuat profesionalisme dan tata kelola organisasi. Namun di sisi lain, muncul kekhawatiran bahwa karakter khusus institusi kepolisian dapat tergerus. Perdebatan ini mencuat setelah Menteri Hak […]

  • PINJOL: Ketika Negara Gagal Hadir, Aplikasi Datang Menagih

    PINJOL: Ketika Negara Gagal Hadir, Aplikasi Datang Menagih

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Feature Tajam WartaEdukasi.com(Diadaptasi dari laporan CNA) Klik.Dana cair.Hidup terasa aman. Begitulah jebakan itu dimulai. Dimbon (43), bukan nama sebenarnya, awalnya hanya ingin beli tiket pesawat. Beberapa sentuhan jari di layar ponsel, uang masuk. Tanpa tatap muka. Tanpa jaminan. Tanpa rasa bersalah. Empat tahun kemudian, ia terdaftar di 18 aplikasi pinjaman — 16 legal, 2 ilegal. […]

  • Dari Kentongan hingga Internet: Jejak Teknologi Komunikasi Zaman Dulu yang Jadi Cikal Bakal Era Digital

    Dari Kentongan hingga Internet: Jejak Teknologi Komunikasi Zaman Dulu yang Jadi Cikal Bakal Era Digital

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi.com – Perkembangan teknologi komunikasi tidak terjadi secara instan. Jauh sebelum internet dan telepon pintar mendominasi kehidupan modern, manusia telah mengembangkan berbagai cara untuk menyampaikan pesan jarak jauh. Teknologi komunikasi masa lalu inilah yang menjadi fondasi lahirnya sistem komunikasi digital saat ini. Berikut jejak perkembangannya berdasarkan data sejarah dan fakta ilmiah. 1️⃣ […]

  • Geger! Anggota DPRD Tubaba Eli Fitriyana Resmi Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Paket C

    Geger! Anggota DPRD Tubaba Eli Fitriyana Resmi Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Paket C

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Warta Edukasi.Com Perkara dugaan penggunaan ijazah Paket C tidak sah oleh anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat akhirnya memasuki babak baru. Penyidik resmi menetapkan Eli Fitriyana (EF) sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana Sistem Pendidikan Nasional. Penetapan tersangka tertuang dalam Surat Pemberitahuan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Nomor: B/207/II/Subdit-IV/2026/Reskrimsus tertanggal 13 Februari […]

  • Dari Tiga Serangkai ke Generasi Z: Pendidikan Meningkat, Tapi Kenapa Kualitas Kerja Masih Tertatih?

    Dari Tiga Serangkai ke Generasi Z: Pendidikan Meningkat, Tapi Kenapa Kualitas Kerja Masih Tertatih?

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh : Kang WeHa Sejarah mencatat, kebangkitan bangsa Indonesia tidak lahir dari ruang kosong. Ia tumbuh dari kesadaran kolektif yang dirintis oleh kaum intelektual muda awal abad ke-20. Salah satu tonggak pentingnya adalah peran “Tiga Serangkai”: Ernest Douwes Dekker, Suwardi Suryaningrat, dan Cipto Mangunkusumo. Melalui organisasi Indische Partij, tulisan-tulisan kritis, serta media, mereka membangun kesadaran […]

expand_less