Breaking News
light_mode

MERDEKA YANG DIRAYAKAN, KEADILAN YANG MASIH DIPERJUANGKAN

  • account_circle Wawan Hidayat
  • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
  • print Cetak

Opini Publik

Oleh : Wawan Hidayat Ketua DPD JPKP Tubaba

Setiap tanggal 17 Agustus, merah putih berkibar di seluruh penjuru negeri. Panggung-panggung kemerdekaan berdiri megah, pidato tentang nasionalisme menggema, dan kata “merdeka” diteriakkan dengan penuh semangat. Namun pertanyaannya, apakah kemerdekaan hari ini hanya sebatas seremoni, atau benar-benar telah hadir dalam kehidupan rakyat?

Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka bukanlah waktu yang singkat. Negeri ini telah melahirkan gedung-gedung tinggi, jalan tol yang membentang, teknologi yang berkembang, dan berbagai capaian pembangunan. Tetapi di balik semua itu, masih tersimpan ironi yang sulit disembunyikan.

Di banyak daerah, termasuk Kabupaten Tulang Bawang Barat, kemerdekaan sering kali terasa berbeda antara yang berada di ruang kekuasaan dan mereka yang hidup di lapisan bawah masyarakat. Ketika pejabat berbicara tentang pertumbuhan ekonomi, masih ada rakyat yang berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ketika laporan pembangunan dipenuhi angka keberhasilan, masih ada warga yang mempertanyakan manfaat nyata pembangunan itu bagi kehidupan mereka.

Kemerdekaan sejatinya bukan hanya soal bebas dari penjajahan asing. Kemerdekaan adalah ketika rakyat bebas dari kemiskinan, bebas dari ketidakadilan, bebas dari kesenjangan kesempatan, dan bebas menyampaikan kritik tanpa rasa takut. Jika masih ada masyarakat yang merasa jauh dari akses pendidikan berkualitas, layanan kesehatan yang layak, atau peluang ekonomi yang setara, maka kemerdekaan itu belum sepenuhnya selesai diperjuangkan.

Tulang Bawang Barat dikenal sebagai daerah yang memiliki visi pembangunan dan ikon-ikon kemajuan yang membanggakan. Namun pembangunan fisik tidak boleh menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan. Jalan yang mulus tidak selalu berarti kesejahteraan yang merata. Gedung yang megah tidak otomatis mencerminkan kehidupan rakyat yang lebih baik. Sebab ukuran sesungguhnya adalah apakah petani semakin sejahtera, apakah pemuda memiliki pekerjaan yang layak, apakah UMKM tumbuh, dan apakah masyarakat merasakan kehadiran negara dalam kehidupan mereka.

Ironinya, di era kemerdekaan modern, penjajahan tidak lagi datang dengan senjata. Ia hadir dalam bentuk ketimpangan, ketergantungan ekonomi, birokrasi yang berbelit, serta praktik-praktik yang menjauhkan rakyat dari hak-haknya. Kita merdeka secara politik, tetapi belum tentu merdeka secara ekonomi. Kita merdeka mengibarkan bendera, tetapi belum tentu merdeka dari berbagai persoalan yang membelenggu kehidupan rakyat sehari-hari.

Karena itu, memaknai kemerdekaan hari ini bukan hanya mengenang jasa para pahlawan. Kemerdekaan harus menjadi keberanian untuk berkata jujur bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang belum selesai. Kritik terhadap keadaan bukanlah bentuk kebencian kepada bangsa, melainkan wujud cinta yang menginginkan Indonesia menjadi lebih baik.

Pada usia ke-81 Republik Indonesia, mungkin pertanyaan paling penting bukan lagi “Apakah Indonesia sudah merdeka?” melainkan “Siapa saja yang sudah benar-benar merasakan kemerdekaan itu?”

Sebab kemerdekaan yang sejati bukan diukur dari seberapa meriah perayaannya, melainkan dari seberapa banyak rakyat yang merasakan keadilan, kesejahteraan, dan harapan dalam hidupnya.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.
Merdeka bukan sekadar kata. Merdeka adalah keadilan yang harus dirasakan oleh semua.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lampung Berduka, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Wafat di Usia 76 Tahun

    Lampung Berduka, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Wafat di Usia 76 Tahun

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, Warta Edukasi – Kabar duka datang dari dunia pertahanan Indonesia. Mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu, meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) RSPAD Gatot Soebroto, Minggu (31/5/2026). Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu mengembuskan napas terakhir pada pukul 14.03 WIB dalam usia 76 tahun setelah menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. […]

  • Persib Makin Tak Terbendung, Persijap Kian Terancam Degradasi di Pekan ke-31

    Persib Makin Tak Terbendung, Persijap Kian Terancam Degradasi di Pekan ke-31

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Warta Edukasi – Klasemen Super League 2025/2026 semakin dinamis usai tiga pertandingan pekan ke-31 digelar di stadion berbeda pada Senin (4/5). Tiga laga tersebut mempertemukan Persib Bandung kontra PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, PSM Makassar melawan Bhayangkara FC di Stadion BJ Habibie Parepare, serta Persijap Jepara yang menjamu Persija Jakarta di Stadion […]

  • URC Legend Gandeng RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Layanan Antar Obat untuk Percepat Pelayanan Pasien

    URC Legend Gandeng RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Layanan Antar Obat untuk Percepat Pelayanan Pasien

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Layanan antar obat dari URC Legend bersama RSUD Abdul Moeloek di Bandar Lampung mempercepat distribusi obat bagi pasien. Program ini membantu proses pelayanan kesehatan agar lebih cepat, tepat, dan efisien melalui sistem kerja terkoordinasi. Kolaborasi URC Legend dan RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung, Warta Edukasi — Komunitas relawan URC Legend terus memperkuat kontribusi di bidang […]

  • Keluarga Minta Polres Tubaba Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Penganiayaan Hendra, Polisi Jadwalkan Mediasi

    Keluarga Minta Polres Tubaba Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Penganiayaan Hendra, Polisi Jadwalkan Mediasi

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TULANG BAWANG BARAT – Keluarga Hendra meminta Kepolisian Resor (Polres) Tulang Bawang Barat (Tubaba) segera menindaklanjuti laporan dugaan penganiayaan yang melibatkan Hendra, Andra, dan Pendi. Keluarga berharap perkara tersebut ditangani secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Perwakilan keluarga, Bapak Lukman, menyampaikan bahwa pihaknya menginginkan proses penanganan laporan berjalan secara adil serta […]

  • Menkeu Tegas: Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS Tidak Masuk Akal, Fundamental Ekonomi Indonesia Masih Kuat

    Menkeu Tegas: Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS Tidak Masuk Akal, Fundamental Ekonomi Indonesia Masih Kuat

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, WARTA EDUKASI – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah hingga menyentuh level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat dinilai tidak masuk akal apabila melihat kondisi fundamental ekonomi Indonesia saat ini. Menurut Purbaya, berbagai indikator ekonomi domestik masih menunjukkan kinerja yang relatif kuat sehingga tekanan terhadap rupiah tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi […]

  • Kapolres Tubaba Turun Langsung! Liga U-17 Jadi Ajang Lahirnya Bintang Sepak Bola Masa Depan Lampung

    Kapolres Tubaba Turun Langsung! Liga U-17 Jadi Ajang Lahirnya Bintang Sepak Bola Masa Depan Lampung

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, Warta Edukasi — Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni menghadiri kegiatan Opening Ceremony Tubaba Football League U-17 Season 1 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Merdeka Unit 6, Tiyuh Kibang Budi Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Selasa (02/06/2026). Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus wadah penyaluran bakat bagi […]

expand_less