MWC NU Tulangbawang Tengah Tegaskan Komitmen Jaga Marwah Nahdliyin dan NKRI di Era Digital
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
- visibility 25
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TULANGBAWANG TENGAH, WARTAEDUKASI.COM — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Tulangbawang Tengah menegaskan komitmennya dalam menjaga marwah Nahdliyin sekaligus merawat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di wilayah Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua MWC NU Tulangbawang Tengah, Ust. Enjang Kusyono, saat melakukan lawatan ke Majelis Sholawat Nariyah Tulangbawang Tengah, Sabtu (21 Februari 2026).
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh pembimbing majelis, Wawan Hidayat yang dikenal dengan sapaan Kang WeHa.
Dalam kesempatan itu, Ust. Enjang Kusyono menegaskan bahwa di era digital yang serba cepat dan terbuka, tantangan di tingkat kecamatan pun semakin nyata. Arus informasi yang tidak tersaring kerap memicu kesalahpahaman hingga potensi perpecahan di tengah masyarakat.
“Seiring perkembangan zaman digital yang kadang terasa amburadul, penuh disinformasi dan polarisasi, Nahdlatul Ulama harus tetap hadir sebagai penyejuk, termasuk di Kecamatan Tulangbawang Tengah ini.
Kami berkomitmen menjaga marwah Nahdliyin dengan tetap berpegang pada nilai tawassuth, tasamuh, dan tawazun,” ujarnya.
Menurutnya, menjaga marwah Nahdliyin bukan hanya soal mempertahankan tradisi keagamaan, tetapi juga memastikan warga tetap solid, rukun, dan tidak mudah terprovokasi isu-isu yang dapat memecah belah masyarakat di tingkat lokal.
Ia menambahkan, menjaga NKRI dimulai dari wilayah terkecil, yakni desa dan kecamatan. Karena itu, NU di Tulangbawang Tengah berupaya memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah agar kehidupan masyarakat tetap damai dalam keberagaman.
“Perbedaan pilihan dan pandangan itu biasa. Tapi persatuan di Kecamatan Tulangbawang Tengah harus tetap kita jaga bersama. NU akan terus menjadi penyeimbang dan perekat sosial di tengah masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kang WeHa menyampaikan bahwa Majelis Sholawat Nariyah siap bersinergi dengan NU dalam memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebangsaan di lingkungan Tulangbawang Tengah.
MWC NU Tulangbawang Tengah juga mengajak generasi muda Nahdliyin untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Literasi digital dinilai penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh hoaks maupun narasi yang berpotensi memecah belah.
“Jadikan ruang digital sebagai media dakwah yang santun dan menyejukkan. Inilah bentuk jihad kebangsaan kita hari ini, dimulai dari kecamatan kita sendiri,” pungkasnya.(Red)
- Penulis: Redaksi