Breaking News
light_mode

126 Petani di Lampung Selatan Masih Terjerat Kredit Macet PKBL, Jaminan Sertifikat Belum Dikembalikan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • print Cetak

Lampung Selatan, warta edukasi — Sebanyak 126 petani di Kabupaten Lampung Selatan dikabarkan hingga kini masih menghadapi persoalan kredit macet Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang sebelumnya berada di bawah pengelolaan PTPN VII dan kini masuk ke dalam pengelolaan PT Perkebunan Nusantara I.

Para petani mengaku kecewa karena hingga saat ini belum ada kepastian terkait program penghapusan kredit macet UMKM yang sebelumnya diumumkan pemerintah pusat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2024 serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang BUMN.

Padahal, pemerintah disebut telah menyiapkan anggaran dalam jumlah besar untuk penyelesaian kredit macet UMKM dan petani terdampak pandemi Covid-19.

Namun di lapangan, para petani mengaku bunga pinjaman masih berjalan, pokok utang tetap ditagih, dan jaminan berupa sertifikat tanah masih ditahan.

“Sudah bertahun-tahun kami menunggu kejelasan. Katanya ada program penghapusan utang, tetapi kenyataannya bunga tetap aktif dan sertifikat kami belum dikembalikan,” ujar salah satu petani kepada wartawan.

Permasalahan kredit tersebut diketahui mulai muncul sejak pandemi Covid-19 pada 2020. Banyak petani mengalami gagal usaha dan kesulitan ekonomi hingga akhirnya masuk kategori kredit macet.

Yang menjadi sorotan, sebagian petani disebut telah melunasi kewajibannya. Namun jaminan mereka belum juga dikembalikan karena masih terikat sistem kelompok atau tanggung renteng.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Jika pemerintah telah membuka program penghapusan piutang macet dan anggaran telah disiapkan, mengapa pelaksanaannya di lapangan terkesan belum berjalan optimal.

Pihak pengelola disebut berdalih proses masih menunggu verifikasi dan penerbitan surat keputusan (SK) dari kementerian terkait. Namun alasan tersebut mulai dipertanyakan para petani karena proses dinilai berlangsung cukup lama tanpa kepastian.

Sorotan kini mulai mengarah kepada jajaran direksi BUMN terkait. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai:

  • status program penghapusan kredit macet,
  • alasan bunga pinjaman masih berjalan,
  • kepastian pengembalian jaminan,
  • serta nasib 126 petani yang masih menunggu penyelesaian.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan keresahan baru di tengah masyarakat kecil yang sebelumnya berharap program penghapusan kredit macet benar-benar menjadi solusi pasca pandemi.

Masyarakat kini menunggu transparansi serta langkah nyata dari pihak perusahaan maupun kementerian terkait agar program yang digaungkan pemerintah tidak hanya menjadi janji di atas kertas bagi para petani kecil di Lampung Selatan. ( Red )

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Lahir Pancasila: Dari Pendidikan Moral Pancasila hingga Tantangan Zaman Digital

    Hari Lahir Pancasila: Dari Pendidikan Moral Pancasila hingga Tantangan Zaman Digital

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Warta Edukasi Setiap tanggal 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan kesempatan untuk merefleksikan sejauh mana nilai-nilai Pancasila masih hidup dalam perilaku masyarakat, sistem pendidikan, kehidupan sosial, hingga praktik berbangsa dan bernegara. Pancasila lahir dari pemikiran para pendiri bangsa yang menginginkan Indonesia berdiri di atas fondasi […]

  • Polres Tulang Bawang Barat memperingati Hari Buruh Internasional 2026 dengan menggelar doa bersama dan santunan anak yatim sebagai upaya mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.

    Polres Tubaba Peringati May Day 2026 dengan Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TULANG BAWANG BARAT, WARTA EDUKASI – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, jajaran Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba), Polda Lampung, menggelar kegiatan doa bersama dan santunan kepada anak yatim di Masjid Al Ikhlas Mapolres Tubaba, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kamis (30/4/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh […]

  • Dari Kentongan hingga Internet: Jejak Teknologi Komunikasi Zaman Dulu yang Jadi Cikal Bakal Era Digital

    Dari Kentongan hingga Internet: Jejak Teknologi Komunikasi Zaman Dulu yang Jadi Cikal Bakal Era Digital

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi.com – Perkembangan teknologi komunikasi tidak terjadi secara instan. Jauh sebelum internet dan telepon pintar mendominasi kehidupan modern, manusia telah mengembangkan berbagai cara untuk menyampaikan pesan jarak jauh. Teknologi komunikasi masa lalu inilah yang menjadi fondasi lahirnya sistem komunikasi digital saat ini. Berikut jejak perkembangannya berdasarkan data sejarah dan fakta ilmiah. 1️⃣ […]

  • SMA Negeri 1 Gunung Agung Gelar Bazar Ramadan 2026, Sediakan berbagai Kebutuhan Takjil Puasa Ramadahan

    SMA Negeri 1 Gunung Agung Gelar Bazar Ramadan 2026, Sediakan berbagai Kebutuhan Takjil Puasa Ramadahan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi.com – SMA Negeri 1 Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat, menggelar Bazar Ramadan 2026 yang berlangsung selama enam hari, mulai 8 hingga 13 Maret 2026, Pukul 17.00 – 18.00 WIB. Dalam rangka menyemarakkan bulan Ramadhan, SMAN 1 Gunung Agung, menggelar Bazar Ramadhan yang berlangsung di halaman SMA Negeri 1 Gunung Agung. […]

  • Skandal Dana Desa di Lampung Selatan, Kades Bangunan Jadi Tersangka

    Skandal Dana Desa di Lampung Selatan, Kades Bangunan Jadi Tersangka

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, wartaedukasi — Kasus korupsi dana desa kembali terjadi di Kabupaten Lampung Selatan. Kepala Desa Bangunan, Kecamatan Palas, berinisial IS (45), resmi ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan penyalahgunaan anggaran desa tahun 2024. Penahanan dilakukan pada Rabu (29/4/2026). IS dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda untuk […]

  • 11 Cara Meningkatkan Kecerdasan Emosional agar Lebih Bijak Mengelola Emosi

    11 Cara Meningkatkan Kecerdasan Emosional agar Lebih Bijak Mengelola Emosi

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    kecerdasan emosional, cara meningkatkan EQ, manfaat kecerdasan emosional, melatih kecerdasan emosional, pengendalian emosi, kesehatan mental, empati dalam hubungan sosial, cara mengelola emosi Oleh : Redaksi WartaEdukasi Kecerdasan emosional (Emotional Quotient/EQ) adalah kemampuan seseorang dalam mengenali, memahami, serta mengelola emosi diri sendiri maupun orang lain. Individu dengan EQ tinggi biasanya mampu membangun hubungan sosial yang lebih […]

expand_less