Breaking News
light_mode

PRI Resmi Berkibar di Lampung, Struktur Partai Tuntas di 13 Kabupaten dan 2 Kota

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • print Cetak

BANDAR LAMPUNG, WARTA EDUKASI – Partai Rakyat Indonesia (PRI) Provinsi Lampung resmi mengumumkan terbentuknya kepengurusan dan jaringan organisasi partai yang telah menjangkau seluruh wilayah Provinsi Lampung, meliputi 13 kabupaten dan 2 kota.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam kegiatan Silaturahmi dan Konsolidasi DPD Partai Rakyat Indonesia Provinsi Lampung yang berlangsung di Joglo Watu, Bandar Lampung, Minggu (31/5/2026).

Terbentuknya struktur organisasi PRI di seluruh kabupaten dan kota di Lampung menjadi tonggak penting dalam memperkuat gerakan politik yang berlandaskan persatuan, gotong royong, serta perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam forum konsolidasi tersebut, seluruh perwakilan daerah menyatakan komitmennya untuk memperkuat organisasi dan memperluas jaringan kepengurusan hingga tingkat kecamatan dan desa.

Adapun susunan kepengurusan inti DPD Partai Rakyat Indonesia Provinsi Lampung periode saat ini adalah sebagai berikut:

Ketua
Wawan Tohir Balaw, S.E., M.Si.

Sekretaris
Ir. Indra Bhaskara.

Bendahara
Berly Yudiansyah, S.H., M.H.

Ketua DPD PRI Provinsi Lampung, Wawan Tohir Balaw, mengatakan konsolidasi tersebut merupakan langkah awal dalam membangun organisasi yang solid, profesional, dan mampu menjadi wadah perjuangan masyarakat dari berbagai kalangan.

“Hari ini menjadi bukti bahwa semangat persatuan dan perubahan di tengah masyarakat Lampung sangat besar. Dengan terbentuknya kepengurusan di 13 kabupaten dan 2 kota, PRI siap hadir di tengah masyarakat untuk memperjuangkan aspirasi rakyat serta menjadi kekuatan politik yang berpihak kepada kepentingan rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD PRI Provinsi Lampung, Indra Bhaskara, menegaskan pentingnya penguatan struktur organisasi dan koordinasi antar-daerah guna memastikan program-program partai dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Menurutnya, konsolidasi yang kuat akan menjadi modal utama dalam memperluas peran dan kontribusi partai di tengah masyarakat.

Di sisi lain, Bendahara DPD PRI Provinsi Lampung, Berly Yudiansyah, menilai tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap partai politik.

“Kami ingin memastikan bahwa organisasi ini dikelola secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kepercayaan masyarakat adalah modal utama dalam membangun partai yang kuat dan berkelanjutan,” katanya.

Melalui momentum konsolidasi tersebut, DPD Partai Rakyat Indonesia Provinsi Lampung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik melalui semangat persatuan, kerja nyata, dan pengabdian kepada rakyat.

Dengan terbentuknya kepengurusan di seluruh wilayah Lampung, PRI optimistis dapat memperluas basis dukungan masyarakat sekaligus memperkuat peran partai dalam mengawal pembangunan daerah dan nasional.

Mengusung slogan “Bersatu, Berjuang, Menang!”, PRI Lampung menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari perjuangan rakyat menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.( Kang WaHa )

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Lunik Hati Sai Patah”

    “Lunik Hati Sai Patah”

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    “Lunik Hati Sai Patah” Oleh : Kang WeHa Di lamban sunyi niku ku teduh,Hujan rintik ngusap pipi.Nyou mak lagi di sampingku,Tapi bayangmu mak ilang di hati. Way mata turun tanpa suara,Niku janji sai ghadu kau ucap.Katamu cinta mak bak berubah,Nyatanya tinggal kenangan gelap. Aku ghadu percayo sepenuh jiwa,Ngatur mimpi di bawah bulan.Tapi nyou milih jalan […]

  • Sepiring Nasi dan Waktu yang Hilang: Tafsir Kehidupan dari Pengajian Gus Baha

    Sepiring Nasi dan Waktu yang Hilang: Tafsir Kehidupan dari Pengajian Gus Baha

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh : Kang WeHa Wartaedukasi – Dalam sebuah pengajian yang disampaikan oleh ulama kharismatik KH. Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha, terselip perumpamaan sederhana namun menggelitik nalar. “Gajah itu makannya banyak sekali, tapi waktunya tidur ya tidur. Kamu mencari makan sepiring saja dibela-belain sampai tidak bisa tidur.” Sekilas, ungkapan ini terdengar ringan, […]

  • Tragis! Kebakaran Hebat Meluluhlantakkan Pasar Mulyo Kencono, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

    Neraka Sore di Pasar Mulyo Kencono! 75 Persen Kios Hangus, Pedagang Menangis Histeris

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TULANG BAWANG BARAT – Kebakaran hebat melanda Pasar Mulyo Kencono pada Senin sore (2/6/2026). Kobaran api yang diduga berasal dari bagian tengah pasar dengan cepat membesar dan melahap deretan kios yang sebagian besar terbuat dari papan dan kayu. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api pertama kali terlihat muncul dari area tengah pasar sebelum […]

  • Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, wartaedukasi.com – Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut diumumkan setelah pelaksanaan sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Sidang isbat berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026), dan dipimpin langsung oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar. Dalam konferensi pers seusai sidang, Menag menyampaikan […]

  • Makna dan Fungsi Seni Lukis di Tengah Masyarakat Tubaba

    Makna dan Fungsi Seni Lukis di Tengah Masyarakat Tubaba

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Punky Purbowo  Di tengah geliat pembangunan dan derasnya arus digitalisasi, seni lukis di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) hadir bukan sekadar sebagai aktivitas menggambar atau permainan warna di atas kanvas. Ia tumbuh sebagai medium ekspresi, ruang pertemuan sosial, sekaligus cara masyarakat menjaga ingatan tentang identitas daerahnya sendiri. Bagi sebagian orang, lukisan mungkin hanya dipandang […]

  • NEGERI YANG MENJUAL MALU

    NEGERI YANG MENJUAL MALU

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    NEGERI YANG MENJUAL MALU Penulis : Kang WeHa Di negeri ini,korupsi disebut kekhilafan,kemiskinan disebut kurang bersyukur,dan kritik disebut ancaman ketertiban. Kami diajari mencintai tanah air,tapi tanah kami dijual meteran.Hutan dibabat atas nama investasi,lalu banjir disebut takdir Tuhanyang “tidak bisa diprediksi.” Di podium megah berpendingin ruangan,mereka bicara tentang rakyat kecil—seolah-olah kami ini dongengyang enak diceritakantanpa perlu […]

expand_less