Breaking News
light_mode

Disporapar dan Pokdarwis Tubaba Matangkan Usulan Tiyuh Pagar Dewa sebagai Tiyuh Wisata Berbudaya Lampung

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • print Cetak

TULANG BAWANG BARAT, WARTA EDUKASI – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tubaba mulai menindaklanjuti Keputusan Gubernur Lampung Nomor G/320/V.20/HK/2026 tentang Penetapan Lokasi Sasaran Program Desa Wisata Berbudaya Lampung.

Langkah tersebut diwujudkan melalui pertemuan dan asesmen bersama yang dihadiri Kepala Disporapar Tubaba, Alma Restow Guna, didampingi Kepala Bidang Pariwisata, Tabrani, bersama jajaran Pokdarwis Tubaba.

Berdasarkan hasil asesmen awal, Tiyuh Pagar Dewa dinilai layak diusulkan sebagai Tiyuh Wisata Berbudaya. Penilaian itu didasarkan pada nilai historis yang dimiliki sebagai salah satu tiyuh tua di Kabupaten Tulang Bawang Barat, serta keberadaan sejumlah situs budaya dan sejarah yang masih terjaga hingga kini.

Kepala Disporapar Tubaba, Alma Restow Guna, mengatakan Keputusan Gubernur Lampung menjadi pijakan penting bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya yang melibatkan masyarakat secara langsung.

“Program Desa Wisata Berbudaya merupakan langkah strategis untuk menjaga identitas budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dari hasil asesmen bersama, Tiyuh Pagar Dewa memiliki potensi yang sangat kuat untuk dikembangkan sebagai Tiyuh Wisata Berbudaya. Potensi sejarah, budaya, dan kearifan lokal yang dimiliki harus menjadi kekuatan yang terus dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Tubaba, Tabrani, menegaskan bahwa penilaian desa wisata berbudaya tidak hanya bertumpu pada objek wisata semata, melainkan juga pada kekayaan sejarah, tradisi, adat istiadat, serta kesiapan masyarakat dalam mengelola potensi yang dimiliki.
“Pagar Dewa memiliki karakter yang kuat sebagai tiyuh bersejarah. Ke depan kami akan melakukan pendampingan secara bertahap bersama Pokdarwis agar seluruh potensi yang ada dapat dipetakan dan dikembangkan menjadi produk wisata yang memiliki nilai edukasi, budaya, dan ekonomi,” katanya.

Di sisi lain, Ketua Pokdarwis Tubaba Edi Fetra Zulkarnan, melalui Sekretaris Pokdarwis Wawan Hidayat, menyatakan kesiapan organisasi untuk mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan Tiyuh Pagar Dewa sebagai Tiyuh Wisata Berbudaya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, tokoh adat, dan pegiat pariwisata menjadi kunci keberhasilan pengembangan desa wisata.

“Kami menyambut baik langkah Disporapar Tubaba yang bergerak cepat menindaklanjuti Keputusan Gubernur Lampung. Bagi Pokdarwis, penetapan desa wisata bukan sekadar menghadirkan destinasi baru, tetapi merupakan ikhtiar bersama untuk menjaga warisan leluhur, merawat identitas budaya, dan menggerakkan ekonomi masyarakat melalui pariwisata yang berkelanjutan. Kami siap bersinergi agar Tiyuh Pagar Dewa dapat menjadi contoh desa wisata berbudaya yang membanggakan Tubaba dan Lampung,” ungkap Wawan.

Melalui sinergi tersebut, Disporapar Tubaba dan Pokdarwis berharap proses pengusulan Tiyuh Pagar Dewa sebagai Tiyuh Wisata Berbudaya dapat berjalan sesuai tahapan, sekaligus menjadi awal penguatan sektor pariwisata berbasis budaya di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

(Warta Edukasi)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fakta Terungkap! SDN 1 Sidoharjo Tegaskan Tak Pernah Tuduh Santri Soal Kaca Pecah

    Fakta Terungkap! SDN 1 Sidoharjo Tegaskan Tak Pernah Tuduh Santri Soal Kaca Pecah

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, Warta Edukasi — Polemik dugaan perusakan kaca di SDN 1 Sidoharjo, Kecamatan Jati Agung, akhirnya mendapat kejelasan. Pihak sekolah menegaskan tidak pernah menuduh pihak mana pun, termasuk santri pondok pesantren, sebagai pelaku kejadian tersebut. Kepala SDN 1 Sidoharjo, Enny Kurniasih, menjelaskan bahwa peristiwa kaca pecah baru diketahui saat aktivitas sekolah kembali berlangsung. Namun, […]

  • Gen Z Mulai Ubah Dunia Kerja: 12 Kebiasaan Kantor “Jadul” yang Kini Mulai Ditolak

    Gen Z Mulai Ubah Dunia Kerja: 12 Kebiasaan Kantor “Jadul” yang Kini Mulai Ditolak

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Warta Edukasi
    • 0Komentar

    Warta Edukasi — Dunia kerja terus mengalami perubahan seiring hadirnya Generasi Z yang kini mulai mendominasi angkatan kerja di berbagai sektor. Meski terbilang sebagai “pemain baru” dibanding generasi sebelumnya, Gen Z membawa perspektif berbeda dalam memandang karier, keseimbangan hidup, hingga cara bekerja. Bagi generasi yang lebih tua, banyak aturan kerja selama ini dianggap sebagai hal […]

  • Ngopi di Balkon Rumah Panggung Menikmati Sungai Way Kiri Tubaba

    Fakta Menarik Orang dengan Kebiasaan Ngopi: Antara Produktivitas dan Risiko yang Perlu Diketahui

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Artikel Oleh : Kang WeHa Kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup jutaan orang di seluruh dunia. Bagi sebagian orang, hari terasa belum dimulai sebelum menikmati secangkir kopi hangat. Dari kalangan pekerja, mahasiswa, hingga pelaku usaha, kebiasaan ngopi sering dianggap sebagai teman setia untuk meningkatkan semangat dan konsentrasi. Namun, di balik aroma khas dan cita […]

  • 333 Warga Bandar Lampung Positif HIV Sepanjang 2025, DPRD dan LSM Desak Langkah Luar Biasa

    333 Warga Bandar Lampung Positif HIV Sepanjang 2025, DPRD dan LSM Desak Langkah Luar Biasa

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Wartaedukasi.com | Bandar Lampung – Sebanyak 333 warga Kota Bandar Lampung terkonfirmasi positif Human Immunodeficiency Virus (HIV) sepanjang tahun 2025. Data tersebut menempatkan Bandar Lampung dalam status siaga darurat kesehatan, sekaligus menjadi daerah dengan temuan kasus HIV tertinggi di Provinsi Lampung. Berdasarkan hasil skrining aktif Dinas Kesehatan, dari total 333 kasus tersebut, sebanyak 227 kasus […]

  • Terhimpit Ekonomi? Ini Cara Allah Menyempurnakan Imanmu Tanpa Kamu Sadari

    Terhimpit Ekonomi? Ini Cara Allah Menyempurnakan Imanmu Tanpa Kamu Sadari

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Kang WeHa Di tengah himpitan ekonomi, harga kebutuhan yang terus naik, dan penghasilan yang kadang tak sebanding dengan kebutuhan, banyak hati mulai goyah. Ada yang bertanya, “Kenapa hidupku seberat ini?” Ada pula yang diam, tapi perlahan menjauh dari harapan. Padahal, dalam diam itulah Allah sedang menulis kisah paling indah: kisah tentang iman yang sedang […]

  • Korban Kekerasan Seksual Merbau Mataram Melahirkan, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku 

    Korban Kekerasan Seksual Merbau Mataram Melahirkan, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku 

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, WARTA EDUKASI.COM – Keluarga korban melaporkan dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan.  Anak korban, inisial M.Z.A., kini telah melahirkan setelah mengalami kehamilan akibat dugaan tindakan asusila pelaku, sementara pelaku, diduga seorang pria bernama Aji, hingga kini belum ditangkap. Kronologi Kejadian Peristiwa ini bermula pada 22 […]

expand_less