Breaking News
light_mode

Rawa Tercemar Parah, LSM LIR Tubaba: Jangan Cuma Teguran — Tutup Usaha & Proses Hukum!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

Tulang Bawang Barat, Warta Edukasi – Pencemaran lingkungan akibat limbah cair industri tempe kembali memicu kecaman keras. Lembaga Investigasi Rakyat (LIR) Kabupaten Tulang Bawang Barat menuntut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bertindak tegas, menegakkan aturan, serta meminta pengusaha bertanggung jawab penuh atas kerusakan rawa di wilayah Tiyuh Panaragan Jaya Utama (PJU), Kecamatan Tulang Bawang Tengah.

Ketua LSM LIR Tubaba, Bandarudin, menyatakan ketidakpatuhan pelaku usaha melanggar aturan perlindungan lingkungan — sekaligus mengingatkan bahwa setiap kegiatan usaha wajib memiliki izin resmi serta memenuhi syarat pengelolaan dampak lingkungan, baik milik swasta, BUMD maupun BUMN.

“Setiap perusahaan atau usaha yang beroperasi di Tubaba wajib mengantongi izin lengkap sebelum berjalan, apalagi jika berdampak ke lingkungan. Mengabaikan syarat seperti AMDAL atau Persetujuan Lingkungan jelas melanggar hukum — diatur tegas dalam UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan & Pengelolaan Lingkungan Hidup beserta UU Cipta Kerja. Pelanggaran tersebut membawa konsekuensi berat: sanksi administratif, denda hingga Rp 3 miliar, bahkan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun beserta denda pidana sampai Rp 10 miliar,” tegas Bandarudin, Sabtu (22/8/2026).

Masalah yang Terjadi:Kasus bermula dari keluhan warga terkait limbah cair berwarna putih kecokelatan menjadi air keruh, berbau sangat menyengat yang dialirkan langsung dari usaha tempe milik David ke badan air/rawa di belakang lokasi — tanpa memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sama sekali. Pantauan wartawan, saluran pembuangan menggunakan pipa paralon menuju rawa yang sebelumnya dimanfaatkan warga untuk pertanian & sumber kehidupan.

Kini kondisi berubah drastis: air keruh tercemar, ikan mati, ekosistem rusak parah serta menimbulkan risiko kesehatan dan keresahan warga.

Pemilik usaha David mengakui sepenuhnya limbah itu berasal dari produksi tempenya yang sudah berjalan sejak tahun 2023. Ia menyebut sudah mendapat “izin usaha dari Pemerintah Tiyuh serta diketahui Kepala Tiyuh maupun RT”. Namun Kepala Tiyuh Panaragan Jaya Utama, Supriyanto, membantah mengetahui pembuangan limbah ke rawa:

“Kita berikan izin membuka usaha warga — itu benar. Tapi kalau limbahnya dibuang ke rawa, saya tidak tahu sama sekali.” ucap dia melalui via telpon whatsapp.

Perbedaan keterangan ini semakin memperkuat dugaan pelanggaran, sekaligus menunjukkan ketidaktahuan atau kelalaian terkait aturan pengelolaan limbah.

LSM Desak Langkah Nyata, Bukan Sekadar Teguran.

Bandarudin menegaskan persoalan ini bukan hal remeh, dan pengawasan DLH sangat dipertanyakan:

“Pengusaha ini beroperasi tanpa izin lengkap & fasilitas pengolahan limbah — lalu merusak rawa publik! Kalau responnya hanya teguran lalu menyuruh bikin bak sementara tetap jalan — itu sangat keliru & konyol. Kalau begitu, semua warga bebas buang limbah sembarangan?, ” ujarnya.

Ia menuntut langkah tegas: hentikan operasional sementara usaha sampai lengkap syarat & izin lingkungan, bangun IPAL yang benar, perbaiki kerusakan lingkungan yang sudah terjadi — atau proses hukum.

“Jangan tunggu sampai ada korban jiwa baru bergerak. Kalau dalam waktu dekat tidak ada tindakan serius, tim kami akan kumpulkan seluruh bukti & dokumentasi — lalu laporkan secara resmi ke Aparat Penegak Hukum atas dugaan pencemaran & perusakan lingkungan hidup!,” tegasnya.

Sementara itu warga sekitar berharap pihak berwenang segera turun ke lokasi: memeriksa langsung, mengambil sampel air, memastikan kerusakan dan meminta pihak usaha bertanggung jawab pulihkan kembali rawa seperti semula. (Reki).

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Tulang Bawang Barat memperingati Hari Buruh Internasional 2026 dengan menggelar doa bersama dan santunan anak yatim sebagai upaya mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.

    Polres Tubaba Peringati May Day 2026 dengan Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TULANG BAWANG BARAT, WARTA EDUKASI – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, jajaran Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba), Polda Lampung, menggelar kegiatan doa bersama dan santunan kepada anak yatim di Masjid Al Ikhlas Mapolres Tubaba, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kamis (30/4/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh […]

  • Polres Tubaba Ungkap Curas Rp800 Juta, Tiga Pelaku Ditangkap di Sumatera Utara

    Polres Tubaba Ungkap Curas Rp800 Juta, Tiga Pelaku Ditangkap di Sumatera Utara

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi.com – Polres Tulang Bawang Barat, Polda Lampung menggelar press release pengungkapan kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) uang sebesar Rp800 juta yang melibatkan tiga tersangka lintas provinsi. Ketiga pelaku masing-masing berinisial AY (58), warga Tiyuh Panaragan Jaya Utama, Kecamatan Tuba Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat; DAF (33), warga Simodong, Kecamatan […]

  • Rektor UII Tolak Kampus Kelola Dapur MBG: Jaga Nalar Kritis Akademik

    Rektor UII Tolak Kampus Kelola Dapur MBG: Jaga Nalar Kritis Akademik

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh : Kang WeHaJakarta Wartaedukasi – Dilansir dari Media Nasional, Rektor Universitas Islam Indonesia, Fathul Wahid, menyatakan penolakannya terhadap rencana pelibatan perguruan tinggi dalam pembangunan dan pengelolaan dapur program makan bergizi gratis (MBG). Dilansir dari media nasional, Fathul menilai kampus harus tetap menjaga fungsi utamanya sebagai institusi pendidikan yang berfokus pada peningkatan mutu akademik, riset, […]

  • Pengeroyokan Lampung: Korban Minta Kapolda Helfi Assegaf Percepat Pengusutan Kasus Dugaan Pengeroyokan

    Pengeroyokan Lampung: Korban Minta Kapolda Helfi Assegaf Percepat Pengusutan Kasus Dugaan Pengeroyokan

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, wartaedukasi.com – Pengeroyokan Lampung menjadi sorotan publik setelah Kurnia Islami Firdaus, warga Jalan Untung Suropati, Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, meminta Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf mempercepat penanganan perkara yang dilaporkannya. Korban mengaku mengalami luka serius akibat dugaan pengeroyokan yang terjadi setelah dirinya meminta klarifikasi terkait dugaan pelecehan seksual terhadap istrinya. Perkara tersebut […]

  • Kapolres Tubaba Gelar Buka Bersama OKP PMII dan Santuni Anak Yatim Piatu

    Kapolres Tubaba Gelar Buka Bersama OKP PMII dan Santuni Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi.com — Dalam upaya mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat di bulan suci Ramadhan, Kapolres Tulang Bawang Barat, AKBP Sendi Antoni S.I.K., M.I.K., menggelar kegiatan buka puasa bersama Organisasi Kepemudaan (OKP) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tubaba sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim piatu. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Kapolres, Mapolres […]

  • “Lahir dari Luka”: Dua Anak Harimau Sumatera Hadir dari Induk Korban Jerat di Lampung

    “Lahir dari Luka”: Dua Anak Harimau Sumatera Hadir dari Induk Korban Jerat di Lampung

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG, WARTA EDUKASI – Kabar menggembirakan datang dari dunia konservasi satwa di Provinsi Lampung. Lembaga Konservasi (LK) Lembah Hijau untuk pertama kalinya berhasil memfasilitasi kelahiran dua ekor anak Harimau Sumatera secara ex-situ. Peristiwa langka ini terjadi pada 14 Februari 2026 dan menjadi tonggak penting dalam upaya pelestarian satwa dilindungi yang kini berstatus kritis. Kelahiran […]

expand_less