Breaking News
light_mode

JMSI Tegaskan Pers Bukan Alat Pemecah Bangsa, Tapi Perekat Demokrasi di NKRI

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • print Cetak

Sorong, wartaedukasi.com — Pengurus Pusat Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menegaskan bahwa pers bukan alat pemecah persatuan, melainkan perekat bangsa dalam sistem demokrasi di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penegasan tersebut disampaikan dalam Seminar Nasional Harmonisasi Polri dan Insan Pers yang digelar JMSI Papua Barat Daya di Rylich Panorama, Kota Sorong, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan unsur kepolisian, Dewan Pers, serta insan media dari berbagai daerah. Forum ini menjadi ruang dialog strategis untuk memperkuat profesionalisme wartawan dan perusahaan pers di tengah dinamika era digital.

Pers Harus Merekatkan Bangsa

Pengurus Pusat JMSI, Satria Utama Batubara, yang juga Sekretaris Bidang Jurnalisme Berkualitas JMSI Pusat, menegaskan bahwa pers memiliki fungsi strategis dalam menjaga keutuhan bangsa.

Menurutnya, wartawan dan perusahaan pers wajib bekerja secara profesional dan bertanggung jawab.

“Pers itu merekatkan bangsa, bukan memecah bangsa. Profesionalisme wartawan juga harus didukung oleh perusahaan pers yang berkualitas,” ujarnya.

Sebagai salah satu konstituen Dewan Pers, JMSI memiliki tanggung jawab meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan dan tata kelola perusahaan pers agar tetap sesuai koridor hukum dan etika jurnalistik.

Wajib Patuh UU Pers dan Kode Etik

Satria menegaskan bahwa seluruh anggota JMSI harus tunduk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta menjalankan Kode Etik Jurnalistik secara konsisten.

Ia mengingatkan bahwa di era digital saat ini, siapa pun dapat dengan mudah membuat situs berita tanpa standar profesional yang jelas.

“Sekarang sangat mudah membuat website dan mengaku sebagai media. Inilah yang harus dibentengi dengan aturan dan komitmen profesionalisme,” tegasnya.

Menurutnya, regulasi dan komitmen etika menjadi benteng utama untuk mencegah penyalahgunaan profesi wartawan sekaligus menjaga marwah pers nasional.

Harmonisasi Polri dan Insan Pers

Dalam kesempatan tersebut, JMSI juga mengapresiasi pelaksanaan seminar harmonisasi Polri dan insan pers di Provinsi Papua Barat Daya. Kegiatan ini dinilai sebagai tonggak kebersamaan dalam memperkuat penegakan hukum sekaligus melindungi kemerdekaan pers yang bekerja profesional.

Satria menyampaikan bahwa JMSI saat ini telah hadir di 32 provinsi di Indonesia. Jaringan tersebut, kata dia, dapat membantu pemerintah dalam melakukan verifikasi dan pendataan perusahaan pers secara lebih akurat.

“Dengan jaringan JMSI yang luas, pendataan dan verifikasi perusahaan pers bisa dilakukan lebih akurat,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Polda Papua Barat Daya atas dukungan terhadap kegiatan tersebut dan berharap tidak terjadi kriminalisasi terhadap insan pers yang menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.

Dalam seminar itu turut hadir sebagai pembicara Pokja Hukum dan Perundang-Undangan Dewan Pers Erick Tanjung, Direktur Reskrimsus Polda Papua Barat Daya Iwan Manurung, serta Ketua JMSI Papua Barat Daya Zakarias A. Balubun. Diskusi dipandu Olha Irianti Mulalinda sebagai moderator.

Melalui kegiatan ini, JMSI berharap terbangun sinergi kuat antara pers, Polri, dan pemerintah daerah guna menciptakan iklim jurnalistik yang sehat, profesional, dan berintegritas di Papua Barat Daya.

(Redaksi)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reaksi Cepat Krisis Air Pulau Pisang, Tim BBWS Mesuji Sekampung dan Pasukan Katak TNI-AL Pulihkan Distribusi Air dalam 4 Hari

    Reaksi Cepat Krisis Air Pulau Pisang, Tim BBWS Mesuji Sekampung dan Pasukan Katak TNI-AL Pulihkan Distribusi Air dalam 4 Hari

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle haris
    • 0Komentar

    Pesisir Barat, Wartaedukasi.com —Reaksi Cepat Krisis Air Pulau Pisang menjadi sorotan setelah Tim Operasi dan Pemeliharaan (OP-2) bergerak menanggulangi krisis air bersih di Pulau Pisang, Kabupaten . Gangguan itu menyebabkan sekitar 1.800 jiwa di enam pekon mengalami kekurangan air bersih akibat terputusnya pipa jalur laut sepanjang 2,4 kilometer dari Pulau Sumatera. Reaksi Cepat Krisis Air […]

  • Polres Tubaba Gelar Penanaman Jagung Serentak Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    Polres Tubaba Gelar Penanaman Jagung Serentak Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi.com  – Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba), Polda Lampung menggelar kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dan luring dan dipusatkan di lahan pertanian Tiyuh Mulya Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, pada Sabtu (7/3/2026). […]

  • HelloConnect Gelar Aksi YouthSpark Perkuat Kolaborasi Pemuda

    HelloConnect Gelar Aksi YouthSpark Perkuat Kolaborasi Pemuda

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    HelloConnect Wadah Kreatif Generasi Muda Ciptakan Aksi Nyata Tangerang, WARTA EDUKASI, –HelloConnect sukses menggelar program YouthSpark #1 di Kota Tangerang baru-baru ini sebagai langkah nyata memberdayakan pemuda sebagai agen perubahan. Komunitas ini hadir sebagai ruang aman bagi anak muda untuk berekspresi sekaligus menghubungkan ide kreatif menjadi gerakan sosial yang berdampak luas. Koordinator Pusat Riski Hidayatullah, […]

  • Daswati: Menelusuri Jejak Sejarah Lahirnya Provinsi Lampung

    Daswati: Menelusuri Jejak Sejarah Lahirnya Provinsi Lampung

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bangunan Daswati Menjadi Saksi Bisu Perjuangan Rakyat Lampung Bandar Lampung,Warta Edukasi – Rumah Daswati merupakan bangunan paling bersejarah yang menandai titik awal berdirinya Provinsi Lampung secara administratif di Indonesia. Rumah yang berlokasi di Jalan Dahlia, Enggal, Kota Bandar Lampung ini menjadi pusat koordinasi para tokoh daerah pada tahun 1963. Saat itu, para pejuang lokal menggunakan […]

  • Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Hadiri Upacara Forkopimda Masuk Sekolah di SDN 20 TBU

    Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Hadiri Upacara Forkopimda Masuk Sekolah di SDN 20 TBU

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Udik, wartaedukasi, 27 April 2026 — Pelaksanaan kegiatan Forkopimda Masuk Sekolah berlangsung khidmat di SDN 20 Tulang Bawang Udik, Kampung Karta Raharja, Kecamatan Tulang Bawang Udik, pada Senin (27/4/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Bapak Rodianto, S.Pd., M.Pd. Upacara tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah […]

  • Korban Kekerasan Seksual Merbau Mataram Melahirkan, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku 

    Korban Kekerasan Seksual Merbau Mataram Melahirkan, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku 

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, WARTA EDUKASI.COM – Keluarga korban melaporkan dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan.  Anak korban, inisial M.Z.A., kini telah melahirkan setelah mengalami kehamilan akibat dugaan tindakan asusila pelaku, sementara pelaku, diduga seorang pria bernama Aji, hingga kini belum ditangkap. Kronologi Kejadian Peristiwa ini bermula pada 22 […]

expand_less