Breaking News
light_mode

Rokok Ilegal: Api Dalam Sekam yang Dibiarkan Membakar Negeri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • print Cetak

Rokok Ilegal: Api Dalam Sekam yang Dibiarkan Membakar Negeri

Oleh: Kang WeHa

Peredaran rokok ilegal di negeri ini bukan lagi sekadar pelanggaran hukum—ini adalah bentuk pengkhianatan terang-terangan terhadap negara. Di saat pemerintah berupaya menambal kebocoran anggaran dan mendorong pembangunan dari berbagai sektor, justru ada “industri bayangan” yang dengan santainya menggerogoti pendapatan negara tanpa rasa bersalah.
Mari bicara jujur. Rokok ilegal bukan fenomena kecil yang bisa ditoleransi dengan alasan ekonomi rakyat.

Ini adalah bisnis gelap yang terorganisir, rapi, dan—yang lebih mengkhawatirkan—seakan dibiarkan hidup. Tanpa pita cukai, tanpa pengawasan mutu, tanpa kontribusi pada negara. Lalu siapa yang dirugikan? Semua. Negara kehilangan triliunan rupiah, industri resmi tercekik, dan masyarakat mengonsumsi produk tanpa jaminan keamanan.

Ironisnya, rokok ilegal kerap dibungkus narasi “ekonomi kerakyatan”. Seolah-olah ini perjuangan wong cilik melawan korporasi besar. Padahal faktanya, di balik peredarannya sering kali berdiri aktor-aktor kuat yang bermain di wilayah abu-abu hukum. Rakyat kecil hanya dijadikan tameng, sementara keuntungan mengalir ke kantong yang tak tersentuh hukum.

Penegakan hukum? Jangan pura-pura tidak tahu. Operasi penindakan memang ada, tapi terasa seperti formalitas musiman.

Satu-dua gudang digerebek, beberapa karton dimusnahkan, lalu sunyi kembali. Sementara di lapangan, rokok ilegal tetap beredar bebas, bahkan terang-terangan dijual di warung-warung kecil. Ini bukan lagi soal kemampuan, tapi soal keseriusan.
Yang lebih menyakitkan, rokok ilegal merusak ekosistem industri yang sah. Para pelaku usaha yang taat aturan, membayar cukai, dan mengikuti regulasi, harus bersaing dengan produk ilegal yang jauh lebih murah. Ini persaingan tidak sehat yang dibiarkan terjadi.

Jika terus begini, jangan salahkan jika pelaku usaha legal mulai kehilangan kepercayaan pada sistem.
Negara tidak boleh setengah hati. Jika serius ingin memberantas rokok ilegal, maka langkahnya harus tegas dan menyeluruh: penindakan hukum tanpa pandang bulu, pengawasan distribusi yang ketat, serta edukasi publik yang masif. Jangan hanya menyasar pedagang kecil, tapi kejar sampai ke akar jaringan distribusinya.

Lebih dari itu, transparansi dan integritas aparat menjadi kunci. Sebab selama masih ada celah “main mata”, selama itu pula rokok ilegal akan terus hidup. Ini bukan sekadar soal cukai, tapi soal wibawa negara. Apakah hukum benar-benar berdiri tegak, atau hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas?
Rokok ilegal adalah api dalam sekam.

Jika terus dibiarkan, ia tidak hanya membakar pendapatan negara, tapi juga kepercayaan publik. Dan ketika kepercayaan itu habis, yang tersisa hanyalah keraguan terhadap keseriusan negara menjaga keadilan.

Sudah saatnya berhenti kompromi. Karena setiap batang rokok ilegal yang beredar, adalah simbol dari hukum yang dilecehkan. Dan jika itu terus terjadi, maka kita semua sedang menyaksikan—atau bahkan ikut membiarkan—negara ini dirongrong dari dalam.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rawa Tercemar Parah, LSM LIR Tubaba: Jangan Cuma Teguran — Tutup Usaha & Proses Hukum!

    Rawa Tercemar Parah, LSM LIR Tubaba: Jangan Cuma Teguran — Tutup Usaha & Proses Hukum!

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, Warta Edukasi – Pencemaran lingkungan akibat limbah cair industri tempe kembali memicu kecaman keras. Lembaga Investigasi Rakyat (LIR) Kabupaten Tulang Bawang Barat menuntut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bertindak tegas, menegakkan aturan, serta meminta pengusaha bertanggung jawab penuh atas kerusakan rawa di wilayah Tiyuh Panaragan Jaya Utama (PJU), Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Ketua LSM LIR Tubaba, Bandarudin, menyatakan ketidakpatuhan pelaku usaha […]

  • KH. Qosim Bukhori, Pendiri Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 Gondanglegi Malang

    KH. Qosim Bukhori, Pendiri Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 Gondanglegi Malang

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Penulis : Majelis Sholawat Nariyah Tubaba KH. Qosim Bukhori merupakan salah satu ulama kharismatik asal Malang Selatan yang dikenal luas sebagai pendiri Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Sosok beliau dikenal sederhana, tawadhu, istiqamah dalam berdakwah, serta memiliki perhatian besar terhadap pengembangan pendidikan Islam berbasis pesantren. Beliau lahir pada tahun 1942 […]

  • Polisi Tingkatkan Patroli KRYD, Pastikan Libur Panjang di Tubaba Aman dan Kondusif

    Polisi Tingkatkan Patroli KRYD, Pastikan Libur Panjang di Tubaba Aman dan Kondusif

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi.com – Guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif selama momen libur panjang cuti bersama, Satuan Samapta Polres Tulang Bawang Barat, Polda Lampung, meningkatkan patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukumnya, Senin (16/02/2026) siang. Kapolres Tulang Bawang Barat, AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat […]

  • Takhtiman Yanbu’ul Ulum, Abi Syukron: Khatam Bukan Akhir Belajar

    Takhtiman Yanbu’ul Ulum, Abi Syukron: Khatam Bukan Akhir Belajar

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle ARIF
    • 0Komentar

    Takhtiman Yanbu’ul Ulum Jadi Momentum Santri Memulai Perjalanan Ilmu Lampung Selatan, Warta Edukasi.Com — Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema memenuhi aula Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Diniyyah Putra-Putri Yanbu’ul Ulum, Sabtu malam Ahad (27/6/2026). Di hadapan para wali santri, ulama, dan tamu undangan, puluhan santri menundukkan kepala dengan penuh khidmat. Malam itu bukan sekadar seremoni kelulusan, […]

  • Bid Propam Polda Lampung Gelar Pembinaan Etika Profesi di Polres Tulang Bawang Barat

    Bid Propam Polda Lampung Gelar Pembinaan Etika Profesi di Polres Tulang Bawang Barat

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi – Dalam upaya menjaga kedisiplinan dan integritas anggota, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Lampung melaksanakan kegiatan pembinaan etika profesi serta pemulihan profesi Polri bagi personel Polres Tulang Bawang Barat. Kegiatan ini berlangsung di Aula Sarja Arya Racana Mapolres Tubaba, Kamis (30/4/2026). Kegiatan dipimpin oleh Kasubag Rehabpers Bid Propam Polda […]

  • SPPI Tubaba Gelar “Agustusan Bersama SPPI Se-Tubaba” 2026: Loyalitas Tanpa Batas, Salam inegritas

    SPPI Tubaba Gelar “Agustusan Bersama SPPI Se-Tubaba” 2026: Loyalitas Tanpa Batas, Salam inegritas

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TULANG BAWANG BARAT, WARTA EDUKASI -14 Agustus 2026 Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia Kabupaten Tulang Bawang Barat (SPPI Tubaba) bekerja sama menyelenggarakan kegiatan “Agustusan Bersama SPPI Se-Tubaba”. Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 14 sampai 16 Agustus 2026, yang dipusatkan di tiga lokasi: Mulya […]

expand_less