Ali Husin Kembali Maju sebagai Calon Petahana Kepalo Tiyuh Toto Wonodadi, Hadapi Kotak Kosong
- account_circle Redaksi
- calendar_month 8 jam yang lalu
- print Cetak

TULANG BAWANG BARAT, WARTA EDUKASI — Ali Husin kembali mencalonkan diri sebagai Kepalo Tiyuh Toto Wonodadi dalam pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober 2026. Ali Husin merupakan calon petahana yang kembali mengikuti kontestasi untuk melanjutkan kepemimpinannya di Tiyuh Toto Wonodadi.
Pada pemilihan kali ini, Ali Husin menjadi satu-satunya calon yang maju, sehingga kontestasi berlangsung dengan skema calon tunggal melawan kotak kosong.
Kondisi tersebut menjadikan pemilihan kali ini memiliki dinamika berbeda dibandingkan kontestasi dengan lebih dari satu pasangan calon. Masyarakat nantinya tetap memiliki ruang untuk menentukan pilihan sesuai mekanisme pemilihan yang telah ditetapkan.
Dalam pencalonannya, Ali Husin membawa visi:
“Terwujudnya Tiyuh Toto Wonodadi yang Maju, Mandiri, Berbudaya, dan Sejahtera dalam Kebersamaan untuk Masa Depan yang Lebih Baik.”
Visi tersebut menjadi dasar gagasan Ali Husin untuk melanjutkan pembangunan Tiyuh Toto Wonodadi dengan sejumlah fokus, antara lain tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, pembangunan infrastruktur yang merata, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, serta peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
Tidak hanya pembangunan fisik, Ali Husin juga menempatkan pelestarian adat istiadat, budaya, dan semangat gotong royong sebagai bagian penting dalam pembangunan tiyuh.
Petahana Siap Melanjutkan Pengabdian
Sebagai calon petahana, Ali Husin menyatakan kesiapannya untuk kembali mengabdikan diri dan melayani masyarakat apabila memperoleh amanah melalui proses pemilihan.
“Saya siap mengabdi dan melayani masyarakat. Pembangunan tiyuh harus dilakukan bersama-sama, dengan mengedepankan pelayanan, keterbukaan, serta kepentingan masyarakat,” demikian semangat yang diusung Ali Husin.
Ia menegaskan bahwa pembangunan Tiyuh Toto Wonodadi ke depan membutuhkan kesinambungan sekaligus evaluasi. Program yang telah berjalan perlu dipertahankan apabila memberikan manfaat, sementara berbagai kekurangan harus menjadi bahan perbaikan.
Dengan posisi sebagai calon tunggal, pemilihan Kepala Tiyuh Toto Wonodadi kali ini tetap menjadi bagian dari proses demokrasi di tingkat tiyuh. 21 Oktober 2026 akan menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan keberlanjutan kepemimpinan melalui mekanisme Ali Husin atau kotak kosong.
Semangat yang dibawa Ali Husin dalam pencalonannya dirangkum dalam tagline:
“Bersama Membangun Tiyuh — Maju, Mandiri, dan Sejahtera.”
- Penulis: Redaksi










