Breaking News
light_mode

Menyambut Ramadhan: Bulan Pembongkaran Diri, Bukan Sekadar Menahan Lapar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • print Cetak

Oleh : Majelis Sholawat Nariyah Tubaba

Ramadhan selalu datang dengan suasana yang khas. Masjid mulai ramai, spanduk ucapan marak terpasang, dan ucapan “Marhaban ya Ramadhan” berseliweran di berbagai ruang. Namun pertanyaannya, sudahkah kita benar-benar memahami apa yang sedang kita sambut?
Banyak orang memaknai Ramadhan sebatas bulan menahan lapar dan dahaga. Padahal Al-Qur’an telah menegaskan tujuan yang jauh lebih dalam.

Allah berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
(QS. Al-Baqarah: 183)
Ayat ini menegaskan bahwa tujuan utama puasa adalah takwa. Bukan sekadar perubahan jadwal makan, tetapi perubahan kualitas jiwa.

Ramadhan, Bulan Kejujuran
Puasa adalah ibadah paling rahasia. Shalat bisa terlihat, sedekah bisa diketahui, tetapi puasa hanya diri dan Allah yang benar-benar tahu. Dalam sebuah hadits disebutkan:
“Puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Di sinilah Ramadhan menjadi bulan pembongkaran diri. Ia menguji kejujuran terdalam manusia. Siapa kita saat tidak ada yang melihat? Seberapa jujur kita dalam ketaatan?

Ramadhan, Bulan Pembersihan Hati
Puasa bukan hanya menahan makan dan minum, tetapi juga menahan amarah, kebencian, dan dendam. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Puasa itu perisai. Jika salah seorang dari kalian berpuasa, jangan berkata kotor dan jangan bertengkar.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Bahkan beliau mengingatkan:
“Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan buruk, maka Allah tidak butuh dia meninggalkan makan dan minumnya.”
(HR. Bukhari)
Artinya, Ramadhan adalah momentum membersihkan hati. Jika setelah Ramadhan kita masih menyimpan dendam dan kebencian, maka yang lapar hanya tubuh, bukan ego.

Ramadhan, Latihan Melepaskan Dunia
Di bulan ini kita mengurangi makan, mengendalikan syahwat, dan memperbanyak ibadah malam. Tanpa sadar, Ramadhan sedang melatih kita untuk tidak terlalu bergantung pada dunia.

Allah mengingatkan:
“Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati.”
(QS. Ali Imran: 185)
Rasulullah ﷺ juga bersabda:
“Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau musafir.”
(HR. Bukhari)
Ramadhan seakan menjadi simulasi kecil sebelum manusia benar-benar meninggalkan dunia. Ia mengajarkan kesederhanaan dan kesadaran bahwa hidup ini sementara.

Ramadhan, Saat Allah Mendekat
Bulan ini bukan hanya tentang usaha manusia mendekat kepada Allah, tetapi juga tentang Allah yang membuka pintu-pintu rahmat-Nya.

Rasulullah ﷺ bersabda:
“Apabila datang bulan Ramadhan, pintu-pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Bahkan ada satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
“Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan.”
(QS. Al-Qadr: 3)
Ini adalah kesempatan luar biasa. Jika di bulan semudah ini kita masih enggan berubah, lalu kapan lagi?
Bisa Jadi Ini Ramadhan Terakhir
Tidak ada seorang pun yang tahu apakah ia akan bertemu Ramadhan berikutnya.

Rasulullah ﷺ memberi peringatan keras:
“Celaka seseorang yang mendapati Ramadhan tetapi tidak diampuni dosanya.”
(HR. Tirmidzi)
Ramadhan adalah bulan ampunan. Ia datang bukan hanya untuk membuat kita lapar, tetapi untuk menyelamatkan akhir hidup kita.

Maka menyambut Ramadhan seharusnya bukan hanya dengan ucapan dan dekorasi, tetapi dengan tobat, dengan saling memaafkan, dengan niat sungguh-sungguh untuk berubah.
Karena Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan.2
Ia adalah bulan pembongkaran diri.
Bulan kejujuran.
Bulan pembersihan hati.
Bulan latihan melepaskan dunia.
Dan mungkin, kesempatan terakhir menuju ampunan.
Semoga kita tidak hanya memasuki Ramadhan, tetapi benar-benar dimasukkan ke dalam rahmatnya.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Instagram Maps Dinilai Berisiko, Begini Cara Mematikannya

    Instagram Maps Dinilai Berisiko, Begini Cara Mematikannya

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Instagram Maps Dinilai Berisiko oleh Warganet WARTA EDUKASI – Fitur Instagram Maps menuai perhatian publik setelah Meta merilisnya. Banyak warganet menilai fitur ini berpotensi mengganggu privasi dan keamanan. Instagram Maps memungkinkan pengguna membagikan lokasi secara real-time dengan teman melalui menu Pesan atau Direct Message (DM). Karena sifatnya yang opt-in, pengguna sebenarnya dapat menonaktifkan fitur ini […]

  • Wali Kota Pariaman Tinjau Lokasi Kebakaran di Jawi-Jawi I, Pastikan Bantuan untuk Korban

    Wali Kota Pariaman Tinjau Lokasi Kebakaran di Jawi-Jawi I, Pastikan Bantuan untuk Korban

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pariaman, Warta Edukasi – Wali Kota Pariaman, Yota Balad, bersama Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Afrizal Azhar, serta Ketua TP-PKK Kota Pariaman, Yosneli Balad, meninjau langsung lokasi kebakaran yang menghanguskan sejumlah rumah di Kelurahan Jawi-Jawi I, Kecamatan Pariaman Tengah, Minggu (7/6/2026). Dalam kunjungannya, Wali Kota Pariaman menyampaikan rasa duka dan keprihatinan […]

  • RUU Perampasan Aset: Jangan Biarkan Korupsi Menjadi Kejahatan yang Tetap Menguntungkan

    RUU Perampasan Aset: Jangan Biarkan Korupsi Menjadi Kejahatan yang Tetap Menguntungkan

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle wawa
    • 0Komentar

    RUU Perampasan Aset dan Harga Mahal Sebuah Korupsi Oleh: Wawan Hidayat Korupsi bukan sekadar persoalan pelanggaran hukum. Korupsi adalah kejahatan yang dampaknya langsung maupun tidak langsung dirasakan oleh masyarakat luas. Ketika uang negara dikorupsi, yang sesungguhnya hilang bukan hanya angka dalam laporan keuangan negara. Yang hilang bisa berupa ruang kelas, jalan desa, layanan kesehatan, bantuan […]

  • SECANGKIR KOPI TANPA GULA

    SECANGKIR KOPI TANPA GULA

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SECANGKIR KOPI TANPA GULA Di sudut utara Kabupaten Tulang Bawang Barat, tepatnya di Kecamatan Tumijajar, Kelurahan Dayamurni, hamparan sawah membentang luas hingga menepi ke kabut pagi. Udara dingin masih menggantung di sela pohon singkong dan batang padi yang mulai menguning. Suara jangkrik yang belum benar-benar tidur bercampur dengan cicak di dinding rumah kayu tua, menciptakan […]

  • Veda Ega Pratama tetap bertahan di lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Italia di Sirkuit Mugello. Pembalap Honda Team Asia kini mengoleksi 66 poin.

    Veda Ega Pratama Bertahan di Lima Besar Klasemen Moto3 2026 Usai Finis Kedelapan di Mugello

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Warta Edukasi
    • 0Komentar

    Warta Edukasi – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, masih mampu mempertahankan posisinya di lima besar klasemen sementara Moto3 2026 setelah finis di urutan kedelapan pada seri Moto3 Italia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Minggu (31/5/2026). Hasil tersebut membuat pembalap Honda Team Asia itu mengoleksi 66 poin dan tetap berada di jalur persaingan papan […]

  • Jaga Ketertiban Lalu Lintas, Sat Lantas Polres Tubaba Gelar PAM Rawan Siang

    Jaga Ketertiban Lalu Lintas, Sat Lantas Polres Tubaba Gelar PAM Rawan Siang

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, wartaedukasi.com – Dalam rangka menjaga kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tulang Bawang Barat, Polda Lampung, melaksanakan kegiatan Pengamanan (PAM) Rawan Siang sekaligus monitoring arus kendaraan di Simpang Uluan Nughik, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Selasa (17/2/2026). Kegiatan ini difokuskan pada pengaturan lalu […]

expand_less