Breaking News
light_mode

Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Pancasila di Tengah Realitas Tubaba Hari Ini

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
  • print Cetak

Opini Publik

Oleh : Wawan Hidayat (Ketua DPD JPKP Tubaba)

Setiap tanggal 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Momentum ini bukan sekadar mengenang pidato Soekarno pada 1 Juni 1945, melainkan menjadi saat yang tepat untuk bercermin: sejauh mana nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup dalam kehidupan masyarakat dan pemerintahan.

Di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Pancasila sesungguhnya tidak kekurangan ruang untuk tumbuh. Masyarakat masih menjunjung tinggi budaya gotong royong, musyawarah, dan kehidupan sosial yang relatif harmonis. Namun, tantangan zaman menghadirkan ironi yang perlu menjadi perhatian bersama.

Di satu sisi, kita sering menggaungkan persatuan dan kebersamaan. Di sisi lain, media sosial kerap menjadi ruang perpecahan, saling menyerang, bahkan menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Di satu sisi kita berbicara tentang keadilan sosial, tetapi masih ada masyarakat yang berharap pembangunan dapat dirasakan lebih merata hingga ke pelosok kampung. Di satu sisi kita mengagungkan musyawarah, tetapi tidak jarang perbedaan pandangan justru berujung pada polarisasi dan saling curiga.

Inilah ironi Pancasila hari ini: nilai-nilainya sangat kita hafal, tetapi belum selalu kita amalkan secara utuh. Padahal, Pancasila bukan sekadar teks yang dibacakan dalam upacara, melainkan pedoman untuk menyelesaikan persoalan nyata masyarakat.

Bagi Tubaba, semangat Pancasila tahun 2026 seharusnya diwujudkan melalui pembangunan yang berpihak kepada rakyat, pelayanan publik yang adil, penguatan ekonomi masyarakat, serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman suku, agama, dan latar belakang sosial. Pancasila harus hadir dalam keputusan pemerintah, perilaku pejabat, dunia pendidikan, hingga kehidupan sehari-hari masyarakat.

Sekilas Sejarah Lahirnya Pancasila

Pancasila lahir dari proses panjang para pendiri bangsa dalam merumuskan dasar negara Indonesia. Pada tanggal 1 Juni 1945, dalam sidang BPUPKI, Soekarno menyampaikan gagasan tentang lima dasar negara yang kemudian diberi nama “Pancasila”. Gagasan tersebut selanjutnya disempurnakan melalui berbagai pembahasan hingga akhirnya menjadi dasar negara yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.

Sejak saat itu, Pancasila menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara yang mempersatukan Indonesia yang sangat beragam.

Sebagai Penutup, Hari Lahir Pancasila tahun 2026 hendaknya tidak hanya menjadi peringatan seremonial. Di tengah berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan perkembangan teknologi informasi, Pancasila harus kembali menjadi kompas moral bagi seluruh elemen bangsa.

Karena sesungguhnya tantangan terbesar hari ini bukanlah menghafal lima sila, melainkan menghadirkan nilai-nilai lima sila tersebut dalam tindakan nyata. Jika itu mampu dilakukan, maka Pancasila tidak hanya hidup dalam buku dan pidato, tetapi benar-benar hidup di tengah masyarakat Tubaba dan Indonesia.

“Pancasila tidak membutuhkan lebih banyak penghafal, tetapi lebih banyak pelaksana.”

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • "Setetes Air Kebaikan Lebih Mulia Daripada Tiupan Api Kebencian."

    Jadilah Katak Pembawa Air, Jangan Menjadi Cicak Peniup Api

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Artikel Hikmah Oleh : Majelis sholawat Nariyah Nusantara Bismillahirrahmanirrahim Shalallahu ‘ala Muhammad, Shalallahu ‘alaihi wasallam. Dalam perjalanan hidup, setiap manusia selalu dihadapkan pada dua pilihan: menjadi bagian dari solusi atau menjadi bagian dari masalah. Pilihan itu terkadang tampak sederhana, namun dampaknya bisa sangat besar bagi kehidupan orang lain. Salah satu kisah hikmah yang sering disampaikan […]

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sejarah Sepak Bola di Indonesia: Awal Mula, Pembawa, dan Situasi Zaman Kolonial 1️⃣ Siapa yang Membawa Sepak Bola ke Indonesia? Sepak bola masuk ke Indonesia pada akhir abad ke-19, dibawa oleh orang-orang Belanda yang bekerja dan menetap di Hindia Belanda. Olahraga ini diperkenalkan oleh: Pegawai pemerintahan kolonial Tentara KNIL (Koninklijk Nederlandsch-Indisch Leger) Pegawai perusahaan perkebunan […]

  • Dugaan Skripsi Berbayar Lampung

    Kemenag Akui Dugaan “Pabrik Skripsi” di Universitas Islam An-Nur Lampung Masih Diproses, Nilai Transaksi Disebut Capai Rp10,6 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, Warta Edukasi – Dugaan praktik penyediaan skripsi berbayar di Universitas Islam An-Nur Lampung terus menjadi sorotan publik. Hingga awal Juni 2026, Kementerian Agama Republik Indonesia mengonfirmasi bahwa laporan terkait dugaan tersebut masih dalam proses penanganan. Kasus ini mencuat setelah serangkaian laporan investigatif yang dipublikasikan media Pramoedya.id sejak April 2026. Sejumlah temuan dalam pemberitaan […]

  • Dugaan Kolusi SPBU Natar Menguat, Oknum Wartawan Diduga Berupaya Take Down Berita Terkait Oknum Satpol PP Lampung

    Dugaan Kolusi SPBU Natar Menguat, Oknum Wartawan Diduga Berupaya Take Down Berita Terkait Oknum Satpol PP Lampung

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle haris
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG, wartaedukasi.com – Dugaan Kolusi SPBU Natar kembali menjadi perhatian publik setelah muncul informasi mengenai seorang oknum yang diduga berprofesi sebagai wartawan dan disebut memiliki hubungan kerja sama dengan seorang oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Lampung. Dugaan tersebut mengemuka setelah adanya upaya meminta sejumlah media untuk menurunkan pemberitaan terkait kasus […]

  • Korban Truk Rem Blong PJR Ternyata Istri Pensiunan Polisi, Gugatan Disiapkan

    Korban Truk Rem Blong PJR Ternyata Istri Pensiunan Polisi, Gugatan Disiapkan

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, WARTA EDUKASI. COM — Sore itu, Minggu 15 Februari 2026, Vita Sumiyati masih melayani pembeli di warung kecil miliknya di pinggir Jalan Soekarno-Hatta, kawasan Tanjakan PJR, Kota Bandar Lampung.  Warung itu bukan sekadar tempat usaha, tetapi menjadi sumber penghasilan keluarga. Namun, dalam hitungan detik, semuanya berubah. Sebuah dump truk yang melaju dari arah […]

  • JMSI Lampung dan Pemkab Pringsewu Bersinergi, Festival Keris Pusaka Nusantara Siap Digelar

    JMSI Lampung dan Pemkab Pringsewu Bersinergi, Festival Keris Pusaka Nusantara Siap Digelar

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PRINGSEWU, Warta Edukasi – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung menggagas penyelenggaraan Festival Keris Pusaka Nusantara di Kabupaten Pringsewu sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya bangsa yang dinilai semakin menghadapi tantangan di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan teknologi. Festival tersebut direncanakan menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional […]

expand_less