Breaking News
light_mode

Purbaya Respons Keluhan Daerah Soal Gaji PPPK, Koordinasi Pusat dan Daerah Dinilai Penting

  • account_circle Red WE
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • print Cetak

Jakarta, Warta Edukasi – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons keluhan sejumlah kepala daerah yang mengaku mengalami keterbatasan anggaran untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hingga akhir tahun 2026.

Menanggapi persoalan tersebut, Purbaya menyatakan pemerintah pusat akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) guna mencari solusi yang tepat bagi daerah yang mengalami tekanan fiskal.

“Nanti akan kami bicarakan lebih lanjut dengan Mendagri,” ujar Purbaya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Pernyataan tersebut muncul setelah sejumlah kepala daerah menyampaikan kekhawatiran terkait kemampuan keuangan daerah dalam memenuhi kewajiban pembayaran gaji PPPK yang jumlahnya terus bertambah seiring kebijakan pengangkatan tenaga honorer menjadi aparatur pemerintah.

Transfer ke Daerah Terus Mengalir

Di tengah munculnya kekhawatiran tersebut, Kementerian Keuangan mencatat penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) hingga akhir Mei 2026 mencapai Rp306,1 triliun atau sekitar 44,2 persen dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Capaian tersebut dinilai lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 maupun 2025.

Menurut Purbaya, penyaluran dana ke daerah terus dilakukan secara efektif, terutama untuk mendukung kebutuhan daerah yang menghadapi berbagai tantangan, termasuk wilayah terdampak bencana.

Penyaluran TKD pada Mei 2026 didorong oleh pencairan Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik, serta Dana Otonomi Khusus.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan tambahan TKD sebesar Rp10,65 triliun dengan tingkat realisasi mencapai 99,8 persen dari pagu yang telah ditetapkan.

Tantangan Fiskal Daerah dalam Pembayaran PPPK

Sebelumnya, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyampaikan bahwa daerahnya menghadapi kesulitan dalam menyediakan anggaran untuk membayar gaji PPPK hingga akhir tahun 2026.

Menurut Sherly, kebijakan relaksasi belanja pegawai yang memperbolehkan porsi anggaran pegawai melebihi 30 persen belum mampu menyelesaikan persoalan utama yang dihadapi pemerintah daerah.

Ia menilai permasalahan yang terjadi bukan hanya terkait aturan penganggaran, melainkan juga ketersediaan arus kas atau cash flow daerah untuk memenuhi kewajiban pembayaran gaji pegawai.

“Kami sekarang tidak punya cash flow untuk membayar gaji PPPK sampai dengan akhir tahun. Sehingga apakah masalah kami daerah selesai? Belum,” ujarnya dalam rapat bersama Komisi II DPR RI.

Pelajaran Penting bagi Tata Kelola Pendidikan dan Kepegawaian

Dalam perspektif pendidikan dan tata kelola pemerintahan, persoalan pembiayaan PPPK menjadi isu penting karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan layanan publik, termasuk sektor pendidikan.

Banyak PPPK yang bertugas sebagai guru, tenaga kependidikan, maupun tenaga pelayanan publik lainnya yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah diperlukan agar kebijakan pengangkatan PPPK dapat berjalan seiring dengan kemampuan fiskal daerah. Dengan demikian, kesejahteraan pegawai tetap terjamin tanpa mengganggu stabilitas keuangan daerah maupun kualitas pelayanan publik.

Koordinasi yang baik antara Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, dan pemerintah daerah diharapkan mampu menghasilkan solusi yang berkelanjutan sehingga kebutuhan pegawai sekaligus kesehatan fiskal daerah dapat terjaga secara seimbang. ( Red )

  • Penulis: Red WE
  • Editor: Red WE

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi pemberitaan mengenai video KH. Muhayat, ulama asal Lampung Tengah, yang menyampaikan dugaan dirinya bersama istri diturunkan dari bus MIYOR saat perjalanan menuju Bandar Jaya.

    Ulama Lampung Tengah Diduga Diturunkan Bus MIYOR di Tol, Pihak Perusahaan Diminta Klarifikasi

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Warta Edukasi
    • 0Komentar

    Lampung Tengah, Warta Edukasi – Armada bus MIYOR menjadi perhatian publik setelah beredar video yang memperlihatkan seorang ulama asal Lampung Tengah, KH. Muhayat, bersama istrinya berada di kawasan Jalan Tol Lampung. Dalam video yang beredar di media sosial tersebut, KH. Muhayat menyampaikan pengakuan mengenai dugaan dirinya bersama sang istri diturunkan oleh sopir dan kondektur bus […]

  • Ketua (DPD) Partai Solidaritas Indonesia PSI Tubaba Resmi Serahkan Surat Keputusan SK Kepada KPUD Tubaba.

    Ketua (DPD) Partai Solidaritas Indonesia PSI Tubaba Resmi Serahkan Surat Keputusan SK Kepada KPUD Tubaba.

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang bawang barat, Warta Edukasi -Ketua (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI),Tubaba. Eko Sunarko Dan beserta Sekretaris dan jajaran nya resmi Menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kepada KPUD (Komisi Pemilihan Umum Daerah) Tulang Bawang Barat. Rabu, 29/07/2026. Tujuan Penyerahan SK ke KPUD Memastikan kepengurusan, domisili sekretariat, dan naradamping […]

  • Dr. Teguh Santosa Ketua Umum JMSI membahas The Death of Expertise dan krisis kepakaran di era media sosial

    Dr. Tegus Santosa : The Death of Expertise

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Dr. Tegus Santosa
    • 0Komentar

    The Death of Expertise Oleh: Dr. Teguh Santosa Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Dunia informasi sedang menghadapi sebuah gejala yang patut dicemaskan: otoritas kepakaran perlahan terdesak oleh kebisingan algoritma media sosial. Apa yang pernah diperingatkan Tom Nichols melalui bukunya The Death of Expertise pada 2017, kini bukan lagi sekadar bahan diskusi akademik. Fenomena […]

  • ASDP Kerahkan KMP Prima Nusantara, Antrean Pemudik di Gilimanuk Mulai Terurai

    ASDP Kerahkan KMP Prima Nusantara, Antrean Pemudik di Gilimanuk Mulai Terurai

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Warta Edukasi – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengerahkan kapal perbantuan KMP Prima Nusantara ke lintasan Ketapang–Gilimanuk untuk mengurai antrean kendaraan yang membludak menjelang Hari Raya Nyepi dan Lebaran. Informasi ini dilansir dari CNBC Indonesia, Rabu (18/3/2026). Kapal milik PT Jembatan Nusantara tersebut kini telah aktif beroperasi guna meningkatkan kapasitas angkut serta mempercepat proses […]

  • Ironi Pinjol di Tengah Semangat Membangun Ekonomi Rakyat

    Ironi Pinjol di Tengah Semangat Membangun Ekonomi Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Oleh: Wawan Hidayat Ketua DPD JPKP (Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan) Kabupaten Tulang Bawang Barat Pinjol Ilegal Jadi Ancaman Nyata di Tengah Program Kerakyatan Tulang Bawang Barat, Warta Edukasi.Com — Di tengah besarnya upaya pemerintah membangun ekonomi kerakyatan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan UMKM, hingga pembentukan Koperasi Merah Putih, masyarakat kecil justru masih menghadapi […]

  • Ketua DPC PSI Tulang Bawang Tengah Targetkan Pembentukan Pengurus DPRt Rampung 100 Persen dalam 21 Hari

    Ketua DPC PSI Tulang Bawang Tengah Targetkan Pembentukan Pengurus DPRt Rampung 100 Persen dalam 21 Hari

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Tengah, Warta Edukasi, 13 Agustus 2026 — Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tulang Bawang Tengah, Tarjo, melaksanakan kegiatan pembentukan kepengurusan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) PSI Tiyuh Candra Mukti, Kamis (13/8/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor DPC PSI Tulang Bawang Tengah, Candra Mukti, sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi […]

expand_less